The Great God's Eternal Love To Empress

The Great God's Eternal Love To Empress
Chapter 55



Yi yang dengan cepat turun kebumi dan langsung mengumpulkan keempat bawahan kepercayaannya.


"Apakah kalian menemukan sosok yang menerobos diam-diam itu ??"tanya yi pada keempatnya.


"Maafkan hamba yang mulia akan tetapi hawa keberadaan dari penyusup itu sangat tipis dan langsung menghilang dengam cepat"jawab salah satu dari mereka.


"Kalian cepat cari tahu .... dan jangan lupakan keselamatan yang mulia permaisuri"perintah Yi dan langsung melesat menuju kediaman Qi Rui Wang.


Dalam pikirannya yi hanya bisa berspekulasi dengan kemampuan sosok penyusup itu. Apakah aku harus menemui Yuan ??...dengan masalah semalam saja sudah cukup membuat ia meneleti dengan gila tapi bagaimana jika lelaki itu mengacuhkan segalanya lagi yang berakhir dengan membantai seluruh manusia disini dan baru menemukan penyusup itu. Kenapa semakin hari isi kepala nya seakan mau pecah !!!... batin Yi diam-diam mengeluh.


Yuan yang sudah sampai dikediaman jenderal hanya diam didalam perpustakaan keluarga. Semalam ketika sudah sampai dikediamannya ini dirinya langsung mendatangi so ah, ia yang duduk disamling wanitanya melihat wajah  terlelap itu sedikit mengobati sisi warasnya akan tetapi ketika ia melihat bagaimana so ah yang meringkuk seakan melindungi janin yang ada didalam perutnya, hatinya terasa masam.


Bertepatan saat itu yi datang kepadanya membawa sebuah laporan penting dari dunia atas.


"Apa ??"tanya Yuan.


"Apakah kita tidak berpindah tempat ??"tanya Yi melirik kearah ranjang yang tertutup dibelakang Yuan.


"Tidak... ia takkan terbangun"jawab Yuan lagi.


"Dunia bawah mulai menyiapkan prajurit untuk berperang melawan kita dan didunia atas para raja dan ratu menuntut kehadiranmu karena masalah yang terus dibuat oleh kaum dunia bawah"ucap Yi.


"Baiklah jika itu mau mereka, mulai sekarang kau harus melatih para ksatria dan prajurit.... aku takkan kedunia atas sebelum mengurus sesuatu yang ada didalam tubuh istriku"jawab Yuan dingin.


"Sesuatu ??... bukankah yang mulia permaisuri mengandung benih yang agung ?? Apakah akan diadakan upacara imortal untuk yang mulia permaisuri ??"tanya Yi pada Yuan yang hanya memantulkan wajah tanpa ekspresi.


"Jangan bilang kau akan mengorbankan calon anakmu !!"tanya Yi lagi.


"Sejak kapan kau menjadi banyak bicara..."potong Yuan sinis.


"Ohhh maafkan saya yang mulia kaisar agung"kata Yi dengan suaranya yang tegas.


"Didalam perutnya bukan anakku..."jawab Yuan dingin.


"Apa ?"jawan Yi tak percaya.


"Jangan bercanda yuan... selama kau tak ada ataupun kau anda aku menjaga yang mulia permaisuri tak pernah melihatnya bersama pria lain kecuali dirimu sendiri ...."kata Yi lagi.


"Dan bagaimana mungkin ??"lanjut Yi lagi.


"Waktu itu tubuhku diambil alih Xuan dan yang bersama so ah adalah xuan... itu bukan anakku tetapi anak xuan karena jiwanya yang mengubah tubuhku menjadi tubuh seutuh miliknya"jawab Yuan dingin.


"Tapi tetap saja ini tubuhmu..."jawab Yi tegas.


"Entah kenapa tubuh ini bisa menjadi dua tubuh yang berbeda karena dua jiwa yang berbeda... tapi tetap saja aku merasa ini bukan tubuhku karena keberadaan xuan yang ada didalam diriku"jawab Yuan lagi.


"Jadi apa yang akan kau lakukan ??"tanya Yi berusaha meneliti dan mencerna perkataan dari kaisar sekaligus temannya.


"Membunuh bibit jahat itu sebelum tumbuh lebih besar"ucap Yuan dingin tanpa ekspresi.


So ah yang sedari awal terus saja berpura-pura tidur dan mendengarkan semua perkataan dari yuan, ia menjadi sangat terkejut sekaligus kesakitan.


Xuan ??..


Apakah didalam tubuh suaminya terdapat dua jiwa ??...


so ah yang bangun dari tidurnya langsung bergegas pergi menjauh dari suaminya. Walau ia tau yuan sudah pulang tapi ia lebih memilih berpura-pura tidak tau akan keberadaan lelaki itu.


Dan sekarang ia yang berada didalam kereta kediaman hanya bisa terduduk diam memandang hampa jalanan dari balik tirai putih tipis jendela kereta yang ia duduki ini.


Para rakyat kerajaan Qi berbaris di sisi kanan kiri jalanan ibukota menjajakan barang dagangan mereka dengan para pembeli serta pengunjung yang salinf menawar harga barang. Ia juga melihat anak-anak kecil yang berlarian kesana kemari dengan senyum-senyum tanpa dosa diwajah polos mereka.


Andaikan saja semua berjalan bahagia seperti itu.... pikir so ah menatap kosong suasana didepan matanya ini.


Kereta kuda semakin menjauhi hiruk pikuk jalanan ibukota dan membawa so ah pulang menuju kediaman Qi Rui Wang.


Zheng bai diam-diam mengikuti kereta yang so ah naiki, mata zheng bai menatap kediaman Qi Rui Wang dengan tatapan mata yang tertarik karena sebuah portal pelindung yang sangat amat kuat melindungi seluruh kediaman. Ia sendiri saja bahkan tidak bisa memasuki dengan asal portal ini.


Siapa yang membuat portal ini ??...


Ahaha apakah mungkin karena dua portal pelindung itu memang sengaja di buat untuk melindungi aroma wanita itu jadi tidak ada yang bisa mengetahui keberadaan wanita itu.


Tapi siapa wanita itu ....


Aroma sangat berharga berarti dirinya adalah orang yang  berharga juga bukan ....


Hahahaha keberuntungan ada dipihakku ....


Wanita itu bisa menjadi alat perang ...


Zheng Bai tersenyum senang dan langsung bergegas pergi dari kediaman Qi Rui Wang dengan cepat.


Saat ia berada ditengah jalan, keempat bawahan Yi menghalangi jalannya.


"Kenapa bawahan dunia atas ada disini ??"tanya Zheng Bai sambil tersenyum meremehkan.


"Dan kenapa juga raja dunia bawah menginjakkan kaki tengah dunia manusia"jawab Yi yang baru saja sampai dan mengisyaratkan keempat orang kepercayaannya itu untuk mundur.


"Hahaha bukankah ini keberuntunganku yang kedua kali karena bisa bertemu dengan raja rubah terhormat yang baru saja diangkat"jawab Zheng Bai lagi tersenyum sinis.


"Apa mau anda yang mulia ??... "desis Yi dingin.


"Ahh ternyata sang rubah terhormat mulai menunjukan taring hmm apakah kau merasa terancam karena aku memasuki wilayahmu ??"tanya Zheng Bai santai sambil melirik ke arah sampingnya, arah dimana kediaman Qi Rui Wang berada.


"anda banyak berkhayal terlalu tinggi yang mulia"ucap Yi lagi sembari tersenyum dingin mengikuti arah pandang Zheng Bai.


"Jadi apakah yang anda simpan disana ??"tanya Yi lagi dengan tatapan mata yang tertarik.


Zheng Bai diam-diam was was dengan apa yanh dikatakan Yi, apalagi tatapan mata dewa rubah itu yang mengikuti lirikannya. Cih apakah aku sedang ditipu ??!!... batin Zheng Bai kesal.


"Hahaha harusnya aku yang bertanya padamu rubah..."jawab Zheng Bai tersenyum meremehkan.


"Aku hanya penasaran kenapa ada portal pelindung besar disini..."tanya Yi dengan mimik muka santai melihat kesegala sudut bangunan kerajaan Qi. Yi dengan licik memanipulasi pikiran Zheng Bai karena ia sudah tau bahwa raja dunia bawah ini sudah mencium aroma dari tubuh permaisuri dunia atas yang memang sangat menarik bagi kalangan dunia bawah. Sebagai keturunan dewa rubah sudah menjadi keahlian yang mendarah daging untuk mengecoh kembali lawannya yang curiga dan sekarang zheng bai tak luput dari permainan siasat kata Yi.


Yi melirik keempat jenderal kepercayaannya dan mereka langsung mengangguk samar kemudian melesat pergi diikuti dirinya sendiri.


"Cihh dasar rubah terkutukk !!!!... kau kira aku bodoh hah bisa terjebak dalam jebakan bodohmu cihh...."desis Zheng Bai marah dan langsung ikut melesat keluar portal menuju kearah hutan kematian tempat wanita iblis beracun itu berada.