
Long yang diperintahkan bingbing dengan sukarela datang diam-diam kekediaman klan vermilion bird. ia yang sudah hapal semua seluk beluk kediaman klan vermilion bird langsung dengan santai menghindari semua penjaga yang menjaga kediaman burung vermilion itu dan masuk kedalam kamar zhe ze.
"Aaaaaaaaaa...."teriak zhe ze keras tapi langsung dibungkam oleh long.
"Long Feiyi cabulll !!!"desis zhe ze marah dengan mukanya yang memerah padam.
"Hei hei sobat kenapa mukamu memerah hmm"jawab long santai.
"Kau !!!... bagaimana kau bisa masuk hah !!.. aku sedang mandi dan apakah telinga mu sudah tuli...!!"ucap zhe ze sadis, dalam pikirannya ia sedikit merasa beruntunf karena sempat memakai baju basahan mandi berwarna putih yang menutupi seluruh tubuhnya.
Long yang melihat bagaimana pria ah bukan gadis didepannya ini yang memerah malu bercampur marah dengan memelototinya sadis.
"Sudahlah jangan marah seperti seorang gadis perawan..."jawab long santai.
"Dasarr lelaki biadabbb !!!"umpat zhe ze.
"Hei hei mulut manis mu tidak pantas mengucapkan kata-kata kasar seperti itu hahaaha"ucap long atau bisa dipanggil long feiyi.
Long Feiyi berjalan dengan santai keluar dari pemandian milik zhe ze dan duduk diatas ranjang milik zhe ze.
"Apa yang kau lakukan ??"tanya zhe ze yang secepat kilat langsung memakai pakaiannya.
"Ada masalah darurat... kita harus secepat mungkin datang kekediaman peristirahatan yuan"ucap long feiyi.
"Apa maksudmu ??"tanya zhe ze yang sedang kesusahan mengikat rambut panjangnya.
"Ck..."decak long feiyi yang kesal sekaligus tak sabar melihat zhe ze yang kesusahan tak bisa mengikat rambutnya sendiri itu.
"Duduk"perintah zhe ze.
"Dikemudian hari aku akan menikahimu"ucap long feiyi tiba-tiba.
"Ap..apa yang kau katakan ??"gagap zhe ze yang ingin menoleh tetapi kepalanya di pegang erat oleh long feiyi.
"Harus berapa lama kau berpura-pura hmm... jika bukan karena aku yang suka memukul pantatmu mungkin saja aku akan mengiramu sebagai lelaki cantik dan mungkin aku meragukan bahwa aku ini menyimpang"jawab long santai.
"Dasar lelaki bermulut busuk !!!.. cabulll !!!"jerit zhe ze kesal.
"Nah sudah..."ucap long feiyi yang tanpa aba-aba langsung menggendong tubuh zhe ze dan membawa pria ah tidak wanita itu pergi ke istana kekaisaran.
"Heyy apakah ada cara lain selain seperti ini ??... aku merasa aku seperti sedang di culik secara tidak hormat !!!"teriak zhe ze kesal karena sekarang posisinya yang berada di bahu long feiyi seperti sekarung beras bahkan beberapa kali hidungnya memerah karena harus menabrak punggung keras lelaki yang membawa ah tidak lebih tepatnya menculiknya tanpa hormat.
"Diamlah"ucap long feiyi yang dengan santai menginjakkan kakinya di taman kekaisaran.
"Dasar cabulll !!! Turunkan aku !!!"jerit zhe ze berontak karena long feiyi yang dengan gilanya memukul pantatnya didepan para prajurit dan dayang kekaisaran dunia atas.
"Mau taruh dimana lagi harga diriku iniiii"desisnya menahan rasa malu dan sukses didengar long feiyi.
"Kau memang sudah tidak mempunyai urat malu"jawab long feiyi sombong.
"Astaga... seharusnya perkataan ini untuk mu bodoh !!"desis zhe ze mengumpat.
Plakk...
Tangan long feiyi memukul pantat zhe ze setelah mendengar umpatan yang keluar dari bibirnya itu. Yang di pukul pun hanya bisa menahan rasa amarah yang memuncak, berontakpun percuma karena pegangan long feiyi sangat erat dan ia hanya bisa pasrah diam.
Sampai dikediaman peristirahatan kaisar agung, long feiyi menurunkan zhe ze.
"Katakan pada semua yang ingin datang menemui kaisar agung bahwa kami sedang membicarakan sesuatu yang penting dan jika ada berita yang mendesak serta berbahaya kalian langsung laporkan...."desis long feiyi memberi perintah.
Hal itu wajar karena long feiyi yang tak pernah terlihat didunia atas dalam waktu yang sangat lama. Zhe ze juga tak tau lelaki itu diberikan tugas apa oleh yuan tapi yang pasti tugas itu mungkin sangat berbahaya. Ia hanya tau sisi cabul dari lelaki didepannya itu.
"dasar cabull !!!.."pikir zhe ze yang menjsdi tidak kagum lagi dengan tingkah long feiyi.
"Cepat..."ucap long feiyi menyadarkan lamunan zhe ze yang didalam hatinya mengumpati lelaki bar-bar disampingnya ini.
Hal pertama yang dilihat zhe ze adalah yuan yang berbaring diatas tempat tidur berukiran naga itu.
Tubuh lelaki itu terlihat lebih kurus dengan rona pucat diwajah yang tengah tertidur karena sedang detoksinifikasi.
"Ada apa ini ??"tanya zhe ze pada bingbing.
"Yuan terkena racun ular pembunuh mahluk imortal"jawab bingbing yang sedang mendetoksinifikasi yuan dengan keahlian pengobatannya yang langka.
"Kenapa kalian tidak memberitahukan tentang ini padaku ??"tanya zhe ze sedikit kesal.
"Maafkan kami, yuan langsung memerintahkan kami untuk diam dan ditambah lagi aku dan Hui ditugaskan untuk mengurus kekaisaran sedangkan yi dan long harus kedunia manusia hingga kami tidak bisa memberitahukan padamu"ucap bingbing berusaha menjelaskan.
"Jadi apa saja ramuan untuk mendetoksinifikasi yuan ??"tanya zhe ze.
"Darah phoenix"ucap bingbing.
"Kau jangan bercanda jiejie..."ucap zhe ze.
"Bagaimana aku bisa bercanda ??... memang darah langka itu yang kita butuhkan.... tapi kita tak tau dimana keturunan darah agung yang memiliki penyembuhan suci itu berada"ucap bingbing resah dan hui yang melihat istrinya resah itu langsung berusaha menenangkannya.
"Klan phoenix hanya mitos saja jiejie... ia memang ada tetapi keberadaannya tiada bukankah itu sama saja dengan sebuah mitos ?!... kami yang menjadi salah satu keturuan burung vermilion tidak tau dimana keberadaan burung agung itu...."ucap zhe ze yang tiba-tiba mengingat satu batu besar di pusat kediaman klan vermilion.
"Zhe ze !!"desis Yi dingin.
"Maafkan aku gege tetapi mungkin kita bisa mengetahuinya melalui tulisan yang ada di artefak suci klan vermilion..."jawab zhe ze setengah takut melihat Yi.
Mata Yi langsung bersinar takkala mendengar ucapan Zhe ze, ia baru ingat jika phoenix merupakan burung agung tertua yang memerintah seluruh klan-klan burung lainnya. Dan sudah pasti klan vermilion yang juga termasuk salah satu burung suci tepat di bawah burung phoenix mempunyai artefak tentang keberadaan pemimpin agung mereka.
"Yi kau akan kemana ??"tanya bingbing saat melihat yi yang berdiri dari duduknya.
"Aku ingin mendatangi kediaman klan vermilion"jawab yi.
"Gege bodoh !!!... kau harus punya alasan yang pasti... aku tak ingin didisiplinkan kakekku lagi karena tahu bahwa aku masiy berteman denganmu !... apalagi kau !!"desis zhe ze sembari melirik long feiyi sadis.
"Biar aku saja yang mendatangi artefak itu"lanjut zhe ze sopan pada yi.
"Baiklah kami akan menunggumu"jawab Yi yang langsung duduk kembali.
Setelah kepergian zhe ze, mereka saling membagi tugas masing-masing dan kemudian hilang. Di kamar yuan, hanya tersisa hui dan bingbing yang sedang berusaha menekan racun ditubuh yuan. Terlihat tangan agung itu mulai mengeluarkan urat-urat hitam yang menonjol.
"Bagaimana ini suamiku ??"tanya bingbing khawatir.
"Tenang bing'er, yuan takkan selemah itu kau ingat dia bukan seorang immortal biasa melainkan ia yang agung yang memimpin ketiga dunia ini"ucap hui berusaha menenangkan bingbing.
"Tapi tapi bagaimana dengan Permaisuri agung ?? Bukankah mereka terikat sumpah janji abadi ??... bagaimana keadaan permaisuri agung sedangkan yuan terluka parah seperti ini ??..."ucap bingbing mulai meracau.
"Diam"desis yuan dengan suara dingin.
Yuan yang setengah sadar mendengar semua yang dikatakan bingbing dan hal itu lebih dari cukup membuatnya sangat-sangat marah mengingat sumpah janji abadi itu, jiwa so ah tidak terikat padanya.
bingbing dan hui hanya terdiam mendengar nada bicara yuan yang terdengar penuh penekanan mengancam itu. mereka tak tau apa yang tengah dipikirkan kaisar agung ketiga dunia itu.