The Great God's Eternal Love To Empress

The Great God's Eternal Love To Empress
Chapter 190



Rou shi yang sebelumnya mengikuti jejak yi dan bingbing yang datang kedunia manusia dengan membawa tubuh permaisuri agung yang kini tetap masih belum menemukan kesadarannya itu dengan cepat ikut masuk kedalam rumah tua.


Rou shi dengan aura spiritual tumbuhannya dengan cerdik menipu yi dan bingbing, tanpa mereka sadari rou shi tumbuh menjadi tanaman merambat di samping jendela kamar yang so ah tempati rumah tua itu.


Aura siapa lagi ini ?!!, pikir rou shi saat dari jarak beberapa meter ia merasakan ada aura lain selain aura ketiga mahluk yang berada didalam rumah tua ini.


Tunggu !!!, kenapa prajurit kecil itu mencurigakan ??..,tanya rou shi pada dirinya sendiri saat melihat prajurit kecil yang yi tinggalkan untuk menjaga so ah berjalan kearah mahluk dengan aura gelap asing itu.


Bahaya !!


Rou shi dengan cepat masuk kedalam kamar tua yang kini so ah tempati. sebelum masuk kedalam kamar tua yang tuannya tempati ini, rou shi lebih dulu menghidupkan tanaman kecil dibawahnya untuk mendengarkan ucapan antara prajurit kecil itu dengan mahluk gelap yang masih menyembunyikan dirinya itu.


Tumbuhan yang rou shi berikan perintah perlahan menyelinap diantara dedauan hijau dan menempel dengan cepat diatas rumput-rumput liar kemudian kembali merambat disamping kedua orang yang kini tengah bertemu secara diam-diam.


"Kebetulan macam apa ini ??"tanya cheng rou pada sosok prajurit kecil dihadapannya itu.


Sosok prajurit yang masih belum menunjukkan respon itu hanya diam melihat sosok lain yang tingginya serupa dengannya. Perlahan wajah sosok prajurit itu berubah menjadi wajah cheng rou dan tersenyum sinis menatap wajah lain yang serupa dengannya.


"Dimana rasa sopan mu pada tuanmu ini keh"desis cheng rou pada sosok yang berada dihadapannya itu.


"Bukankah kita sama-sama tuan itu"desis balik sosok yang berada dihadapannya itu tersenyum sini mengejek cheng rou.


"Ya, ya, ya terserah kau... lebih cepat kau mengumpulkan informasi berguna lebih cepat juga kau bergabung dengan tubuh ini... aku bosan dihina para anjing dungu itu"ucap cheng rou malas.


"Apa yang kau dapatkan ??"desis cheng rou dengan tatapan mata yang sudah mulai bersinar dingin menatap sosok lain dirinya.


Sosok cheng rou yang lain mulai menjelaskan apa yang telah ia dapatkan dari dunia atas termasuk semua informasi terkecil di kekaisaran dunia atas termasuk dengan apa yang baru saja terjadi. Cheng rou tersenyum datar mendengarnya.


Faktanya kemungkinan besar naga pelindung itu memang melindungi daratan dunia bawah, itu sangat menguntungkan bagi kerajaan dunia bawah tapi apakah naga pelindung itu juga akan berpihak pada kerajaan dunia bawah ?? Atau mungkin naga pelindung itu mengincar posisi takhta kerajaan dunia bawah ?!.. tidak !!!... tidak akan terjadi !! naga itu harus berada di bawah kakiku, pikir cheng rou tersenyum dingin.


"Siapa yang yi dan bingbing bawa dirumah itu ??"tanya cheng rou pada bagian dari dirinya yang lain.


"Aku tidak tahu tapi kemungkinan besar wanita manusia itu berharga"ucap bagian lain dari cheng rou.


"Wanita manusia itu unik, aroma darahnya sangat membuat energi spiritual yang berada ditubuh ini mati rasa ingin menegak habis esensinya yang berharga langka"ucap cheng rou yang lain dengan tatapan mata mengerikan.


"Diamkan dirimu, jangan membuat ulah"desis cheng rou dingin.


"Jika dia istimewa, aku harus membawa manusia itu kedunia bawah"ucap cheng rou santai.


"Tidak.. jangan... jangan"ucap cheng rou yang lain mulai panik dan ketakutan, suaranya terdengar gemetaran.


"Ck, dasar pengganggu !!!"desis cheng rou dingin, ia langsung memberikan energi spiritualnya ketubuh lain disisinya itu. Sebisa mungkin ia harus mengontrol penuh mahluk dihadapannya itu dengan kekuatannya. Jika sampai ia tak bisa menggenggam mahluk lain yang sama sepertinya kemungkinan besar rencananya akan hancur.


salah wanita ini yang kenapa harus terlahir dengan energi yang serupa dengannya !!... itu adalah haknya atas tubuhnya yang lain.


Rou shi yang kini telah berada didalam kamar tua itu dengan cepat membungkus tubuh so ah dengan suluran akar lembut berbunga. So ah yang terbungkus selimut tebal dan akar merambat itu rou shi nawa kabur kearah lain menjauhi dua mahluk yang ternyata adalah satu mahluk.


Pantat teratai !!!... kenapa ada mahluk bajingan gila lainnya, pikir rou shi frustasi saat melarikan diri bersama tubuh so ah.


"Bagaimana tubuh immortal bisa termakan seperti itu ??"pikir rou shi jijik.


Disisi lain setelah kepergian rou shi dan so ah, cheng rou memerintahkan prajurit kecilnya itu untuk membawa tubuh so ah kepadanya karena tabir yang dipasang yi serta bingbing disekitar rumah itu menghalangi dirinya.


Ia melihat prajurit kecilnya itu dari tempatnya kini, tapi kenapa bedebah kecil itu sangat lama !!...


Cheng rou melihat dingin dan sudah tidak tahan lagi ingin menghancurkan tabir ini jika ia tidak memikirkan lagi resiko apa yang akan terjadi karena tabir ini hancur.


"Apa yang kau lakukan bodoh !!"ucap cheng rou dingin saat ia melihat prajuritnya itu terlihat sedang mencari sesuatu.


Jangan-jangan ??!!..., pikirnya murka.


Ia dengan gila menghancurkan tabir yang telah yi buat untuk melindungi rumah tua itu. Cheng rou dengan paksa masuk kedalam rumah tua itu dengan emosi.


Tak ada siapapun disini !!!...


Sejauh ia melihat tiap sudut ruangan yang sudah tertata rapi ini tidak tercium aroma spiritual dari para bajingan dunia atas itu. Wajah bengkok cheng rou yang marah terlihat saat ia keluar dari rumah tua itu.


Bumm...


Bumm..


Brakk...


Cheng rou dengan kesal menghancurkan rumah tua dibelakangnya hingga menjadi hancur.


"Kemari kau"desis cheng rou dingin.


"Kau masih ingin melawanku !!!"desis cheng rou lagi yang dengan paksa mencambuk sosok yang mirip dengannya itu dan menariknya hingga berada tepat dibawah kakinya.


"Katakan !!!... selain kau dan manusia itu siapa lagi yang berada didalam rumah ini !!"bentak cheng rou dingin, ia menarik kasar dagu prajurit kecil itu hingga mendongak melihatnya.


"Tidak ada"sahut prajurit itu dengan pandangan mata kosong.


"..."cheng rou diam tak menanggapi dan didetik berikutnya ia terbahak-bahak tertawa mengerikan.


"Hahahaha bagus... sangat bagus... kalian berani mempermainkan ratu ini !!"desis cheng rou dingin.


Ia kemudian menyiksa prajurit kecil dihadapannya itu dengan cambuk miliknya hingga tubuh prajurit itu penuh dengan darah segar.


"Lihatlah maha karya ku hahahahaha"ucapnya lagi dengan gila.


Ia dengan dingin memegang kepala prajurit yang wajahnya serupa dengannya, secara perlahan terlihat energi spiritual hitam keluar dari kepala prajurit itu.


Tubuh yang ia serap energi spiritualnya itu lambat laun menunjukkan wujud aslinya yang hanya seorang prajurit dengan wajah tua mengerikan.


"Ahhh... lezatt..."ucap cheng rou sembari menghirup udara disekitarnya.


"Aku harus tetap muda dan cantik... hmm siapa lagi yang cocok hmmm sejauh ini hanya tubuh ini ahh iya wanita manusia itu hihihi"desis cheng rou sembari bersenandung dingin.