
Jangan lupa like dan tinggalkan komentar ya. Like dan komentar kalian sungguh berati buat saya. Terima kasih banyak.
Selamat membaca.
***
Bella melihat mobil berhenti di depannya. Bella memperhatikan mobil tersebut. Bella sangat terkejut melihat Nyonya yang tadi sempat menabrak dia. Bella segera berdiri dari duduknya.
"Nyonya," sapa Bella.
"Ternyata kamu masih disini. Syukurlah, jadi saya tidak capek-capek cari kamu lagi," ujar Manda sini.
Bella mengernyitkan alis. Bella tidak mengerti kenapa Manda mencari dia. Bella yakin belum pernah bertemu dengan Manda.
'Apa nyonya ini mau meminta maaf atas kejadian tadi ya. Syukurlah kalau nyonya ini mau minta maaf. Semoga saja aku masih diterima tempat tadi,' batin Bella berfikir positif.
"Apa apa Nyonya cari saya," ucap Bella tenang
"Ada sesuatu yang ingin saya bicarakan sama kamu," kata Manda.
"Apa yang ingin Nyonya bicarakan sama saya?" tanya Bella.
"Saya ingin kamu menjauhi anakku," ujar Manda tanpa basa basi.
"Apa maksud Nyonya? saya tidak paham sama sekali," sahut Bella yang bingung.
"Kamu jangan pura-pura tidak paham. Kamu ingin mendekati anak saya untuk menguras hartanya," tuduh Manda menunjuk ke muka Bella.
"Tapi saya benar-benar tidak mengerti apa yang Nyonya katakan. Saya bahkan tidak mengenal anak Nyonya," bantah Bella dengan menghindari telunjuk tajam Manda.
"Halah, kamu tidak usah berbohong. Mulai detik ini kamu segera tinggalkan kota ini," perintah Manda.
"Apa lagi maksudnya ini Nyonya," Bella semakin pusing dibuat Manda.
'Apa nyonya ini salah orang ya.'
"Kamu masih berpura-pura bodoh. Saya katakan sama kamu, kamu tidak akan pernah bisa bersama anak saya, Daniel."
Bella terkejut mendengar perkataan Manda. Bella dan Daniel jarang berinteraksi. Bella akui jika dia sudah jatuh cinta secara diam-diam sama Daniel.
"Jadi Nyonya adalah ibu daripada Daniel?" tanya Bella.
"Iya, saya adalah ibu Daniel dan ini suami saya. Apa kamu terkejut?"
"Sepertinya Nyonya dan Tuan salah paham. Selama ini tidak dekat dengan Daniel," sahut Bella.
"Kamu jangan berpura-pura lagi. Apa pelajaran yang saya kasih untuk kamu belum cukup?"
"Pelajaran? Apa maksud Nyonya?" tanya Bella semakin dibuat pusing.
"Jadi kamu belum tahu?"
Bella menggeleng kepala.
"Asal kamu tahu, saya yang telah memutuskan beasiswa kamu," kata Manda menusuk.
"Apa lagi maksud Nyonya. Jadi semua ini perbuatan Nyonya. Tapi kenapa?," kata Bella terkejut.
"Kenapa kamu tanya? Saya tidak mau jika kamu dekat dengan Daniel."
"Mungkin memang saat ini kamu tidak dekat dengan Daniel. Tapi nanti saat kamu tahu jika Daniel anak saya menyukai kamu, kamu pasti akan manfaatkan dia. Kan kamu berasal dari keluarga miskin," ucap Manda sinis.
Bella sudah berapa kali hari ini terkejut. Tapi yang paling terkejut adalah dia tahu jika Daniel juga menyukai dia. Apalagi Bella tahu langsung dari mulut orang tua Daniel. Walaupun terkejut Bella tetap merasa tersakiti dengan perkataan Manda.
"Maaf Nyonya, saya tidak pernah memanfaatkan orang lain. Saya bukan orang serakah," sahut Bella.
"Itu cuma alasan kamu aja. Sekali lagi saya bilang sama kamu, jauhi anak saya. Mulai detik ini kamu pergi dari kota ini. Jika kamu tidak mendengar perintah saya, saya benar-benar akan membuat hidup kamu lebih menderita. Saya akan membuat kamu tidak diterima kerja di manapun di kota ini. Sekarang kamu ambil uang ini dan pergi dari sini," kata Manda dengan melemparkan uang ke arah Bella.
"Ayo Pa kita pergi dari sini. Mama sudah capek," ajak Manda tanpa menunggu respon dari Bella.
Arka mengikuti Manda. Arka kasihan sama Manda. Arka akan menuntut penjelasan pada Manda nanti. Arka tidak mau menegur Manda di depan umum. Nanti yang ada Manda semakin marah.
***
"Ma, apa semua ini tidak keterlaluan. Mama sudah mengeluarkan dia dari universitas. Tadi Mama juga mengancam dia," kata Arka butuh penjelasan.
Manda jadi tidak nyaman duduk. Manda tidak mau jika Arka tau jika dia tadi telah membuat Bella dipecat. Jika Arka tahu pasti Manda akan dimarahi.
"Tadi Mama hanya mengancam dia saja Pa. Mama mau nya dia segera pindah dari kota ini. Mama tidak serius, mana mungkin Mama sejahat itu," ucap Manda berbohong.
"Papa takut jika Mama benar-benar melakukan apa yang Mama katakan tadi. Papa tidak mau jika Mama menyulitkan orang lain. Hukum karma berlaku Ma. Hari ini kita merebut kebahagian milik orang lain, maka kebahagiaan kita juga akan dikurangi."
"Iya Pa. Mama tahu. Papa tidak perlu ikut campur dengan urusan Daniel. Papa cari saja uang yang banyak. Mama tahu mana kebahagiaan buat anak Mama, Pa."
***
Manda benar-benar melakukan apa yang dia katakan. Manda menyuruh bawahannya untuk menyelidiki dan menganggu di manapun Bella mendapatkan pekerjaan. Manda tidak melepaskan Bella.
Tidak perlu waktu yang lama Bella beberapa kali dipecat dan lamaran dia ditolak. Bella tidak pernah berputus asa mencari pekerjaan baru, tapi hal sama berulang kembali.
Semakin hari keuangan Bella semakin menipis. Bella juga menunggak biaya kuliah. Bella tidak sanggup lagi membiayai uang kuliah. Akhirnya Bella pulang ke kampung tanpa membawa ijazah.
Manda merasa puas ketika tahu Bella pulang ke kampung sambil tersenyum.
Arka heran melihat Manda yang tersenyum sendiri. Ketika Arka bertanya pasti Manda bilang tidak apa-apa. Karena terlanjur penasaran, ketika Manda keluar Arka mencari petunjuk. Tidak butuh waktu lama Arka menemukan berkas tentang Bella.
Arka membaca dengan teliti. Arka menjatuhkan air mata setelah membaca. Arka tidak menyangka jika Manda berbuat seperti itu. Arka segera menyimpan berkas itu kembali agar Manda tidak tahu.
Tanpa menunggu waktu, Arka menyuruh orang mencari keberadaan Bella. Butuh waktu berminggu-minggu untuk menemukan Bella. Ketika Arka menemukan Bella, ternyata Bella sudah menerima lamaran orang lain. Arka hanya bisa memberikan uang sebagai bentuk permintaan maaf. Apapun yang akan Arka lakukan semua terlambat
Arka sempat mendiamkan Manda beberapa waktu. Karena tidak mau Daniel curiga, Arka mencoba memberikan kesempatan kedua kepada Manda.
Beberapa hari sejak Arka menemukan berkas itu dia sudah melihat hukum karma berlaku. Hukum karma sangat instan seperti mie instan. Arka sering melihat perdebatan antara Manda dan Daniel. Manda memaksa Daniel menikah dengan Jessica. Saat itu Daniel masih dalam keadaan kacau karena kehilangan Manda.
Manda sengaja mengancam Daniel bunuh diri jika Daniel tidak mau menikahi Jessica. Daniel yang tidak mau melihat Mama yang dia sayang akhirnya mengalah.
Arka bisa melihat kehidupan Daniel yang bagaikan sayur tanpa garam, hambar. Hidup Daniel tidak pernah bahagia lagi. Daniel tidak pernah tersenyum. Daniel hanya tersenyum sekali ketika Sam lahir. Sama bisa hadir karena jebakan yang dibuat oleh Manda.
Flashback off.
Bersambung....
Rekomendasi novel buat kalian dari author lainnya yang juga tidak kalah seru. Novelnya sangat keren dan bagus sambil kalian menunggu up saya selanjutnya.