The World Emperor System

The World Emperor System
Meningkatkan Kekuatan Kekaisaran Naga



Jangan lupa biasakan like sebelum baca, dan tinggalkan komentar setelah selesai membaca.


Satu saja like dan komentar kalian, itu adalah penyemangat tambahan untuk author.


***


***


Reinar yang baru selesai membersihkan diri keluar dari kamar mandi dan melihat empat istrinya yang masih tidur di atas ranjang tanpa ada yang menutupi tubuh polos mereka.


“Mau sampai kapan kalian tertidur?. Atau kalian ingin memulai peperangan di pagi hari?.” Kata Reinar bertanya sambil membelai wajah Freya, satu dari empat istrinya yang masih tertidur.


Tak lama mereka berempat terbangun hampir bersamaan. Freya tersenyum melihat Reinar yang ada di dekatnya, sedangkan Luna, Helena, dan Rhea, mereka segera berlari ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


“Kamu juga harus segera membersihkan diri, karena yang lain sudah menunggu di tempat makan.” Kata Reinar lalu mengecup kening Freya.


Freya tersipu mendapatkan ciuman di pagi hari, lalu dengan cepat dia berlari ke kamar mandi mengikuti tiga wanita yang lebih dulu sudah berada di dalamnya.


“Aku akan merindukan saat-saat seperti ini saat jauh dengan mereka.” Batin Reinar lalu pergi meninggalkan kamarnya.


Dengan pakaian santai yang pagi ini dia kenakan, Reinar melangkahkan kakinya menuju tempat makan, untuk menikmati sarapan pagi bersama para istrinya. Vexia, Bella, Shania dan Ling Yue, mereka sudah lebih dulu berasa di ruang makan karena pagi ini giliran mereka yang menyiapkan makanan.


Saat sampai di pintu masuk ruang makan, Reinar bertemu dengan Argust dan Ling Zhe di depan pintu masuk ruang makan. Tak jauh dari mereka, dia juga melihat Ling Feng dan Alice yang sedang mengobrol santai.


“Yang Mulia.” Kata Alice yang pertama kali menyadari keberadaan Reinar.


Tiga orang lainnya segera menunduk karena merasa bersalah tak mengetahui keberadaan Reinar di sekitar mereka.


“Alice dan kalian semua, mari masuk dan menikmati makanan yang di siapkan istri-istri ku.” Kata Reinar pura-pura tak peduli dengan apa yang baru dia lihat.


“Yang Mulia, apa kami diperbolehkan ikut menikmati makanan yang di siapkan para Permaisuri?.” Tanya Alice.


Reinar tersenyum. “Aku yang mengajak kalian, lalu siapa yang tidak memperbolehkan kalian mencicipi makanan istri-istri ku?. Jangan banyak berpikir, lebih baik kalian ikut denganku!.” Kata Reinar menjawab pertanyaan Alice.


Mereka berempat akhirnya ikut masuk ke ruang makan bersama Reinar dengan berjalan di belakangnya.


Melihat sang suami telah datang, keempat istrinya langsung menyambutnya. “Suamiku, silahkan duduk.” Kata Vexia mempersilahkan Reinar duduk di kursi yang hanya boleh di tempati olehnya.


“Kakak, adik, Argust dan Alice, kalian juga duduk, tapi jangan duduk di empat kursi yang dekat dengan Yang Mulia Kaisar, karena tempat itu khusus untuk kami.” Kata Ling Yue menjelaskan.


“Terimakasih Permaisuri.” Kata Argust dan Alice, sedangkan Ling Feng dan Ling Zhe, mereka mengambil tempat duduk yang saling berhadap-hadapan.


Pintu ruang makan kembali terbuka saat Freya, Luna, Rhea dan Helena memasuki ruangan. Argust dan Alice ingin bangun untuk memberi hormat pada mereka, tapi dengan gerakan tangan, Freya meminta mereka berdua tetap duduk di tempatnya.


Kakek dan Ibu Reinar masih dalam pelatihan tertutup, jadi mereka akan melewatkan waktu sarapannya.


Acara sarapan pagi berlangsung penuh dengan adegan romantis delapan istri dengan satu suami mereka.


“Suamiku, daging ini baik untuk menjaga tenaga mu.” Kata Freya menyuapkan potongan kecil daging ke mulut Reinar.


Setelah Freya, istrinya yang lain mulai menyuapkan makanan ke mulut Reinar, bahkan Reinar harus sedikit berdiri dan menyondongkan tubuhnya ke depan untuk mempermudah semua istrinya menyuapinya makanan.


Setelah puas di suapi, kini giliran Reinar menyuapi semua istrinya dengan makanan yang mereka inginkan.


“Hei Argust, apa kau nanti bisa melakukan hal seperti itu pada istrimu?.” Tanya Ling Zhe pada Argust yang duduk di samping.


“Putri Zhe, mungkin aku akan melakukannya.” Kata Argust lalu dia tersenyum.


Wajah Ling Zhe seketika memerah saat melihat senyuman Argust untuk pertama kalinya. “Dia semakin tampan saat tersenyum, walau tak setampan kakak ipar.” Batin Ling Zhe lalu dia melanjutkan menghabiskan makanannya.


“Adik kecilku sepertinya sudah menemukan cintanya.” Gumam Ling Feng yang dapat didengar Alice.


“Saudara Feng, adik-adik mu sudah menemukan cinta mereka, lalu bagaimana dengan mu?.” Tanya Alice dengan suara lirih.


Tak lama menatap Alice, tiba-tiba tubuh Ling Feng memanas saat melihat lembah penuh berkeringat di dada Alice. “Apa ini akibatnya jika aku terlalu lama hidup menyendiri?.” Batin Ling Feng bertanya sambil sesekali melirik ke arah dada Alice.


“Saudara Feng, hati-hati dengan apa yang kamu lihat.” Kata Alice lalu dia melanjutkan makannya.


Ling Feng hanya bisa menundukkan kepalanya menahan malu setelah apa yang dia lakukan di sadari oleh Alice.


“Hihihihi.... Dia terlihat semakin imut saat malu.” Batin Alice tertawa melihat tingkah Ling Feng.


***


Aula pertemuan Kekaisaran Naga.


Selesai sarapan pagi bersama, Reinar mengajak semua yang makan bersamanya di ruangan makan pergi ke aula pertemuan untuk membicarakan masalah yang di masa depan mungkin akan mempengaruhi kejayaan Kekaisaran Naga.


Reinar telah duduk di singgasananya dan di ikuti para istri yang duduk di tempat mereka masing-masing, lalu dia menyuruh empat orang lainnya untuk duduk di tempat yang ada. Tak lama dua pria kembar dan dua wanita kembar datang dan duduk di kursi mereka.


“Yang Mulia, hal apa yang hendak anda bicarakan sampai repot-repot mengumpulkan kami di tempat ini?.” Tanya Argust membuka suara.


“Argust, aku ingin meningkatkan kekuatan Kekaisaran Naga ke titik tertinggi yang bisa di capai di Benua Nebula.”


“Yang Mulia, apa itu bisa di lakukan?.” Kata Serena yang belum lama ini datang bersama saudara kembarnya.


Reinar mengangguk dan tersenyum, lalu dia mengeluarkan sebuah kristal jiwa binatang buas tingkat Kaisar Langit yang di jual bebas di sistemnya dengan harga 100 koin sistem untuk satu buahnya.


Semua orang menatap heran kristal jiwa di tangan Reinar kecuali Ling Feng dan Ling Zhe yang tahu akan bola kristal yang ada di tangan Reinar, tapi mereka tidak tau apa yang ingin dilakukan Reinar dengan kristal jiwa yang ada di tangannya.


“Mereka memang tidak bisa berkultivasi, tapi dengan menyerap energi dari kristal jiwa, mereka bisa meningkatkan kekuatan fisik dan jiwa mereka. Selain itu kapasitas simpanan mana mereka juga akan meningkat, dan kekuatan mereka akan meningkat dua kali lipat dari kekuatan yang saat ini mereka miliki.” Sebuah pengetahuan berharga pemberian Lilia, membuatnya yakin jika kekuatan Kekaisaran Naga akan sebanding dengan kekuatan Kekaisaran terkuat di Benua Zhongjian.


Kakek dan Ibu Reinar adalah orang yang pertama kali diberitahu Reinar, dan saat ini mereka tengah menyerap energi dari ratusan kristal jiwa pemberian Reinar dalam latihan tertutup yang sedang mereka lakukan.


“Yang Mulia, apa benda di tangan anda, dan apa kegunaannya?.” Tanya Alice penasaran.


“Benda ini disebut kristal jiwa, dan di dalamnya terdapat energi yang banyak kegunaannya untuk kalian.” Kata Reinar lalu dia menerangkan apa kegunaan energi yang ada di dalam kristal jiwa seperti saat dia menerangkan pada Kakek dan Ibundanya.


“Yang Mulia, bukannya kristal jiwa hanya bisa di dapatkan dengan membunuh binatang buas yang ada di Benua Zhongjian, lalu bagaimana kita bisa mendapatkan kristal jiwa di Benua Nebula?.” Kata Argust setelah sempat terpukau akan kegunaan kristal jiwa.


“Kristal jiwa memang hanya bisa kalian dapatkan dengan membunuh binatang buas yang ada di Benua Zhongjian, tapi kalian tidak perlu pergi ke benua itu karena aku punya jutaan kristal jiwa yang bisa kalian gunakan untuk meningkatkan kekuatan kalian, dan aku menaruh kristal-kristal itu di gudang penyimpanan harta Kekaisaran.” Jawab Reinar.


Ling Feng dan Ling Zhe terkejut mendengar jawaban Reinar. “Sejak kapan kakak ipar mempunyai jutaan kristal jiwa?.” Batin Ling Zhe bertanya keheranan.


“Mungkin diam-diam dia membuat beberapa tubuh bayangan untuk melakukan perburuan.” Batin Ling Feng menerka-nerka.


Reinar melirik Ling Feng dan Ling Zhe, lalu dia tersenyum kecil melihat ekspresi mereka berdua yang terlihat sedang kebingungan. “Aku tahu apa yang kalian pikirkan, tapi biarlah ini tetap menjadi rahasia ku dengan Lilia.” Batin Reinar.


Lalu Reinar menjelaskan tingkatan kristal jiwa yang dia miliki. Perak untuk kristal jiwa tingkat Kaisar Langit, ungu untuk tingkat Abadi bumi dan kuning untuk tingkat Abadi Langit.


Alice, Argust, dan empat orang lainnya, dengan kualitas tubuh yang di milikinya, mereka hanya bisa menyerap energi yang ada di kristal jiwa tingkat Abadi Bumi. Untuk istri-istrinya, Reinar memberikan pada mereka masing-masing seribu kristal jiwa tingkat Abadi Langit karena tubuh mereka lebih dari kata kuat untuk menerima energi dari kristal-kristal itu. Berkat janin yang ada di kandungan mereka, saat ini tubuh mereka hampir sekuat tubuh immortal yang dimiliki Reinar.


Para prajurit Kekaisaran Naga, mereka hanya bisa menyerap energi dari kristal jiwa tingkat Kaisar Bumi dan Kaisar Langit, itu juga dalam jumlah terbatas, dan Reinar sudah banyak mempersiapkan kristal jiwa untuk seluruh prajurit Kekaisaran.


Dan hal terakhir yang Reinar lakukan adalah menerangkan cara menyerap energi yang ada di dalam kristal jiwa. Reinar mengatakan kalau mereka hanya perlu konsentrasi dan merasakan energi yang ada di kristal jiwa, lalu setelah bisa merasakan energi itu, mereka harus menyerapnya secara perlahan.


Semua orang menganggukkan kepalanya setelah memahami semua yang di terangkan Reinar.


“Andai saja kristal jiwa milik Gagak Merah tingkat Dewa Rendah itu tidak hancur, mungkin seluruh istriku bisa lebih lebih cepat meningkatkan kekuatannya.” Batin Reinar sedikit menyesali tindakannya yang menghancurkan kristal jiwa milik pemimpin Gagak Merah saat dia memukul kepalanya.


Lilia hanya bisa mengkopi sesuatu yang sudah di dapatkan Reinar, dan benda hasil kopiannya akan dia jual di toko sistemnya.


***


Bersambung...