The Great God's Eternal Love To Empress

The Great God's Eternal Love To Empress
Chapter 201



"Yang mulia permaisuri, bolehkah aku bertanya" tanya rou shi pelan-pelan.


Ia saat ini melihat permaisuri yang tengah duduk menghadap jendela, terlihat menikmati pemandangan lembah utara dalam diam. Ia terlihat enggan untuk mengganggu ketenangan tuannya tapi pertanyaan dipikirannya selalu berusaha untuk mendobrak keluar.


"Apa yang ingin kau tanyakan ??"tanya so ah lembut, ia menoleh melihat kearah dayangnya.


"Itu, apakah anda yang memberikan kekuatan spiritual anda kepada hamba untuk membakar habis semua mahluk itu"tanya rou shi perlahan-lahan. Ia sebagai roh spiritual antara percaya dan tidak percaya karena aura manusia dari tuannya, tapi sisi lain pikirannya berkata ia harus memastikannya.


So ah terdiam, ia tak menjawab pertanyaan dayangnya.


Apa yang ia pikirkan ??.. ia hanya seorang manusia biasa tanpa kekuatan apapun, jadi bagian mana yang bisa ia sebutkan membantu dayangnya walaupun pada kenyataannya ia tak menolak fakta bahwa pikirannya secara tidak sengaja yang memerintahkan api itu untuk menjadi lebih besar.


"Aku juga tidak tahu"sahut so ah kemudian.


Rou shi hanya terdiam mendengar jawaban tuannya, api yang ia miliki sangat kecil kemungkinan bisa melahap banyak mahluk dan ia bodohnya baru ingat dan menyadarinya beberapa waktu yang lalu.


"Bagaimana dengan keadaan orang-orang itu ??"tanya so ah pada rou shi.


"Mulai membaik yang mulia, tetapi mereka masih belum tersadar itu mungkin karena kekuatan spiritual mereka yang belum stabil"sahut rou shi.


"Belum stabil ??"tanya so ah.


"Apakah itu sangat berpengaruh buruk bagi mereka ??"tanya so ah lagi.


"Benar yang mulia, dan tempat ini bukan tempat yang cocok bagi tubuh immortal seperti mereka karena weida de tianghuang telah menyegel aliran spiritual alam di dalam gua kristal karena dengan begitu tanaman ditempat ini tetap tumbuh dan abadi"ucap rou shi.


"Tubuh mereka lebih cepat membaik jika berada didunia atas atau tempat suci yang mulia dan juga mereka bisa memakan sesuatu yang memilik esensi spiritual alam selebihnya hamba tidak mengetahuinya"ucap rou shi lagi.


So ah terdiam.


"Satu percikan dan hal itu membakar hal yang lain"ucap so ah lirih.


Ia memandang langit bersalju diatas sana, terlihat biru dan putih terang. Sangat indah dan damai, tapi juga sepi.


Ia sangat ingin bertemu kedua buah hatinya.


Disisi lain, cheng rou dan wan yao yang berada didua tempat berbeda tapi dengan tugas yang sama yaitu mencari informasi tentang keadaan dunia atas.


"Ugh"desis cheng rou yang saat ini tengah memuntahkan darah hitam dari mulutnya.


Ia dengan tangannya bertumpu pada pohon yang berada disampingnya serta tangan lain yang menahan luapan darah hitam keluar dari dalam mulutnya, cheng rou menghela nafas berat.


"Cih"cheng rou mendecih saat melihat telapak tangannya yang bernoda darah, dengan sekali kedipan matanya bekas darah yang terkena pakaian serta tangannya bersih. Ia langsung kembali melanjutkan perjalanannya, kembali menuju gunung utara.


Ia harus lebih dulu menghisap darah dengan aroma spiritual menyegarkan itu, kemungkinan besar pemilik darah itu sangat langka di ketiga dunia.


Untuk kebangkitannya, ia harus melakukan segala cara !!!... apapun itu !..


Sedangakan itu, wan yao dengan kemampuan khususnya kini dengan lihai merubah dirinya sendiri menjadi seekor burung.


Burung dengan helai bulu hitam itu terbang menuju kedunia atas, ia dengan kemampuan khususnya bisa dengan mudah beradaptasi dengan cahaya dari dunia atas.


Kelima daratan mengambang terlihat indah mulai memasuki pandangannya.


Wan yao menyipitkan matanya melihat ada sesuatu yang lain diantara kelima daratan itu.


Tabir pelindung ??..


Kenapa ada tabir besar didalam tabir pelindung dunia atas ??, pikir wan yao sedikit aneh.


Ia berputar dan terbang menuju kesalah satu daratan dunia atas yang paling dekat dengan daratan istana kekaisaran.


Wan yao merasakan banyak keanehan dengan dunia atas, ia tak pernah merasakan atau melihat daratan dunia atas yang makmur dan penuh kebahagiaan itu menjadi sepi.


Wan yao yang ingin terbang keistana kekaisaran dunia atas, ia tak bisa menyebrangi tabir kuat yang telah dipasang kaisar agung.


"Ada penyusup"desis long dingin.


"Kalian !!!... menyebar dan cari tikus itu !!!"perintah long tegas.


Terlihat sinar mata kosong terpancar jelas dari tatapan mata long begitu juga dengan para prajurit yang kini tengah ia perintahkan untuk mencari penyusup itu.


"Apapun yang terjadi jangan biarkan penyusup itu lolos"desis long dingin.


Pemimpin klan kura-kura hitam itu terlihat kembali memperkuat tabir yang telah ia buat dikelima daratan, khususnya untuk dua daratan utama, ia melapisi banyak tabir disana.


Dentuman keras terdengar diantara ketiga daratan lainnya, ia bisa melihat dari kejauhan para prajurit pilihannya telah menemukan penyusup itu.


Long dengan cepat melesat mendatangi tempat pertarungan antara penyusup itu dan para prajuritnya.


Wan yao yang tak sengaja masuk kedalam jaring spiritual yang sengaja long pasang di kelima daratan besar dunia atas mendecak kesal. Lelaki dari dunia bawah itu mulai merubah bentuk tubuhnya dan bertarung dengan banyak pasukan dunia atas yang mulai menyerangnya dari berbagai arah.


Bummm....


Krakkk....


Dahan-dahan pohon disekitar pertarungan itu hampir sepenuhnya patah dan hancur, daratan yang menjadi tempat bertarung mereka menjadi bergetar keras dengan suara gemuruh.


Disisi lain, yuan merasakan getaran pertarungan itu. Ia tahu ada mahluk lain yang tengah mengintai kekaisarannya hingga kedua alisnya berkerut halus.


Dunia bawah ?!!...


Yuan menghilang dengan cepat, ia mendatangi tempat dimana pertarungan itu terjadi.


Long yang ikut serta dalam pertarungan tak memiliki belas kasihan lagi begitupun dengan seluruh pasukan yang ia bawa. Sebagian dari pasukan prajurit dunia atas banyak yang terluka parah dan bahkan mati karena bertarungan dengan musuh asing dihadapan mereka.


Wan yao yang tubuhnya telah dikelilingi sulur hitam beracun menyerang seluruh pasukan dunia atas dengan membabi buta dan tanpa ampun, di tempat lain terlihat sosok berjubah hitam yang berkeringat dingin dalam kegelapan dunia bawah.


Sulur hitam raksasa itu memutar liar dan bergerak melemparkan duri-duri mereka hingga mencap tajam dibeberapa titik tubuh para prajurit dunia atas yang tak sempat untuk menghindarinya.


Lengan long yang tak sengaja terkena racun itu langsung berubah warna menjadi ungu kehitaman karenanya tangan kirinya lumpuh. Tapi, ia masih memasang ekspresi kosong karena pengaruh dari yuan begitu juga dengan seluruh pasukan dunia atas.


Seluruh pasukan dunia atas termasuk long mengelilingi sulur-sulur itu dengan menjaga jarak aman diantara mereka. Wan yao yang melihat para mahluk dunia atas mengantisipasi dirinya sendiri merasakan euphoria kesenangan.


"Hahahahahahahaha"tawa wan yao terdengar keras dan menghina, tapi tetap saja hanya tawa gila melengking yang terdengar didaratan itu karena seluruh pasukan dunia atas ada dibawah kendali kaisar mereka.


Wan yao terdiam, ia melirik seluruh pasukan yang mengepungnya dengan pandangan aneh sekaligus curiga.


Apa-apaan ini ?!!!!, pikir wan yao.


Ia melihat dengan jelas tatapan mata kosong dengan wajah tanpa ekspresi yang terpantul jelas di wajah para pasukan dunia atas itu, matanya dengan jeli melihat kearah jenderal dunia atas yang ekspresinya juga tidak jauh berbeda dengan ekspresi pasukannya.


Wan yao bergerak waspada begitu juga dengan sulur beracun yang kini tengah ikut bergerak gelisah melindungi tuan mereka.


Sesuatu yang besar telah terjadi dikekaisaran ini dan dunia bawah tidak mengetahuinya ?!!... kini ia mengerti kenapa banyak tabir penghalang yang dibuat dilima daratan besar didunia atas, dan yang lebih aneh lagi kenapa seluruh pasukan dunia atas menjadi boneka hidup ??!!...


Bedebah busukk !!!...


Ia telah masuk dalam jaring jebakan !!!


Bagaimanapun caranya aku harus pergi dari tempat ini !!!..