The World Emperor System

The World Emperor System
Wilayah Ras Malaikat



Satu minggu berlalu dengan begitu cepat.


Setelah menyelesaikan ujian di pagoda sembilan lantai walau hanya sampai ke lantai kedelapan, tingkatan kultivasi Yang Zi, Yang Mi, Jasmin, dan Rose telah meningkat ke tahap awal tingkat Dewa Surgawi.


Reinar dan Qinyu sendiri dalam satu minggu kekuatannya juga telah meningkat, setidaknya mereka hanya butuh sedikit dorongan untuk menerobos ke tahap puncak tingkat Dewa Surgawi.


Mereka berdua akan sedikit kesulitan saat ingin menerobos tahap puncak tingkat Dewa Surgawi saat berada di Benua Selatan. Setidaknya mereka butuh energi Qi yang lebih tebal untuk menghancurkan dinding pembatas antara tahap menengah dan tahap puncak tingkat Dewa Surgawi, dan energi Qi yang lebih tebal dari yang ada di Benua Selatan hanya ada di Benua Tengah.


Reinar dan Qinyu berada di tahap dan tingkat kekuatan yang sama besarnya, tetapi Reinar akan jauh lebih kuat saat dia menggunakan kekuatan mana yang ada di tubuhnya.


Di dalam kediaman Yang Yifei, Reinar dan kedua istrinya telah bersiap. Mereka hari ini akan menghadiri undangan jamuan makan yang dilakukan oleh Austin, pemimpin tertinggi Ras Malaikat Jatuh.


“Sebenarnya aku enggan untuk membawa kalian datang ke tempat orang itu, tapi aku cukup penasaran dengan apa yang akan dia lakukan pada kita, dan bagaimanapun juga kita harus menghargainya yang sudah mengundang kita...” Ujar Reinar sambil melihat wajah cantik kedua istrinya.


Kedua istri Reinar hanya tersenyum mendengar kata-kata yang keluar dari mulut suami mereka. Mereka sebenarnya juga enggan untuk menghadiri undangan Austin, tetapi demi menjaga nama baik Sekte Mawar Putih, dengan berat hati mereka akan menghadiri undangan itu.


Melihat kedua istrinya sudah siap, Reinar dengan cepat membuat portal yang akan membawa mereka ke Kota Venice, kota terbesar di wilayah kekuasaan Ras Malaikat, dan di kota itulah kediaman Austin berada. Kebetulan di masa lalu Yang Yifei pernah mengunjungi Kota Venice, jadi Reinar hanya mengkopi sedikit ingatan Yang Yifei untuk mengetahui letak Kota Venice.


Begitu portal teleportasi yang diciptakannya sudah setabil, dengan menggandeng lengan kedua istrinya, dia masuk kedalam portal dan dalam hitungan detik dia beserta ketiga istrinya telah sampai di pinggiran hutan yang tak jauh dari gerbang masuk Kota Venice.


Mereka bertiga lalu keluar dari hutan dan berjalan menuju gerbang masuk Kota Venice. Banyak pendatang dari berbagai Ras yang ingin memasuki Kota Venice, karena itu terdapat antrean panjang di depan gerbang masuk Kota Venice, bahkan Reinar dan ketiga istrinya harus antre di tempat yang cukup jauh dari gerbang masuk Kota.


Setelah hampir setengah hari mengantre, akhirnya tiba giliran Reinar dan kedua istrinya untuk masuk kedalam Kota Venice. Begitu lolos pemeriksaan, mereka hanya perlu membayar 15 koin emas untuk biaya memasuki kota.


“Biarpun di katakan kota terbesar, Kota Venice hanya sedikit lebih besar dari Kota Bulu Angsa...” Kesan pertama yang dirasakan Reinar saat pertama kalinya dia melihat keadaan Kota Venice secara langsung.


“Acara baru akan dimulai malam nanti, lebih baik sekarang kita menikmati apa saja yang ada di Kota ini...” Kata Reinar lalu dengan dua wanita yang mengapitnya, dia mulai melihat-lihat apa daja yang menarik dari Kota Venice.


“Apa yang ada di Kota Bulu Angsa bahkan jauh lebih menarik dari apa yang ada di kota ini...” Keluh Qinyu yang kecewa dengan keadaan Kota Venice.


Reinar dan Yang Yifei hanya tersenyum kecil mendengar keluhan Qinyu, mereka sendiri juga merasakan itu tetapi mereka tidak langsung mengatakan apa yang mereka rasakan seperti apa yang dilakukan Qinyu.


Setelah cukup lama melihat-lihat, Reinar menyimpulkan kalau Kota Venice hanya di monopoli oleh satu kekuatan, dan itu membuat keadaan kota sangat tidak menarik. Tetapi Reinar harus mengakui kalau perdagangan di Kota Venice sedikit lebih maju dari Kota Bulu Angsa. Dalam segi hiburan, Kota Venice akan menjadi tempat yang membosankan bagi orang yang mencari hiburan.


Bosan melihat-lihat Kota Venice yang sangat membosankan, mereka bertiga memilih berhenti di salah satu restoran mewah yang tepat berada di tengah-tengah Kota Venice. Kediaman Austin bahkan terlihat dengan jelas saat mereka bertiga berada di depan bangunan restoran.


“Restoran yang cukup mewah dengan bangunan megah yang terdiri dari tujuh lantai. Melihat antrean yang cukup panjang, sepertinya ada yang istimewa dengan restoran ini, atau mungkin rasa makanan di restoran cukup untuk menggoyang lidah pengunjungnya?...” Kata Reinar yang cukup penasaran dengan restoran mewah yang ada di depannya.


Yang Yifei sendiri hanya tersenyum melihat ekspresi penasaran yang di tunjukkan oleh suaminya. Dia sendiri pernah berkunjung ke Kota Venice, dan tentu dia pernah berkunjung ke restoran yang membuat penasaran sang suami. Restoran di depannya adalah restoran terbaik di seluruh wilayah kekuasaan Ras Malaikat, dan suatu yang wajar kalau restoran itu sangat ramai pengunjung.


Tanpa berpikir panjang Reinar mengajak kedua istrinya untuk masuk kedalam restoran. “Seribu koin emas untuk menikmati pelayanan di lantai ketujuh, itu tidak terlalu mahal...”


Reinar memberikan seribu koin emas pada penjaga yang menyambut kedatangan pengunjung restoran. Setelah membayar seribu koin emas, Reinar dan kedua istrinya diantarkan oleh penjaga restoran menuju lantai ketujuh yang hanya memiliki enam meja dengan jarak yang cukup berjauhan.


Kebetulan Reinar dan kedua istrinya adalah pelanggan kedua yang menyewa salah satu meja di lantai ketujuh, jadi keadaan lantai ketujuh masih sepi karena hanya ada satu kelompok lainnya yang berada di meja yang berjauhan dengan meja yang ditempati Reinar.


Saat pelayan mulai mengantarkan pesanan Reinar yang dia pesan sambil berjalan menuju lantai ketujuh, dari arah pintu masuk muncul satu orang pria berpakaian mewah yang dikawal 10 orang prajurit. Kedatangan mereka membuat enam orang yang ada di ujung ruangan berdiri dan segera membungkukkan tubuhnya.


Reinar dan Qinyu yang tidak mengenali orang itu, mereka hanya diam dan mengabaikannya. Sementara Yang Yifei, walaupun dia mengenali orang yang baru datang, dia juga memilih mengabaikan keberadaan orang itu dan memilih menikmati makanan seperti apa yang tengah dilakukan suaminya.


Belum juga menghabiskan setengah makanannya, dari tempat duduk yang berada di baris tengah, terlihat dua orang prajurit mendatangi tempat duduk Reinar, tetapi mereka langsung berdiri di samping Yang Yifei yang seketika merasa tidak nyaman dengan kedatangan mereka.


“Nona sekali, tuanku ingin kalian berdua menemaninya makan, dan mungkin tuanku ingin berbagi kehangatan dengan kalian...” Kedua prajurit itu tidak memperhatikan keberadaan Reinar, mereka hanya berbicara pada dua wanita yang diinginkan tuannya.


“Maaf, kami sedang menikmati makan bersama suami kami, dan tolong katakan pada tuan kalian untuk tidak mengganggu ketenangan kami!...” Kata Qinyu tegas tapi tak sedikitpun dia memberi muka pada dua prajurit yang terlihat geram setelah mendengar apa yang di katakan nya.


“Tuanku adalah pemimpin Kota Venice, dan juga dia adalah pemimpin tertinggi Ras Malaikat. Seharusnya kalian berdua tahu apa konsekuensi menolak keinginan tuanku?... Daripada kalian mati sia-sia, lupakan saja suami kalian yang tak berguna dan kalian bisa menemani tuanku!...” Baru juga selesai berkata, kedua prajurit itu merasa tubuh mereka membeku dan tak lama mereka terjatuh dengan darah segar mengalir keluar dari lubang hidung dan lubang telinga mereka.


“Menghina suamiku, hanya kematian lah yang akan kalian dapatkan...” Ujar Qinyu yang masih dengan lahap memakan makanannya walau baru membunuh dua orang prajurit dengan menggunakan tekanan aura kekuatannya.


Sisa prajurit dan tuan mereka yang melihat dua prajurit mati tanpa ada yang menyentuhnya, tentunya itu membuat mereka terkejut tetapi merek tahu siapa pelaku yang melakukan itu.


Dua prajurit yang baru dibunuh oleh Qinyu adalah prajurit khusus yang bertugas memberikan pengawalan pada Austin, pemimpin Kota Venice yang juga merupakan pemimpin tertinggi Ras Malaikat.


Austin yang melihat dua prajurit pengawalnya mati, dia segera bangkit dari duduknya dan berjalan mendekat ke meja yang ditempati Reinar beserta kedua istrinya. “Mereka hanya menyampaikan permintaan ku kepada kedua wanita itu, lalu kenapa kamu membunuhnya?...” Tanya Austin yang dia tujukan pada Reinar yang sedikit pun tidak menganggap keberadaannya.


Reinar meletakkan sendok yang sebelumnya dia pegang lalu dia menatap Austin yang berada tepat di depannya. “Apa kamu punya bukti kalau aku yang membunuh mereka?.. dan lagi kalau aku yang membunuh, setidaknya mereka tidak akan mati secepat itu!...” Balas Reinar menatap remeh Austin yang kekuatannya hanya setara dengan seorang kultivator tingkat Dewa Surgawi tahap awal.


Mendengar perkataan Reinar, Qinyu dan Yang Yifei ingin rasanya tertawa. Mereka tahu sekejam apa suami mereka, dan mungkin Austin akan segera merasakan kekejaman suami mereka kalau dia tetap berada di tempatnya.


Austin menggertakkan giginya geram setelah mendengar balasan Reinar. “Kau memang tidak menyentuhnya, tetapi aku melihat kau membunuh mereka dengan kekuatan iblis yang ada di dalam tubuh mu...” Kata Austin sambil menyunggingkan senyum.


Reinar memiringkan kepalanya dan menunjukkan tatapan aneh ke arah Austin. “Kekuatan iblis?... Memangnya seperti apa kekuatan iblis yang kamu maksud?... Dan sekali lagi aku bertanya, apa kau punya bukti akan apa yang kau tuduhkan padaku?...”


Austin kebingungan dengan jawaban apa yang harus dia berikan untuk menjawab pertanyaan Reinar, bagaimanapun juga dia belum pernah berhadapan langsung dengan Ras Iblis. Selama ini dia tahu tentang keberadaan Ras Iblis hanya dari buku yang ada di perpustakaan Kota Venice.


Enam orang lainnya yang berada di sudut ruangan, mereka juga terus menatap Austin karena mereka juga penasaran dengan jawaban apa yang akan diberikan oleh Austin.


Setelah menemukan jawaban yang tepat, Austin kembali dengan angkuhnya menatap Reinar. “Aku memang tidak bisa menjelaskan seperti apa kekuatan Iblis yang ada di tubuhmu, tetapi sebagai salah satu Ras suci di alam semesta, tentu aku dapat merasakan keberadaan kekuatan Ras terkutuk yang ada di dalam tubuhmu, dan lagi dengan sifat licik yang kau tunjukkan, itu sudah lebih dari cukup untuk membuktikannya kalau kau memiliki hubungan dengan Iblis...”


“Aku ingin tahu, siapa sebenarnya yang licik di tempat ini?...” Tanya Reinar dengan aura kehidupan yang keluar dari hidupnya.


Aura kehidupan hanyalah dimiliki oleh orang dengan hati bersih, dan lagi hanya mereka yang berasal dari lima Ras Suci lah yang dapat mengeluarkan aura kehidupan dari tubuhnya. Keluarnya aura kehidupan dari tubuh Reinar membuat enam orang di kejauhan memberikan tatapan sinis kearah Austin yang tiba-tiba merasakan hawa dingin di punggungnya.


°°°


Jangan lupa like dan komentarnya...


Like dan komentar itu gratis, tapi author sangat menyukainya, jadi jangan sungkan untuk memberikan like dan komentar setelah selesai membaca...