
Jangan lupa biasakan like sebelum baca, dan tinggalkan komentar setelah selesai membaca.
Satu saja like dan komentar kalian, itu adalah penyemangat tambahan untuk author.
***
***
Keadaan istana Kekaisaran Qing terlihat sangat kacau di pagi ini.
Seluruh petinggi Kekaisaran di temukan dalan keadaan tewas, dan lagi keadaan mayat mereka membuat banyak orang yang melihatnya seketika mual dan memuntahkan isi perut mereka.
Tapi dari sekian banya mayat yang ditemukan tergeletak di aula istana, tak satupun dari mereka yang menemukan sosok Kaisar Qing Qian, dan itu membuat orang-orang yakin jika Kaisar mereka saat ini tengah di tahan oleh si penyerang.
Setelah semua korban di bersihkan, hari itu juga Kekaisaran Qing mengadakan pemakaman masal, dan menetapkan hari itu sebagai hari berkabung untuk menghormati korban dari pembantaian yang menimpa seluruh petinggi Kekaisaran, dan juga ratusan ribu prajurit telah di kerahkan untuk mencari keberadaan Kaisar Qing Qian.
Istana Kerajaan Dark Elf.
Reinar telah membawa semua orang kembali ke istana Dark Elf yang sedang dalam proses perbaikan.
Robert dan puluhan pria tengah bahu membahu memperbaiki bangunan istana yang sedikit mengalami kerusakan, Sedangkan sekitar 700 prajirit Kerajaan Dark Elf, mereka saat ini tengah menjaga benteng dan pintu gerbang istana.
Selain orang-orang nya, Reinar juga membawa tambahan satu orang yang penampilannya terlihat sangat menjijikan, di tambah bau amis darah yang masih tercium dari tubuh orang itu membuatnya sangat tidak pantas untuk berada bersama rombongan Reinar.
BOOMMM...
Reinar menendang tubuh Qing Qian kedalam penjara yang sebelumnya di gunakan oleh prajurit Kekaisaran Qing untuk menyiksa dan membunuh wanita yang berasal dari ribuan ras Dark Elf.
“Nikmati sisa-sisa hidupmu di tempat ini, itupun jika mereka tak datang untuk lebih dulu mengakhiri hidupmu.” Kata Reinar lalu dia menghilang dari penjara dan muncul di dekat Bella yang tengah berduaan dengan Sally.
Kedatangan Reinar disambut Bella dengan senyum yang menghiasi wajahnya, dan setelahnya Reinar duduk di sebelahnya, tanpa sungkan Bella memeluk tangan Reinar lalu dia menyandarkan kepalanya ke lengan kekar milik sang suami.
Ratu Sally terkekeh kecil melihat tingkah manja sahabatnya yang dulu terkenal begitu dingin pada pria yang mencoba untuk mendekatinya.
“Jadi kamu benar-benar sudah menikah dengan tuan Reinar dan saat ini tengah mengandung anaknya?.” Tanya Sally.
Bella mengangguk. “Dia bukan hanya suamiku, tapi dia juga suami dari tujuh wanita lainnya, dan mungkin akan bertambah satu lagi.” Kata Bella melihat ketertarikan Sally dengan Reinar, dan dia juga tahu jika suaminya cukup tertarik dengan pesona yang dimiliki seorang Ratu Dark Elf.
Mendengar itu Reinar tersenyum sambil menggelengkan kepalanya. Sedangkan Sally, dia hanya menunduk dan menyembunyikan wajahnya yang bersemu merah setelah mendengar perkataan Bella.
***
Malam hari di istana Kerajaan Dark Elf.
Suasana malam di istana Kerajaan Dark Elf jauh lebih baik dari malam-malam sebelumnya. Ribuan ras Dark Elf yang semula mengungsi kini telah banyak yang kembali ke Kerajaan Dark Elf.
Rumah-rumah di sekitar istana kembali di huni oleh pemiliknya, dan penjagaan kota semakin kuat setelah prajurit yang semula mengungsi juga kembali ke Kerajaan bersama orang-orang yang mereka jaga selama mengungsi di hutan yang tak jauh dari wilayah Kerajaan Dark Elf.
Saat malam semakin larut, Reinar mengumpulkan orang-orang nya di aula pertemuan yang ada di istana Kerajaan Dark Elf.
Dia ingin membahas apa saja yang kedepannya akan di lakukan untuk kejayaan Kerajaan Dark Elf. Kekaisaran Qing memang telah kehilangan orang-orang yang berpengaruh di dalamnya, bahkan kini Qing Qian menjadi tawanan Kerajaan Dark Elf, tapi Reinar masih punya keyakinan jika masalah dengan Kekaisaran Qing tak akan berakhir sampai di sini.
Dari Sally Reinar tahu jika Kekaisaran Qing memiliki dua orang Pangeran yang saat ini berada di Sekte yang kemarin membantu Kekaisaran Qing saat melakukan serangan ke Kerajaan Dark Elf, dan dari Sally juga Reinar tahu soal Qing Tong, ading dari Qing Qian yang menjabat sebagai Tetua Agung di Sekte tempat kedua Pangeran Kekaisaran Qing menimba ilmu.
Tak lama semua orang telah berkumpul di aula pertemuan, termasuk Bella dan Sally yang malam ini memakai pakaian yang membuat penampilan mereka terlihat semakin sempurna. Reinar tersenyum menyambut kedatangan semua orang, tapi seperti yang sudah-sudah, Reinar hanya beberapa saat menatap Sally karena dia tak ingin terlalu lama menatap wanita itu.
Reinar mempersilahkan semua orang untuk duduk lalu dia duduk di singgasana yang harusnya di tempati Sally. Tak ada yang keberatan akan tempat yang di duduki Reinar karena mereka tahu kepantasan Reinar untuk menempati tempat yang saat ini tengah dia tempati.
Ketika Reinar ingin membuka mulutnya untuk mulai membahas banyak hal yang ingin dia bahas, tiba-tiba salah satu tubuh bayangannya yang masih di istana Kekaisaran Qing mengirimkan sebuah pesan padanya. “Kekaisaran Qing menyiapkan hampir satu juta prajurit untuk menyerang kembali Kerajaan Dark Elf, dan mereka akan dipimpin langsung oleh dua Pangeran yang kekuatannya telah berada di tingkatan Abadi Bumi menengah. Selain mereka berdua, ada juga 100 Jenderal yang kekuatannya setara dengan dua Pangeran yang memimpin mereka.”
Semua orang terdiam mendengar apa yang baru di sampaikan Reinar. Hampir satu juta prajurit tentu itu bukan jumlah yang sedikit, dan mereka akan sangat unggul dari segi jumlah.
“Apa kita perlu meminta bantuan dari Kekaisaran Ling?.” Kata Ling Zhe mengutarakan pendapatnya.
Reinar langsung menggelengkan kepalanya lalu dia berkata. “Aku punya cara yang lebih baik daripada meminta bantuan pada Kaisar Ling Mou. Bagaimana kalau Ratu Sally membawa seluruh ras Dark Elf mengungsi ke Kekaisaran Naga, dan kalau memang diperlukan, aku bisa menyiapkan sebuah kota kecil untuk kalian huni di sekitar ibukota Kekaisaran Naga.”
Bella sangat menyetujui ide suaminya, karena dengan begitu dia bisa menikmati lebih banyak waktu bersama Sally.
Ling Feng dan Ling Zhe setuju dengan ide Reinar, kedua kakak Reinar juga tidak keberatan dengan ide adiknya, bahkan Robert terlihat paling antusias untuk pergi Kekaisaran Naga, walau ini kali pertama dia mendengar nama Kekaisaran yang sangat asing di telinganya.
Semua orang kini menatap Sally karena dia satu-satunya orang yang belum memberikan sebuah keputusan.
Sally tahu saat ini dia tengah menjadi pusat perhatian semua orang, tapi dia masih malu dan takut untuk mengutarakan jawaban yang menyangkut masa depan Kerajaannya, dan jawabannya itu juga ada sangkut pautnya dengan masa depannya sebagai seorang wanita.
“Katakan apa yang menjadi jawaban mu, bukannya tadi mereka juga sudah menyetujuinya?. Kamu sendiri juga sudah tahu bukan kalau hanya suamiku lah yang mampu menyerap aura aneh di tubuhmu dengan cara itu.” Kata Bella pelan, dan hanya Sally satu-satunya orang yang bisa mendengarnya.
Mendapat keyakinan setelah mendengar perkataan Bella, Sally memberanikan diri untuk memberi jawaban akan ide yang di sampaikan Reinar. “Tuan Reinar, apa aku boleh memberikan jawaban itu saat hanya ada aku tuan dan Bella?.”
Reinar mengangguk. “Aku tidak masalah dengan itu.” Kata Reinar lalu menatap semua orang yang kompak mengangguk-anggukkan kepala.
Setelah itu Reinar mempersilahkan semua orang meninggalkan aula pertemuan, dan hanya tersisa Reinar bersama dua wanita yang langsung menariknya menuju ruangan khusus tepat di belakang singgasana yang baru dia duduki.
Ruangan khusus itu berisi sebuah ranjang besar serta ada empat kristal cahaya berada di sudut ruangan yang berguna sebagai alat penerangan.
Sampai di ruangan itu, Bella langsung melompat keatas ranjang dan mengatur tempat ternyaman untuk membaringkan tubuhnya. Reinar menggelengkan kepalanya melihat tingkah Bella, tapi seketika dia merasa hangat saat tangan kanannya di genggam Sally.
“Aku hanya akan mengatakannya sebanyak satu kali.” Kata Sally sambil menggenggam tangan Reinar, lalu setelah itu dia memejamkan matanya. “Seorang Ratu harus memiliki ikatan saat dia akan pergi bersama seorang pria. Tuan Reinar, apa kamu ingin mengikatku menjadi seorang istri?.” Dengan cepat kata-kata itu keluar dari mulut Sally, dan setelahnya suasana ruangan menjadi hening.
Merasakan aura yang keluar dari tubuh Sally, membuat Reinar ingin segera mengatakan YA, tapi dia masih menguasai kesadarannya dan dia lebih memilih menatap Bella untuk memperoleh jawaban yang di setujui istrinya.
Melihat Reinar menatapnya, Bella dengan cepat menganggukkan kepalanya. “Mereka juga sudah tahu, dan menyetujuinya....” Kata Bella.
Bibir Reinar berkedut mendengar perkataan Bella, dia sama sekali tidak tahu apa yang ada di pikiran para wanitanya. “Karena mereka telah setuju, aku hanya bisa bilang Ya....”
“Auw...” Tiba-tiba Sally menggigit cari telunjuk Reinar sampai berdarah, dan tanpa rasa jijik dia menjilati darah yang keluar dari jari Reinar. Keajaiban terjadi saat Reinar melihat luka di jarinya sembuh setelah Sally menjilatinya.
“Meminum darah pengantin pria, itu adalah adalah salah satu prosesi pernikahan ras Dark Elf, dan sekarang giliran ku membuktikan diri jika aku layak menjadi seorang istri.” Kata Sally lalu dia mendorong Reinar sampai dia terduduk di atas ranjang yang sangat empuk.
Dari belakang Bella memeluk Reinar dan membisikkan sesuatu padanya. “Bella adalah wanita suci ras Dark Elf yang terlahir setiap sepuluh juta tahun sekali, dan selamat karena suamiku telah memiliki wanita yang keberadaannya sangatlah langka.”
Reinar mengangguk, tapi seketika matanya melotot melihat Sally yang mulai melepas satu demi satu pakaian yang dia gunakan. “Kesucian ku akan aku berikan kepadamu sebagai penutup upacara pernikahan kita.” Kata Sally lalu dia perlahan mendekat kearah Reinar dengan wajah sepenuhnya memerah karena ini kali pertama dia menunjukkan seluruh tubuh polosnya di hadapan seorang pria.
“Nikmati malam indah mu sebelum kami semua meminta hal yang sama di waktu yang sama.” Bisik Bella yang membantu Reinar untuk membuka seluruh pakaiannya.
***
Bersambung....