The World Emperor System

The World Emperor System
Ketakutan Sekte Racun Hati [Abaikan Part 151]



Jangan lupa like sebelum membaca dan berikan komentar setelah selesai membaca.


Like dan komen itu gratis, jadi jangan ragu untuk memberikan itu pada author.... Terimakasih....


***


Terlihat senyuman di wajah Reinar saat kekuatannya meningkat. Semula kekuatan Reinar berada di tingkat Dewa Bumi puncak, dan sekarang dia telah berada di tingkat Dewa Langit awal. Kekuatan Sally juga meningkatkan, dari Dewa Rendah puncak, kini kekuatannya telah meningkat ke tingkat awal Dewa Bumi.


Selain mereka berdua, kekuatan empat orang lainnya juga meningkat, dan Ling Feng yang berada di tingkat puncak Dewa Bumi menjadi yang terkuat dari mereka.


Beberapa kali naga petir surgawi muncul untuk memberi ujian kenaikan tingkat pada Reinar dan yang lainnya. Tetapi naga petir surgawi seketika menghilang saat melihat keberadaan Reinar yang merupakan seorang yang berasal dari ras immortal, ras yang tingkatannya berada di atas ras naga petir surgawi.


“Selamat atas kenaikan tingkat mu...” Kata Reinar sambil memeluk Sally yang baru selesai membersihkan diri setelah satu minggu melakukan kultivasi sambil menyerap energi dari kristal jiwa.


“Sepertinya suamiku juga baru naik tingkat, dan kelihatannya dia akan semakin kuat saat bertarung di atas ranjang...” Kata Sally sambil mencium pipi Reinar.


Sudah tujuh berlalu sejak Kekaisaran Tang mengumumkan jika Kaisar Tang Hui jatuh sakit. Rakyat Kekaisaran Tang tidak tahu sakit apa yang menimpa Kaisar mereka, tetapi mereka senang karena perang tak jadi terjadi.


Perang memang tak terjadi, tapi Kekaisaran Tang harus kehilangan setengah harta Kekaisaran untuk diberikan kepada Kekaisaran Ling sebagai kompensasi setelah Kekaisaran Tang dinyatakan kalah dalam peperangan.


“Kita masih lemah, dan semakin sedikit waktu yang kita miliki. Karena kamu sudah hamil, aku akan mengantarmu kembali ke Istana Kekaisaran Ling, dan setelahnya aku akan melanjutkan kultivasi ku...” Kata Reinar sambil mengelus perut Sally.


“Baik, aku dan yang lainnya juga akan meningkatkan kekuatan...” Balas Sally lalu dia membenamkan wajahnya ke dada bidang Reinar.


***


Di Sekte Racun Hati


Bai Luo bersama sepuluh tetua Sekte Racun Hati yang tersisa menunduk hormat pada seorang pria tua yang baru keluar dari kultivasi tertutup nya. Pria tua itu sudah berusia lebih dari sepuluh ribu tahun, dan dia adalah Leluhur Sekte Racun Hati yang masih bertahan di Benua Zhongjian sampai sekarang.


Sekte Racun Hati sebenarnya memiliki lima Leluhur, tetapi empat Leluhur mereka telah pergi ke alam immortal dan mendirikan Sekte Racun Hati di benua barat yang ada di alam immortal.


“Maaf Leluhur, saya benar-benar tidak menyangka jika Tetua Agung dan empat tetua lainnya akan mati di tangan Kaisar Tang Hui...” Kata Bai Luo sambil menundukkan kepalanya.


“Kau tidak salah cucuku, dan jangan menyalahkan Kaisar Tang Hui atas kematian mereka. Kematian ratusan ribu murid Sekte yang kamu kirim ke Kekaisaran Tang, serta kematian Tetua Agung dan yang lainnya, semua itu tidak ada sangkut pautnya dengan Kaisar Tang Hui, walaupun Tetua Agung dan yang lainnya mati di tangan Kaisar Tang Hui...”


“Apa maksud Leluhur ada kekuatan lain yang menyebabkan kematian mereka?...”


Leluhur Sekte Racun Hati yang bernama Bai Chen menganggukkan kepalanya. “Kita harus lebih berhati-hati pada mereka. Biarpun aku sudah memiliki kekuatan di tingkat Dewa Langit puncak, aku merasa kekuatan orang-orang itu bisa membuat kerepotan Sekte kita...”


“Apa diantara mereka ada seorang ahli yang kekuatannya setingkat dengan leluhur?...”


“Aku tidak tahu seberapa kuat dan sebanyak apa jumlah mereka, tapi hari ini aku baru merasakan ada seseorang yang tengah menerobos tingkat Dewa Langit. Walau baru menerobos, aku merasa kekuatan orang itu mampu menyaingi kekuatanku...”


Seketika timbul ketakutan pada diri Bai Luo dan tetua yang lainnya setelah mendengar perkataan Leluhur Sekte mereka.


“Kalian tenang saja, walaupun dia bisa menyaingi kekuatanku kita tetaplah unggul dalam jumlah, dan sepertinya kamu juga baru menerobos ke tingkat Dewa Rendah puncak. Keputusan ku menjadikan mu Patriak Sekte memang tidak salah, di usia mu yang masih muda kamu telah berada di tingkat Dewa Rendah puncak, itu sangat luar biasa...”


Bai Luo merasa senang di puji oleh Leluhur Sekte yang tak lain juga merupakan gurunya. Tapi dengan kekuatannya yang sekarang, dia masih merasa lemah. Bagaimanapun juga ahli di tingkat Dewa Rendah puncak sangatlah banyak di Kekaisaran maupun Sekte besar lainnya.


Wusshh... Wusshh...


Dua sosok bayangan muncul dan masuk ke bayangan Leluhur Sekte Racun Hati. Kedua bayangan itu adalah pengawal bayangan Leluhur Sekte Racun Hati. Dengan kekuatan di tingkat awal Dewa Bumi, kedua pengawal bayangan Leluhur Sekte Racun Hati bahkan lebih kuat dari kekuatan Bai Luo dan seluruh tetua yang dimiliki Sekte Racun Hati.


“Kekaisaran Ling, sepertinya Kekaisaran itu telah menjadi kekuatan yang harus kita perhitungkan. Penjagaan di Kekaisaran itu bahkan mampu membuat dua pengawal bayangan ku harus kembali dengan tangan kosong...”


Bai Luo dan tetua yang lainnya saling melihat satu sama lain, dan mereka benar-benar merasa bodoh karena ingin membantu Kekaisaran Tang melawan Kekaisaran yang bahkan membuat dua penjaga bayangan Leluhur mereka tak bisa berbuat apa-apa.


“Dua orang Jenderal di tingkat Dewa Bumi menengah menjaga benteng terluar Kekaisaran Ling. Selain mereka ada sepuluh Jenderal lainnya yang kekuatannya telah mencapai tingkat Dewa Rendah puncak. Prajurit mereka bahkan rata-rata berada di tingkat Abadi Bumi puncak, dan Abadi Langit awal...


Sekalipun aku turun tangan dan mengerahkan seluruh kekuatan Sekte kita, aku masih belum yakin bisa mengalahkan Kekaisaran Ling, apalagi aku mendengar jika Leluhur keluarga Ling telah mencapai tingkat Dewa Langit menengah, mereka bukan kekuatan yang bisa kita singgung...” Ungkap Leluhur Bai Chen setelah mendengar sedikit informasi yang di dapat kedua penjaga bayangannya.


Tubuh Bai Luo bergetar mendengarnya. Kekuatan Kekaisaran Ling jauh lebih mengerikan dari bayangannya. “Leluhur, apa mungkin yang mereka yang menghabisi ratusan murid Sekte kita adalah bagian dari Kekaisaran Ling?...”


Leluhur Bai Chen tersentak dan terdiam, tapi terlihat jelas ada raut wajah ketakutan di wajah Leluhur Bai Chen. “Jika mereka masih bagian dari Kekaisaran Ling, situasinya akan semakin buruk, dan kemungkinan mereka akan membuat perhitungan pada Sekte kita karena kita terlibat dalam rencana Kekaisaran Tang yang ingin menyerang Kekaisaran mereka...”


Bai Luo tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi dengan Sektenya jika Kekaisaran Ling benar-benar menyerang. “Sekte Kura-kura hitam, aku akan mengajak mereka bekerjasama, kalau perlu kedua Sekte bisa dijadikan satu untuk bertahan dari serangan Kekaisaran Ling...” Batin Bai Luo.


“Aku akan pergi ke Sekte Kura-kura Hitam. Aku tak akan lama, dan begitu aku kembali mungkin akan banyak yang ikut bersamaku...” Kata Bai Luo lalu dia langsung pergi menuju Sekte Kura-kura Hitam.


Sepuluh tetua Sekte Racun Hati yang tersisa, mereka segera menjalankan apa yang ditugaskan Leluhur dan Patriak Sekte mereka, dan hari itu juga Sekte Racun Hati menutup diri dari dunia luar.


***


Satu minggu kembali berlalu.


Reinar terus berkultivasi sambil menyerap energi dari kristal jiwa tingkat Dewa Bumi yang dia beli dari toko sistem. Dalam waktu satu minggu Reinar belum merasakan tanda-tanda dia akan naik tingkat, tapi dia merasa energi di Dantian nya hampir penuh dan mungkin dalam satu minggu dia akan naik tingkat ke tingkat Dewa Langit menengah.


Di tempat yang lain, Ling Feng dan Ling Zhe juga terus berkultivasi. Sedangkan Argust dan Alice, mereka hanya menyerap energi dari kristal jiwa, tetapi kekuatan mereka sudah setara dengan Dewa Rendah menengah, dan sedikit lagi kekuatan mereka akan mencapai tingkat Dewa Rendah puncak.


Di luar rumah yang Reinar tempati ada empat tubuh bayangannya yang tengah berjaga. Tujuh hari berjaga, setidaknya sudah ratusan binatang buas tingkat Dewa Rendah berhasil mereka bunuh dan kristal jiwa yang di dapat mereka berikan pada Ling Feng dan tiga orang lainnya.


“Terus menerus berkultivasi membuatku bosan, lebih baik aku menghentikan kultivasi ku untuk beberapa hari...” Kata Reinar yang mengakhiri kultivasi nya.


“Aku akan melihat sekeliling...” Gumam Reinar lalu dia menghilang dari tempatnya.


***


Di wilayah hutan yang dipenuhi binatang buas berbagai tingkatan, Reinar tiba-tiba muncul dan membunuh binatang buas tingkat Dewa Rendah puncak hanya dengan menggunakan tinjunya.


“Kekuatan seorang Dewa Langit memang sangat luar biasa. Dengan kekuatan ku yang sekarang, setidaknya aku mampu menghancurkan sebuah benua...” Batin Reinar sambil mendaratkan kakinya menatap ke tanah.


Dengan posisi berdiri, Reinar merasakan dua aura yang sangat kuat bergerak mendekat ke arahnya.


Wusshh... Wusshh...


Dua pria tua dengan jenggot panjang muncul di depannya. Dari dua orang itu Reinar tidak merasakan tanda-tanda niat buruk, jadi dia cukup tenang saat kedua pria tua dengan kekuatan di tingkat Dewa Langit puncak berjalan mendekat ke arahnya.


“Salam senior...” Kata Reinar dengan tangan kiri menggenggam tinju tangan kanannya.


Kedua pria tua di depan Reinar tersenyum sambil mengelus jenggot panjang mereka.


“Di usia yang masih begitu muda tapi sudah berada di tingkat Dewa Langit awal, dan hanya sedikit lagi akan menerobos ke tingkat Dewa Langit menengah. Sepertinya sang pencipta telah membuat malu para orangtua ini...” Kata pria tua dengan rambut yang sepenuhnya sudah memutih.


“Tidak jaub dari tempat ini aku merasakan keberadaan empat orang di puncak dewa bumi. Haah, sejak kapan hutan ini dipenuhi oleh orang-orang kuat?...” Kata pria tua dengan rambut yang masih sepenuhnya berwarna hitam.


“Kalau aku boleh tau, apa yang sedang senior berdua lakukan di tempat ini?...” Tanya Reinar.


“Kami hanya lewat, dan kebetulan merasakan aura yang junio keluarkan. Kami beruntung bisa bertemu seorang jenius sebelum kami pergi ke alam immortal...” Kata pria tua berambut hitam.


“Saudara Bai Chen benar, aku Bai Zentian secara pribadi mengagumi kejeniusan junior, dan kami sangat menantikan kehadiran junior di alam immortal...” Ungkap Bai Zentian, nama sosok pria tua berambut putih.


Kedua pria tua itu adalah Bai Chen, Leluhur Sekte Racun Hati, dan Bai Zentian, kakak seperguruan Bai Chen, tapi dia bukan bagian dari Sekte Racun Hati.


“Senang mendapat pujian dari para Senior. Jika senior ada waktu, mungkin senior bisa mampir ke gubuk sederhana ku?...” Kata Reinar ramah.


Kedua pria tua di depan Reinar menggelengkan kepalanya. “Lain waktu kaki pasti mengunjungi rumah junior. Kali ini kita bertemu di waktu yang tidak tepat karena kami sedang terburu-buru...” Kata Bai Zentian.


“Jika junior ada waktu, Sekte Racun Hati dengan senang hati akan menyambut kedatangan junior. Aku sebagai Leluhur Sekte dengan akan membuka lebar pintu Sekte ku jika junio datang berkunjung...” Ungkap Bai Chen.


Reinar menganggukkan kepalanya lalu tersenyum. “Mungkin setelah menerobos aku akan berkunjung ke Sekte senior...” Balas Reinar.


Bai Chen dan Bai Zentian lalu menghilangkan dari tempatnya, tapi Reinar tahu kemana perginya mereka berdua.


“Dua ahli tingkat Dewa Langit puncak. Sepertinya aki tidak bisa main-main dengan kekuatan Sekte Racun Hati....” Batin Reinar lalu dia kembali ke tempatnya berkultivasi untuk melanjutkan kultivasinya yang sempat tertunda.


“Aku harus lebih kuat. Dalam dua bulan aku harus berhasil mencapai tingkat puncak Dewa Langit...” Batin Reinar laku dia kembali melanjutkan kultivasinya.


***


Bersambung...


episode 151 gak usah di baca, itu sebuah kesalahan, terimakasih 😊.