The Great God's Eternal Love To Empress

The Great God's Eternal Love To Empress
Chapter 194



Yi, Bingbing dan Zhe ze yang telah berada didunia manusia, mereka dengan cepat pergi ketempat dimana yi menaruh tubuh so ah dan juga prajurit yang menjagannya. Hui yang diam-diam juga mengikuti ketiganya, sedikit demi sedikit mulai penasaran dengan apa yang akan ditemuinya.


Hancur.


Rumah tua dihadapan mereka telah hancur dan tak terbentuk lagi, dan karena perbedaan waktu antara dunia atas dan dunia manusia sebagian kayu dirumah itu telah hancur sepenuhnya.


"Apa yang telah terjadi disini ??"tanya bingbing kaget.


zhe ze terdiam melihat tempat dihadapan mereka yang tidak berbentuk lagi dengan pandangan tajam ia mengedarkan tatapan matanya.


"jie jie, apakah itu manusia yang kalian cari ??"tanya zhe ze pada bingbing, ia menunjuk satu tempat paling dalam disudut luar rumah tua itu.


bingbing dan yi langsung ikut mengarahkan pandangan mereka diarah dimana zhe ze menunjukkan tangannya. yi dan bingbing yang melihat ada sesosok tubuh tergeletak sontak saja langsung pergi menuju sosok yang terbaring telungkup itu.


Saat yi membalikkan tubuh itu, terlihat sosok asing dengan kondisi tubuh mengerikan yang sebagian tubuhnya telah mengering dan sebagian lagi telah membusuk.


"tidak mungkin"ucap bingbing, ia tak tahan melihat kondisi manusia dihadapannya itu hanya bisa memalingkan wajahnya.


"tidak, itu bukan dia"sahut yi tenang dan dingin.


Ia memperhatikkan sekeliling mereka, disekeliling tempat ini telah ia pasang tabir pelindung berlapis, jika bukan satu orang dengan kekuatan diatasnya tabir pelindung yang ia buat takkan bisa dihancurkan tanpa bisa ia ketahui jika tabirnya hancur dan sekarang tabir pelindung disekeliling rumah ini telah hancur dan menghilang sebelum ia menyadarinya.


Siapa orang yang berani menghancurkan tabir ini ??!!


Yi mulai merasakan sesuatu yang lebih buruk akan terjadi.


Tapi sejak kapan tabir ini hancur ??...


Tidak jauh dari tempat mereka berada, Hui merasakan ada sesuatu yang tengah mengincar mereka mulai mendekat. ia dengan lincah melompat keatas sebuah pohon besar dan langsung terhenyak saat melihat para pasukan dari dunia atas tengah mengepung mereka.


Apa-apa ini !!!!!


"kaliann !!!.... cepat larii sejauh mungkin dari tempat iniii !!!"teriak hui pada yi dan bingbing serta zhe ze yang masih belum sadar akan situasi mereka.


"bedebah busuk !!!"ucap hui marah.


Ia tahu kenapa yuan memerintahkannya agar ia harus menunggu mereka terlebih dahulu pergi kedunia manusia agar keduanya tak curiga tapi firasatnya lebih mengatakan ada sesuatu yang tidak baik akan terjadi disana.


Kenapa yuan ingin melenyapkan istrinya dan yi ??!! dan bahkan disana ada zhe ze. Hui langsung bergegas pergi menyelamatkan istrinya.


Disisi lain, Yi merasakan sinyal peringatan bahaya datang dari segala arah. Ia dengan dingin melirik dan tersentak kaget saat mendengar suara yang ia ketahui berasal dari hui.


"Jangan-jangan !!!"pikir yi dingin.


Sekarang ini karena ia telah hampir menghabiskan sebagian besar kekuatan spiritualnya, ia harus menelan mentah fakta bahwa ia tengah berada pada posisi lemah tapi tidak dengan insting bertarung miliknya yang telah terbiasa menerima dan bertarung dengan banyak musuh.


"Cepat !! Kita harus melarikan diri dari tempat ini"ucap yi pada bingbing dan zhe ze.


"Apa yang terjadi ?? Suara  tadi apakah itu Hui ??!"tanya bingbing.


"Tidak ada waktu lagi, kita harus menyelamatkan diri"ucap yi.


Mereka dengan cepat pergi dan tanpa suara menaiki burung spiritual yang telah zhe ze panggil, saat mereka telah sampai diatas ketinggian.


Yi, Bingbing dan juga zhe ze tersentak kaget melihat banyaknya prajurit dengan zirah khas dari kekaisaran dunia atas tengah mengepung mereka.


"Ini gila !!!"desis yi dingin.


"Apa yang yuan pikirkan ??!!"ucap bingbing tak percaya.


Kini dibawah mereka banyak prajurit dari kekaisaran mereka sendiri dan dengan senjata lengkap yang bersiap akan menepung mereka. Tak sampai disitu saja semua pasukan yang menyerang mereka bisa melihat burung spiritual tunggangan zhe ze terbang tepat diatas mereka.


"Yi ge, bing jie berlindungg !!!"teriak zhe ze yang berada di leher burung tunggangannya itu pada dua orang dibelakangnya.


"Tidakk !!... itu Hui... lihat itu Hui"ucap bingbing yang kaget saat melihat suaminya tengah membantai para prajurit kekaisaran mereka sendiri.


Yi mengangguk pada bingbing dan ia dengan cepat mengeluarkan rantai spiritual, yi dengan gesit menarik tubuh hui dengan cara mengikatkan rantainya pada tubuh lelaki itu.


Zrraaakkk...


Tubuh hui menggantung bebas diudara, dari bawah Hui dengan panik memberikan sinyal bahaya pada zhe ze.


"LARIIIIII !!!!... CEPATTTT !!!... MENJAUUHHHH!!!"teriak hui keras.


Mata yi yang dingin langsung goyah saat merasakan gelombang kejut besar yang tepat berada dibelakang mereka.


Serangan ini !!!...


Yi dengan gila duduk dibelakang zhe ze, ia dengan kuat menarik rantai spiritual tunggangan zhe ze kearah samping mereka hingga suara ledakan besar terdengar tepat disisi lain.


Bummm...


Krakk...


Bingbing berdiri terpatung melihat sisi lain mereka yang kini telah membentuk kawah besar memanjang yang menghancurkan hampir separuh dari hutan lebat ini.


Pohon dan segala sesuatu yang dilewati angin penyerang itu hancur tak bersisa, hanya tanah dengan lubang kawah besar yang tersisa mengepulkan asap besar.


Hui yang berada dibawah burung tunggangan zhe ze dengan cepat naik keatas burung raksasa itu.


"Istriii"ucap hui yang langsung disambut pelukan dari bingbing.


"Apa yang telah terjadi ??"tanya bingbing.


"Kita harus pergi terlebih dahulu dari tempat ini, semakin jauh semakin baik"ucap hui pada akhirnya.


Yi dengan cepat langsung menerbangkan burung tunggangan milik zhe ze menjauhi tempat dibelakang mereka ini.


"Apakah kau gila ?!!.."ucap bingbing tak percaya atas ucapan suaminya.


"Bagaimana dengan hui lan ?!!"desis bingbing.


"Kita harus kembali kekekaisaran"lanjut bingbing lagi.


"Tidak bisa"ucap yi dingin.


"Kau.. bagaimana kau tak berfikir !!.. anakku masih muda"ucap bingbing mulai panik.


"Dengarkan aku dulu !!!..."bentak hui pada istrinya.


"Aku telah menyembunyikan hui lan di wilayah kerajaan manusia, ia takkan terhembus oleh siapapun"ucap hui pada bingbing.


"Tidak juga yuan !!"lanjut hui lagi.


"Jangan katakan bahwa yuan yang berada dibalik semua ini ??!"tanya bingbing emosi.


"Aku tak bisa meyakinkan bahwa ini adalah perbuatan yuan tapi..."ucapan hui terpotong oleh ucapan yi yang sontak saja membuat mereka semua terdiam.


"Yuan ini adalah perbuatan yuan"desis yi.


"Apa yang membuatmu yakin bahwa yuan ingin membunuh kita ??"tanya zhe ze pada  yi.


"Dia ingin melenyapkan kita dan mengambil semua inti spiritual milik kita, tak ada inti spiritual yang bisa memuaskan nafsunya atas racun ular kuno itu"ungkap yi.


"Yuan yang kita lihat kini bukanlah yuan yang dulu, racun ular kuno itu telah membangkitkan hasrat yuan yang lain"ucap yi.


"Jadi maksudmu yuan ge..."ucapan zhe ze terpotong karena para prajurit kekaisaran dunia atas mengejar mereka.