
Kaisar Dong Tao menatap pemuda yang masih berlutut di hadapannya. Dari cara dia menatap pemuda yang ada di hadapannya, terlihat kalau dia tak lagi mengharapkan keberadaan pemuda yang masih tak bergerak dari hadapannya.
Para tamu undangan masih menatap ke arah pemuda yang masih berlutut di hadapan Kaisar Dong Tao. Saat semua orang melihat pergerakan si pemuda, tiba-tiba mereka dikejutkan dengan sebuah pedang yang sudah menancap di punggung si pemuda berjubah putih.
BUGH...
Tubuh si pemuda jatuh kearah samping, dan tak lama pemuda itu telah kehilangan nyawanya.
Tak lama setelah si pemuda berjubah putih mati, muncul dua sosok berjubah hitam yang menatap tajam kearah tamu undangan. Tatapan mata mereka sangat mengintimidasi, dan tak lama tatapan mata mereka terhenti saat bertemu dengan tatapan mata Reinar.
“Aku merasakan niat buruk darimu, dan auramu juga sangat menjijikkan!... Katakan, siapa kamu yang sebenarnya?...” Tanya salah satu sosok berjubah hitam kepada Reinar.
Reinar hanya diam mengabaikan pertanyaan tidak penting yang ditujukan kepadanya. Selain tidak penting, dia juga merasa percuma kalau menjawab pertanyaan mereka. Menjawab ataupun tidak, dia tetap akan mendapat tuduhan dari dua sosok berjubah hitam yang keduanya merupakan orang kepercayaan Kaisar Dong Tao.
“Kau berani mengabaikan pertanyaan ku?...” Kata sosok berjubah hitam dengan suara kerasnya.
Reinar melihat sosok berjubah hitam yang baru berteriak kepadanya, lalu dia kembali acuh dan mengabaikan keberadaan sosok berjubah hitam yang terlihat geram dengan tingkahnya.
“Bagus, berani mengabaikan kami kau tentu sudah tahu konsekuensinya, MATI!...” Kata salah satu sosok berjubah hitam dan setelahnya dia langsung melakukan serangan ke arah Reinar.
“Aku heran dengan kalian, niat buruk dan aura yang menjijikkan?... Bukannya dua hal itu justru ada di diri kalian?... Semua bisa merasakannya, dan lihat!.., mereka bahkan ingin muntah saat melihat aura menjijikkan yang keluar dari tubuh kalian...” Reinar mencengkeram erat leher dua sosok berjubah hitam yang sesaat yang lalu tengah mengerahkan kekuatan mereka untuk menyerangnya.
“Ka.. kau, lepaskan kami!.., atau kamu ingin menjadi musuh seluruh prajurit dari Kekaisaran Dong Ma?...” Kata sosok berjubah hitam sambil mencoba melepaskan diri dari cengkraman tangan Reinar.
“Melepaskan kalian?... Kenapa juga aku harus melepaskan orang yang ingin membunuh ku?... Dan lagi aku tidak pernah takut dengan kekuatan seluruh prajurit Kekaisaran ini...” Balas Reinar yang membuat semua orang terkejut, lalu mereka langsung menatap kearah Reinar.
“Anak muda, kamu telah melukai prajurit Kekaisaran dan juga menghina kekuatan prajurit Kekaisaran. Kedua hal itu adalah sebuah kesalahan besar yang kamu perbuat, dan sekalipun kamu mendapatkan perlindungan dari Patriak Sekte Mawar Putih, aku tidak akan melepaskan mu walau harus menjadi musuh dari Sekte...” Belum sempat Kaisar Dong Tao menyelesaikan perkataannya, mulutnya seketika terkunci saat dia melihat kedua sosok berjubah hitam di tangan Reinar berubah menjadi kabut darah.
Tubuhnya seketika merinding saat dia melihat pemandangan yang baru dia lihat, lalu setelah itu dia dapat melihat senyum Reinar yang baginya terlihat sangat mengerikan.
“Lihat!... Aku tidak melukai orang-orang mu, tetapi aku cuma meniadakan keberadaan mereka di dunia ini, dan lihat, tanpa adanya dua orang itu aura di tempat ini terasa jauh lebih baik...” Kata Reinar santai.
“Suamiku benar, setelah mereka berdua lenyap, aura menjijikkan di ruangan ini sepertinya ikut lenyap bersama dengan lenyapnya mereka...” Ujar Qinyu yang menunjukkan keimutannya saat dia memeluk lengan tangan Reinar.
“Kalian semua yang ada di tempat ini, sekarang kalian pasti tahu darimana sumber aura menjijikkan yang beberapa saat yang lalu terus-menerus dapat kita rasakan!...” Kata Reinar melihat keberadaan orang-orang yang ada di sekitarnya.
“Anak muda, kamu benar. Aura menjijikkan itu muncul bersamaan dengan kedatangan mereka, dan aura itu tiba-tiba menghilang bersama dengan hilangnya mereka berdua. Selain itu, aku juga punya keyakinan kalau kematian pria muda yang ada di sana masih ada hubungannya dengan mereka berdua...” Seorang Raja membalas perkataan Reinar sambil menunjuk ke arah pemuda yang sebelumnya menyamar sebagai murid Sekte Mawar Putih.
BRAGH...
Kaisar Dong Tao menggebrak meja yang ada di depannya.
“Lancang!... Setelah membunuh kedua orang kepercayaan ku, kini kau justru mengabaikan keberadaan ku?... Cih, akan aku tunjukkan kepada mu, seberapa mengerikannya berani berurusan dengan ku!...” Kata Kaisar Dong Tao.
Mendengar itu, Reinar tetap tenang bahkan dia tetap menunjukkan senyuman ramah di wajahnya. Di Dunia Immortal tak ada kekuatan yang mampu menggertak nya, lalu untuk apa dia harus takut dengan ancaman Kaisar Dong Tao.
Orang-orang di sekitarnya terlihat penasaran dengan ketenangan yang ditunjukkannya. Bagaimanapun juga ancaman Kaisar Dong Tao adalah sesuatu yang mengerikan bagi mereka yang telah mengetahu seberapa besar kekuatan Kekaisaran Dong Ma.
“Kau bisa menunjukkan seluruh kekuatan yang kamu miliki, dan dengan senang hati aku akan melihat pertunjukan kekuatan yang kamu lakukan...” Kata Reinar kepada Kaisar Dong Tao yang susah bangkit dari duduknya.
“Hahaha... Aku akui keberanian mu, tetapi keberanian mu juga lah yang akan membawamu ke alam kematian!...” Balas Kaisar Dong Tao bersamaan dengan munculnya seratus kultivator tingkat Dewa Sejati tahap menengah yang dimiliki oleh Kekaisaran Dong Ma.
“Apa hanya mereka yang akan kamu tunjukkan padaku?...” Tanya Reinar enteng tanpa melihat keberadaan tamu undangan yang sudah melangkah menjaga jarak darinya.
Tiba-tiba muncul dari kekosongan empat sosok bertopeng hitam dengan aura kekuatan jauh lebih kuat dari aura kekuatan seratus orang kultivator tingkat Dewa Sejati yang dimiliki oleh Kekaisaran Dong Ma.
“Sial, bagaimana bisa dia memiliki empat ahli kuat yang bahkan sanggup membuat tubuhku bergetar hanya dengan merasakan aura kekuatan yang mereka keluarkan...” Kata Kaisar Dong Tao dalam hatinya.
Dia tahu kalau ada empat ahli kuat yang melindungi orang yang ingin dia singkirkan, tetapi dia masih yakin dengan kekuatan seratus kultivator kuat yang berada di sisinya.
“Cukup dengan mereka aku akan melenyapkan mu beserta empat orang yang melindungi mu. Tetapi sebelum kematian mu, aku akan menunjukkan kepadamu bagaimana aku memberi hukuman pada dua wanita yang ada di sisimu!...” Wajah Reinar langsung menggelap saat mendengar apa yang dikatakan Kaisar Dong Tao.
“Niat buruk mu akan membuatmu benar-benar menderita!...” Dengan teknik teleportasi nya, dia memindahkan seluruh orang di aula Istana Kekaisaran Dong Ma menuju halaman istana Kekaisaran yang sangat luas.
SWUSSHH...
Semua orang terkejut saat mereka secara tiba-tiba berpindah tempat. Dari sebelumnya berada di aula istana Kekaisaran, kini tiba-tiba mereka semua telah berada di halaman istana Kekaisaran.
Kaisar Dong Tao dan seratus kultivator tingkat Dewa Sejati yang bersamanya bersikap waspada pada sosok pemuda yang berdiri di belakang empat sosok yang ada di depannya.
Dia tahu tentang teknik teleportasi, tetapi setahunya teknik itu telah lama hilang dari Dunia Immortal, tetapi baru saja dia dipindahkan dengan menggunakan teknik teleportasi.
Kaisar Dong Tao kini sadar kalau lawannya tak sesederhana penampilannya, dan dia yakin kalau lawannya masih banyak menyembunyikan kejutan di balik lengan pakaiannya.
“Tak ada pilihan lain, lebih baik aku juga memanggil mereka!...” Gumam lirih Kaisar Dong Tao, lalu tak lama muncullah ribuan kultivator tingkat Dewa Surgawi tahap puncak yang berdiri di belakangnya.
“Sekalipun kau kuat, kau akan tetap mati di tanganku!...” Kata Kaisar Dong Tao yang kini merasa berada di atas angin.
Mendengar itu Reinar hanya bisa tersenyum melihat kebod*han Kaisar Dong Tao, dan tanpa sungkan dia mengeluarkan seribu prajuritnya yang selama ini berada di kalung dimensinya.
“Biar aku perjelas, aku memang kuat, dan pastinya orang kuat akan dikelilingi oleh orang-orang yang sama kuatnya...” Kata Reinar sambil tersenyum.
Kaisar Dong Tao dan orang-orangnya dapat merasakan aura kekuatan dari seribu orang yang muncul dan berdiri di belakang Reinar. Tetapi anehnya mereka tak dapat melihat tingkat kultivasi orang-orang itu.
Melihat kemunculan seribu orang dengan kekuatan yang sangat misterius, membuat Kaisar Dong Tao dan orang-orangnya semakin meningkatkan kewaspadaan mereka, dan mereka telah siap bertempur dengan mengerahkan seluruh kekuatan yang mereka miliki.
“Tuan, apa kami boleh langsung melenyapkan mereka semua?...” Kata salah satu bawahan Reinar.
“Jangan terburu-buru!... Mari kita sedikit bermain-main dengan mereka, dan lagi kalian nantinya cukup membereskan seratus kultivator tingkat Dewa Sejati yang dimiliki oleh pihak Kekaisaran Dong Ma...” Kata Reinar mencegah para bawahannya yang berniat langsung melenyapkan Kaisar Dong Tao beserta orang-orangnya.
Kaisar Dong Tao merasakan sesuatu yang buruk akan segera terjadi saat dia melihat Reinar yang tengah berbicara dengan salah satu bawahannya.
Sedangkan orang-orang yang berdiri di sisi Kaisar Dong Tao, mereka merasakan dingin di belakang punggung mereka saat menatap mata seribu orang yang berdiri di belakang Reinar.
“Hohoho... Mereka terlihat tidak sabar untuk memulai pertarungan dengan kalian...” Kata Reinar pada seribu prajurit yang ada di belakangnya.
“Tuan, bukannya seratus orang dari kami sudah lebih dari cukup untuk melenyapkan mereka semua?...” Kata seorang prajurit yang berdiri tepat di belakang Reinar.
“Aku ingin semua orang di tempat ini tahu sebesar apa kekuatan yang aku miliki, dan jumlah kalian akan menunjukkan seberapa kuat orang-orang yang aku miliki...” Kata Reinar lalu dia menyuruh seluruh prajurit nya mengeluarkan aura kekuatan yang mereka miliki.
BOOMM...
Aura kuat yang sangat mendominasi tiba-tiba keluar dari seribu orang yang ada di belakang Reinar, dan aura itu langsung membuat tertekan Kaisar Dong Tao dan orang-orangnya.
“De... Dewa Sejati tahap puncak?... Ba.. bagaimana bisa ada kekuatan sebesar ini di Benua Selatan?...” Kata salah satu sosok tamu undangan yang berasal dari Benua Tengah
°°°
Jangan lupa like dan komentarnya setelah selesai membaca, terimakasih...