
Jalan-Jalan
***
Dua bulan kembali berlalu dengan sangat cepat. usia Syifa sudah enam bulan dan usia Rio sudah memasuki empat tahun setengah. Rio masih saja mengalami kendala di bagian pembicaraan. Rio masih saja cadel ketika berbicara.
Ryan dan Dilla pernah membawa Rio ke dokter anak. Kata dokter, Rio tidak ada masalah sama sekali. Hanya perkembangan setiap anak yang Berbeda-beda. Dokter hanya menyarankan jika Rio lebih diajak berbicara sambil berlatih sesering mungkin agar bicara dia semakin lebih lancar.
Dilla dan Ryan bingung bagaimana mengajak Rio berbicara lebih aktif. Di mana Rio lebih suka mengajak Syifa untuk berbicara. Sedangkan Syifa sama sekali belum bisa berbicara. Bayi mungil itu hanya mengeluarkan ocehan khas bayi. Malahan Rio yang sering meniru Syifa berbicara.
Ketika Dilla atau Ryan berusaha mengajak Rio bicara, Rio tidak merespon dengan baik. Perhatian Rio sudah terpusat pada Syifa. Rio akan cerewet jika menyangkut Syifa dan berbicara seperti biasa. Sehingga Dilla dan Ryan kehilangan momen mengajari Dilla.
Akhirnya mereka membiarkan Rio begitu saja selama itu tidak mempengaruhi tumbuh kembang Rio. Rio hanya belum bicara baik. Jika anak seusia dia sudah ada yg berbicara lancar atau tidak bisa mengucapkan beberapa huruf.
Jika bidang lain Rio sudah termasuk bagus. Di usia belum genap lima tahun, Rio sudah bisa membaca dan menghitung. Rio juga pemikir keras. Serta Rio lebih dewasa dibanding anak seusia nya.
Dilla dan Ryan yakin dengan namanya setiap orang punya kelebihan dan kekurangan. Itu yang dialami Rio saat ini.
Kembali kepada Rio yang mengajak Syifa bermain. Rio sekarang sudah sering mengabaikan Dilla. Dilla sebagai seorang ibu tidak mempermasalahkan nya selama mereka masih akur.
Ryan dulu pernah bertanya kepada Rio sebagai bentuk candaan. Tapi jawaban Rio membuat Ryan dan Dilla mengelus dada.
Flashback….
"Rio, apa Rio tidak lagi sayang lagi sama Mama?" tanya Ryan yang melihat Rio begitu ceria mengajak Syifa bermain.
"Cayang Pa," sahut Rio tanpa menoleh ke arah Ryan.
"Kalau Rio sayang sama Mama, kenapa Rio sering mengabaikan Mama dan lebih sering bermain dengan Syifa?" tanya Dilla iseng.
"Omy tan cudah becal dan Omy ada Papa buwat main. Talau adik Cipa macih tecil Omy. Adi Liyo halus aga adik Cipa. Anti adik Cipa ndak ada tawan. Tan adik Cipa beyum bica alan-alan," sahut Rio.
"Padahal Mama kangen diperhatikan oleh Rio seperti dulu. Rio dulu selalu mengekori Mama kemanapun Mama pergi. Rio tidak mau terpisah dengan Mama. Seperti Rio tidak mau pisah sama adik syifa," ujar Dilla pura-pura sedih.
Rio berhenti bermain dengan Syifa. Dia melihat ke arah Dilla dengan tatapan polosnya.
"Omy mulai cetalang main aja cama Papa. Liyo atan tacih Omy buwat Papa. Tan Papa celing lebut Omy dali Liyo. Dan adik Cipa na buat Liyo. Adi Omy angan cedih agi ya," jawab Rio menawarkan Dilla bagaikan lagi tukar nambah barang.
Dilla memijit kepala yang pening seketika. Rio sudah tega menawarkan dirinya.
"Sayang, kamu dengar apa kata Rio. Rio telah memberikan kamu kepada Mas. Ayo kita pergi jalan-jalan. Rio sudah ada Syifa buat teman bermainnya," kata Ryan ingin memancing Rio mencegah mereka pergi.
"Iya, Omy cama Papa pelgi aja. Liyo atan aga adik Cipa denan baik," sahut Rio memberikan dua jempolnya kepada Dilla dan Ryan.
Ryan dan Dilla menggelengkan kepala melihat Rio sudah bisa lepas daripada Dilla. Sekarang Rio sudah menempel pada Syifa. Dan lem yang Rio gunakan kali ini lebih rekat daripada lem yang sebelumnya. Bukan lagi lem cap badak, tapi lem cap dinosaurus.
***
Kembali lagi pada saat sekarang. Dilla kembali menitipkan Rio kepada Rio. Dilla ingin membuat cemilan buat Syifa Hanya Rio yang berada di sana. Rio juga tidak akan membiarkan satu pengasuh untuk menjaga Syifa. Dia merasa sudah cukup dewasa untuk menjaga Syifa sendiri.
Syifa sudah bisa duduk dan merangkak. Syifa menggigit apa saja yang bisa dia sentuh. Syifa lagi suka menggigit barang apapun. Apalagi ditambah saat dia mulai lapar.
"Adik Cipa cudah lapal ya?" tanya Rio kasihan melihat Syifa mencoba menggigit bola.
Syifa kebetulan menganggukkan kepalanya sebagai jawaban untuk Rio. Padahal dia kesusahan menggigit bola karena licin dengan air liurnya sudah membasahi bola.
Rio mengingat jika dia masih punya coklat di simpan dalam lemari. Coklat itu diberikan oleh Ryan dulu. Rio menyimpannya karena masih kenyang saat diberikan coklat.
"Adik Cipa nunggu di cini ya. Bang Liyo mau ambil matanan buwat adik Cipa," ucap Rio.
Rio segera berlari menuju ke laci tempat dia menyimpan makanan. Dia meninggalkan Syifa sendirian.
Setelah mengambil coklat tersebut Rio kembali lagi ke tempat semula. Rio sudah tidak lagi menemukan Syifa.
"Adik Cipa," panggil Rio sambil mencari Syifa.
Rio mulai mencari Syifa di setiap sudut. Rio mencari Syifa di bawah meja, di dalam lemari bahwa di belakang lemari.
"Cipa.…" panggil Rio lagi
Dilla yang mendengar suara panggilan Rio segera mendekat. Di tangan Dilla sudah ada makanan untuk Syifa.
"Kenapa Rio di sini? Rio tidak menjaga Syifa? Dan kenapa Rio mencari Syifa?" tanya Dilla bertuntun.
"Adi Liyo pelgi bental Omy. Cetelah Liyo balik, adik Cipa cudah ipang. Adik Cipa pahti mau ajak Liyo main peta umpet," kata Rio dengan polos dan berfikir positif.
Dilla panik bukan bermain. Dia takut jika terjadi sesuatu sama Syifa. Syifa pasti sudah merangkak ke mana-mana. Dilla meletakkan makanan bayi di meja terdekat. Kemudian dia mulai mencari Syifa.
Bersambung….
Dimanakah Syifa berjalan-jalan.
Pengumuman...
Hai… Saya ingin mengabarkan jika giveaway saya perpanjang sampai tanggal tiga puluh November. Hal ini dikarenakan kuota penerima hadiah belum terpenuhi.
Jadi bagi kalian yang belum ikut, saya harap besar saya kalian mau ikut giveaway ini ya. Jika kalian belum paham caranya silahkan baca kembali banner. Ikuti langkah banner.
Contoh komentarnya bisa kalian lihat orang yang sudah ikut giveaway dan tag saya. Ingat ya…. jangan lupa matikan akun privasi selama event berlangsung. Karena tag nya tidak akan masuk di bagian tandai beranda saya. Jadi saya tidak bisa menilai nanti karena tidak tertag.
Terima kasih.
Saya jelaskan lagi cara ikutan giveaway:
Follow akun ig saya dan sponsor.
Komentar di banner giveaway yang sudah saya posting dengan kata 'Daftar' dan tag tiga orang teman kalian.
3.Kemudian kalian bagikan banner Giveaway (Bisa kalian ss dan crop) di akun ig kalian dengan komentar dan buat hastag #NannyAndDudaGiveaway
4.Selesai dan tunggu pengumuman.
Nah mudahkan cara ikut giveaway nya. Saya tunggu partisipasi kalian ya.
Ongkir sudah ditanggung ya untuk seluruh area Indonesia.
Pengumuman akan diundur dan diumumkan pada tanggal dua januari ya.