
So ah dalam dekapannya.
Xuan begitu dingin dan dingin, wajah putih pucatnya begitu sempurna saat sinar redup purnama menyinari wajahnya.
Hanfu hitamnya berkibar lembut.
Ia melihat dingin sosok cheng rou.
Xuan mendatangkan badai besar dengan kilatan-kilatan petir yang menghabisi seluruh binatang buas milik cheng rou. Dan tak hanya itu dia tanpa bicara menghabisi mahluk-mahluk yang akan menyerang pasukan dunia atas tanpa sisa.
Raungan, gemuruh, dan ledakan mengerikan karena kedatangannya membuat seluruh mahluk yang berada dipadang kematian gemetaran ketakutan.
Siapa sosok hitam itu ?!..
Sosok yang dengan begitu mudahnya menghabisi para mahluk buas kuno dalam sekali hempasan.
Cheng rou melihat seluruh binatang buas miliknya mati, tak terima ia merentangkan tangannya dan dari kejauhan ribuan burung buas spirirual kuno dengan berbagai bentuk datang ke padang kematian. dan lagi gemuruh lain datang, sesosok naga iblis mengikuti dibelakang burung buas itu.
Ribuan burung yang datang terlihat begitu penuh dan penuh hingga menutupi langit yang telah gelap bertambah gelap.
Suram.
Mengerikan.
Penuh dengan hawa kematian pekat.
Gemuruh lain datang dari arah yang berlawanan. disana terlihat naga hitam yang bergerak cepat melewati pasukan dunia atas dan dunia bawah, dibawah tubuh yang besarnya.
Naga pelindung dunia bawah atau weida de baohu long dai.
Begerak cepat dan ganas, menggigit dan menghembuskan hawa kematian.
Raungan-raungan hewan buas terdengar mengerikan. Mereka saling bertarungan diatas langit lembah kematian.
Satu berbanding seribu.
Naga pelindung itu dengan ganas menghempaskan seluruh mahluk buas yang datang mendekatinya, dalam sekali hempas tubuh para mahluk buas itu saling bertabrakan satu sama lain.
Bunyi debuman keras mulai memenuhi daratan kematian itu. Tanah bergetar hebat.
Kematian yang dekat terasa di hadapan para pasukan dunia atas. tapi secara tiba-tiba, seluruh pasukan dunia atas yang tersisa. Tubuh mereka seakan ditarik oleh sesuatu dan masuk kedalam formasi spiritual besar.
Formasi pelindung kuno.
Xuan telah membuatnya.
Ia juga menarik mayat-mayat para pasukan dunia atas. Ribuan mayat pasukan telah terkumpul didalam formasi yang telah ia buat. Setidaknya para pasukan itu bisa membawa kembali mayat-mayat itu untuk dikuburkan secara layak di daratan kelahiran mereka.
Cheng rou tertawa terbahak-bahak melihat apa yang telah weida de tianghuang lakukan.
Itu adalah hal konyol. Sangat konyol. Ia tertawa semakin gila.
Dan sejak kapan iblis gila seperti huandi mempunyai hati teratai.
"Tuanku, anda telah kembali", ucap cheng rou lembut.
"....", xuan hanya diam.
Disisi lain, yi yang juga ikut tertarik masuk tak bisa berbuat apa-apa. Ia bersama dengan seluruh pasukan dunia atas kini hanya hisa berdiam diri didalam formasi pelindung.
"Siapa lelaki itu ?!", tanya salah satu prajurit.
"Dia, kaisar pertama", sahut yi pelan.
Seluruh prajurit yang tersisa mendengar jawaban yi, mereka terdiam. Tak mungkin disaat seperti ini jenderal tertinggi bercanda. Tubuh mereka gemetaran hebat. Mereka begitu ketakutan.
Apa yang seorang kaisar pertama lakukan dimasa ini !!!...
Legenda yang mengatakan bahwa sang kaisar begitu jahat, bengis, dan seperti iblis mengerikan itu terbayang jelas diwajah-wajah prajurit dunia atas.
Pasukan dunia bawah, tak terima para pasukan dunia atas bersembunyi didalam formasi itu.
Mereka menyerbu pasukan dunia atas. yang disisi lain, pasukan dunia atas juga telah bersiap-siap menerima serangan pasukan dunia bawah dari dalam formasi. Tapi, sekuat apapun para pasukan itu menyerang formasi pelindung. Itu adalah hal yang begitu sia-sia.
Formasi tetap berdiri kokoh.
Yuan dan zheng bai yang bertarung dengan gila milau menyadari satu hal yang aneh, dan yuan yang pertama menyadari.
Ia melihat tubuh xuan yang menggendong so ah diatas sana.
Amarah merambat naik, ia begitu murka. Tapi, karena kelengahanya itu pedang zheng bai menancap tajam kedalam perutnya.
Yuan menyemburkan darah segar.
Zheng bai menarik dengan keras pedang miliknya. ia menendang tubuh yuan, dan lelaki itu masih bisa bertahan dengan pedang yang menyangga tubuhnya.
Yuan masih berdiri tegak.
Ia takkan terlihat menyedihkan dihadapan bajingan itu.
Xuan menatap dingin cheng rou. tapi, ia bisa merasakan aura spiritual milik so ah mulai kacau. dirinya tahu bahwa ia juga harus menyiapkan hal itu. xuan dengan lembut mengalirkan aura spiritual miliknya, ia berusaha menenangkan kekuatan milik so ah.
So ah membuka matanya.
Ia menatap sosok asing dihadapannya.
"Kau !!", ucap so ah yang terlihat menahan air matanya.
Hening.
"Maafkan aku", ucap xuan lembut. dan benar saja, hanya karena kata itu hati so ah langsung melemah. ia menangis begitu dalam.
"jie jie mu, dia, aku tak bisa mengatakannya", sahut xuan.
saat mereka tengah berbicara, cheng rou marah, ia begitu panas terbakar api melihat kedekatan xuan dan so ah.
"apa yang kau katakan wanita ******", desis marah cheng rou.
"Dia, permaisuri ku, wanitaku, jadi kau tak bisa menggertaknya dengan mulut busukmu", desis xuan dingin.
Disisi lain, yuan tengah melihat situasi. kini tubuhnya sangat-sangat tidak mungkin jika harus bertarung dengan xuan. segumpal darah hitam keluar dari tenggorokannya. yuan, lelaki itu marah karena kelemahannya dan zheng bai terdiam, ia menatap lama diri xuan.
walaupun lelaki itu begitu terlambat untuk melindungi wanitanya bahkan sampai akhir lelaki itu tetap berusaha untuk melindungi wanitanya.
lantas raja ini ?!..
zheng bai menatap altar pengorbanan dimana tubuh jing mei berada.
Ia mengabaikan segalanya, dan berjalan menuju altar itu dengan membawa pedangnya hingga sampai didepan tubuh jing mei.
"Ratuku, mei er, raja ini dikehidupan ini takkan melepaskan jiwamu untuk pergi ketempat lain bahkan tubuh dan abumu adalah milik raja ini, dikehidupan setelah ini, raja ini takkan membuatmu merasakan sakit lagi", bisik zheng bai.
ia bersimpuh didepan tubuh jing mei. lelaki menyentuh lembut jari jemari jing mei, ia meneteskan air mata.
"Mei er, aku begitu kesepian, mei er, mei er, aku akan bersamamu, mei er, maafkan aku, maafkan raja ini, apakah kau bersedia memaafkan iblis keji yang begitu serakah ini, aku rasa kau mungkin begitu lega karena bisa bebas dari ikatan ini", bisik zheng bai lagi. kini suaranya bergetar begitu hebat.
So ah disisi lain melihat jelas bagaimana sosok zheng bai yang terlihat begitu tertekan berada di sebelah mayat jie jienya. Tapi, matanya langsung terbelalak kaget.
Zheng bai mengeluarkan pedang iblisnya.
"turunkan aku !!!", ucap so ah pada xuan.
Cheng rou yang melihat xuan lengah dengan cepat menyerang lelaki itu. xuan yang merasakan bahaya, mau tidak mau melepaskan so ah yang melesat pergi menuju zheng bai.
Terlambat.
Lelaki itu telah menghunuskan pedangnya tepat dijantung inti spiritual miliknya. Tubuh raja kerajaan dunia bawah, terduduk disebelah ratunya.
So ah terdiam. Ia terpaku, hingga tak menyadari cheng rou memerintahkan ular berbisanya untuk menyerang dirinya.
Yuan melihat hal itu, ia menjadikan dirinya sendiri sebagai dinding untuk melindungi tubuh so ah.
"Ugh", desis yuan yang kesakitan.
"Apa yang kau lakukan !!!", desis so ah yang sangat panik.
Tak menunggu lawannya kembali, ular cheng rou kembali menyerang keduanya. xuan dengan cepat pergi menuju kearah so ah dan yuan.
BUMMMM
BUMMMMM
Ekor ular kuno milik cheng rou yang telah kembali tumbuh itu menghantam habis tempat dimana yuan, so ah, dan xuan berada. Cheng rou melihat kesempatan emas dihadapannya ikut serta menghantam ketiganya dengan kekuatan spiritual miliknya. ia tertawa gila.
"MATI"
"MATII"
"HAHAHAHAHAH MATI KALIAN HAHAHAHA...", ucapnya gila.
Asap tebal telah memenuhi sekeliling tempat itu dan menghilang, memperlihatkan satu sosok yang masih berdiri tegak dan dua sosok lain yang berada dibelakangnya.
Yuan tengah dipangku so ah, lelaki itu sekarat.
Ia mengelus lembut pipi so ah.
"Maafkan aku, jika aku menjadi suami rendahan dimatamu", ucap yuan lembut.
So ah terdiam, ia tak bisa berkata-kata. dan saat yuan mengelus lembut pipinya, air matanya lolos.
"jangan menangis, aku ingin kau tersenyum cantik dan agar aku bisa tertidur lebih lelap, bisakah istri kecilku ini mengelus wangye ini", ucap yuan lembut.
Tangisan so ah bertambah deras.
Ya, benar. Ia secara fisik dan sebagai seorang manusia adalah istri sah yuan dan jiwanya terikat adalah milik xuan. tapi, cara dua lelaki itu mencintainya begitu membuat ia begitu menyedihkan.
So ah mengelus lembut kepala yuan dengan satu tangannya yang lain dipegang lelaki itu. dan perlahan lelaki itu memejamkan matanya hingga tangan yang memegang tangan so ah terjatuh.
Tangisan so ah bertambah.
Ia telah kehilangan begitu banyak kehidupan disisinya.
Ia melihat xuan yang bertarung dengan ganas dan brutal. lelaki itu, ia takkan kehilangan xuan. lelaki itu adalah hal yang tersisa disisinya dan kedua harta berharga miliknya yang kini mungkin tengah menunggu mereka.
So ah dengan lembut membawa tubuh yuan ke dekat tubuh jing mei dan zheng bai dengan sulurnya, ia melindungi ketiga tubuh itu.
Ia berdiri dan secara cepat ia bisa merasakan rasa sakit yang menyerang dijantungnya dua kali terakhir ini adalah energi miliknya sendiri.
Aura spiritual kemerahan mengelilingi tubuhnya.
Kehidupan dan kematian dari energi miliknya, ia bisa merasakannya.
Tubuh so ah melayang diatas udara, ia bersama dengan xuan mulai menyerang cheng rou dari berbagai arah.
Cheng rou merasa terdesak, ia menghentakkan tangannya dan gemuruh besar terdengar dari dalam tanah.
Pohon kuno spiritual terbentuk disana. aura kegelapam suram terasa begitu pekat.
"ahahahahaha... aku akan membunuh kalian berdua dan memasukan potongan tubuh kalian kedalamnya", ucap cheng rou kejam.
"Aku adalah Dewi kehidupan diatas kalian semua", ucap cheng rou gila.