
Disisi lain, tubuh milik kaisar agung dunia atas kini tergeletak di tengah-tengah lubang besar, sebagian hanfu hitamnya terlihat koyak dan memperlihatkan dada bidangnya dengan kulit pucat. Darah sedikir membasahi sisi mulut kaisar agung dunia atas yang tengah tak sadarkan diri itu.
Yi dan long terpaku ditempat mereka saat melihat bagaimana tubuh itu tak bergerak seincipun dari tempatnya.
Apa yang telah terjadi !!...
Bel tanda peringat seakan memperingatkan mereka dengan keras, Yi dan long membawa tubuh milik kaisar agung kedunia atas, mereka berdua secara diam-diam membawa tubuh itu menuju kamar naga agung.
"Long, panggil bingbing"ucap yi tegas.
"Baik"ucap long, lelaki itu langsung pergi menuju ke kediaman klan harimau. Semakin cepat ia sampai itu semakin baik, tanpa menarik perhatian apapun long dengan cepat menuju ke kediaman klan.
Yi dengan cepat mengganti pakaian milik yuan yang sudah tidak layak lagi disebut pakaian.
Ia merasakan aura dari inti spiritual milik kaisarnya ini terus melemah dan melemah, seakan-akan jika tertiup sedikit angin saja inti spiritual itu akan hilang. Setelah memakaikan pakaian yang layak, yi membuat barier pelindung berlapis disekitar kamar naga.
Saat long datang ke kediaman klan harimau, ia langsung menuju ke kediaman utama yang ditempati hui dan bingbing.
"Kenapa kau seperti orang gila, long ??"tanya bingbing.
"Ada darah di jantungku, tolong obati"sahut long, mata lelaki itu menatap waspada sekeliling mereka.
Kalimat yang keluar dari mulutnya ada sebuah kode yang hanya mereka sendiri yang tau maknanya, dan saat-saat genting mereka hanya akan mengeluarkan kode itu.
Mata bingbing dan hui langsung terbelalak kaget.
"Dimana ??"tanya bingbing.
"Ayo, ini sangat parah... aku juga harus meminta berkah dari yang mulia agung"jawab long lagi.
Hui dan bingbing mengangguk satu sama lain.
"Ada apa ini ??"tanya hui.
Mereka berhenti dan melihat cuaca disekitar mereka yang mulai menggelap, seakan badai akan turun.
"Badai akan turun ??"tanya long bingung, ini pertama kali dalam hidupnya selama ribuan mengetahui bahwa hal yang terjadi di sekitar kekaisaran dunia atas bahwa badai besar akan datang.
"Diam !!... apakah kau idiot hah !!"bentak bingbing galak, bingbing tak pernah mendengar dan melihat ada sebuah badai atau bencana lainnya datang di kekaisaran dunia atas kecuali jika sang kaisar agung membuat sebuah janji setia abadi, memang langit akan menggelap dan banyak petir indah yang saling melilit satu sama lain dengan mengerikan tapi tidak semengerikan seperti saat ini.
Tapi ucapan long itu tepat sasaran.
Angin kencang datang dari langit yang terus menghitam, disertai ribuan tetes air hujan yang menyerbu daratan kekaisaran dunia atas. Segala hal nampak sangat kacau, para mahluk dunia atas saling melindungi diri mereka masing-masing.
Gemuruh petir terdengar hingga tempat yang kini mereka injak ikut bergemetar.
"Idiott !!... cepat panggil bala bantuan dan lindungi apa yang bisa dilindungi"ucap bing bing menyadarkan kedua lelaki yang masih bingung dengan keadaan disekitar mereka.
Hawa disekitar mereka turun drastis saat angin mulai berhembus dengan keras. long mulai membuat sebuah tabir raksasa dengan kekuatannya, tampak keringat dingin memenuhi keningnya.
"Tahan long..."ucap bing bing.
Hui yang telah pergi terlebih dahulu ke pusat kekaisaran, ia tak gentar saat kilatan petir terus bergema.
Kekaisaran dunia atas yang telah lebih dulu dilindungi kubah besar pelindung yang memang sengaja yuan pasang berefek besar, karenanya tak satu pun bangunan dari kekaisaran dunia atas yang hancur.
Hui masuk dengan tergesah-gesah, ia melihat sosok yi yang tengah sibuk membagi pasukan.
"Apa yang terjadi ??"tanya hui.
"Entahlah... di dunia manusia lebih parah"ungkap yi yang masih fokus pada pekerjaannya.
"Astaga... jangan pikir ini bencana alam tiga dunia ??!!"bentak hui frustasi.
"Entahlah"sahut yi.
"Panggil pasukanmu... kalian adalah pengendali angin"ucap yi.
"Baik"sahut hui cepat.
Hui dengan cepat memanggil para pasukan dari klannya, mereka semua menunggangi harimau bersayap yang berukuran sangat besar.
"BAIKKK"ucap para pasukan.
Yi dan Hui yang sudah berganti dengan baju perang mereka langsung melesat kedunia manusia.
"Apa ini ?"tanya hui.
Mereka pergi ke tempat dimana bencana yang paling parah terjadi dan hal itu cukup mencengakan bagi keduanya.
Gulungan api topan ditengah lautan lepas terlihat kacau dan sangat menakutkan, angin-angin itu membawa gelombang besar air laut. Saling bertabrakan dan terus membentuk angin topan besar berisikan angin bercampur air, terlihat tajam bagai penggiling yang memotong daging hingga *****.
"Ayo !!"ucap hui kepada pasukannya.
Pasukan dari hui yang membawa tunggangan mereka saling berpencar dan membentuk sebuah barier.
Tembakan demi tembakan kekuatan spiritual digunakan demi meredakan bencana besar yang tengah terjadi.
Mereka terus berjuang dengan kejadian didepan mereka.
"Yii ... apakah kau menerima laporan dari pasukan lain ??"tanya hui ditengah-tengah derasnya badai besar angin topan.
"Ya.."sahut yi.
"Apa ??!!.. katakan"tanya hui tidak sabaran.
Lelako itu terus berusaha menjinakkan angin yang bergerak secara brutal dan penuh dengan kekuatan.
"Cihh, siapa bajingan yang mempunyai kekuatan ini !!!"bentak hui frustasi.
Angin topan itu tak berhenti, terus berputar dengan ganas dan seakan menari-nari dilautan luas.
"Tarik pasukan !!"ucap yi.
Hui yang berada disebelahnya langsung menoleh melihat tindakan temannya.
"Kau mau membunuh mahluk-mahluk tak berdosa di bawah sana !!"bentak hui.
"Tidak, jika kita tidak berhenti... kita yang akan mati"sahut yi.
"Apa maksudmu ??"tanya hui.
"Ini bukan bencana"sahut yi.
"Lantas ?"tanya hui.
"Mereka menyambut mahluk yang baru saja hadir di dunia ini"ungkap yi.
"Hahahaha kau jangan bercanda... itu tidak lucu !!"sahut hui.
"Aku mendapat informasi dari bing bing"sahut yi.
Mata hui memelotot kesal saat mengetahui istrinya lebih memilih memberi informasi kepada lelaki lain ketimbang suaminya sendiri.
"Lihatlah"tunjuk yi dengan dagunya.
"Angin ini terlihat ganas dan penuh momentum keras, tapi lihat lagi mereka seakan menari ditengah keganasan itu sendiri"ucap yi.
Hui langsung menatap kejadian didepannya, dimana puluhan angin topan besar saling bertabrakan satu sama lain.
Mereka tak bisa berkata-kata saat melihat perlahan angin topan yang sangat mengerikan itu hilang ditengah amukan air laut, tanpa bekas.
Hui dan yi langsung pergi menuju ke dunia manusia, semua tumbuhan yang tadinya tumbang dan sangat berantakan disana sini bahkan ada yang hancur, secara ajaib tumbuhan itu melebur menjadi serpihan hitam dan menyatu dengan tanah, ditanah itu tumbuh kehidupan baru.
Tak ada manusia yang terluka.
Apa yang sedang terjadi ??!!...
Kenapa kekacauan hanya menimpa kekaisaran agung ??!!...