
Bummm...
Bummm...
Krakk...
Di kediaman milik klan harimau, Bing bing dan Hui langsung keluar dari dalam kediaman klan mereka begitu juga dengan semua mahluk yang berada disana.
Seluruh mahluk dari kekaisaran dunia atas keluar dari dalam kediaman mereka karena guncangan dan getaran keras yang jarang terjadi didaratan kekaisaran dunia atas.
"Apa itu, niang ??"tanya hui lan pada ibunya.
Bing bing hanya terdiam atas pertanyaan anaknya, ia melirik suaminya yang juga terdiam akan pertanyaan putra kecil mereka.
Lonceng besar tanda peringatan berbahaya mulai terdengar setelah jatuhnya bola-bola api raksasa itu dan diikuti kembali hujan bola-bola besar lainnya yang menghantam pecah lapiasan tabir pelindung besar milik istana kekaisaran dunia atas.
Gaungan lonceng yang mulai bersahutan dan getaran dari bola raksasa asing itu membuat keadaan kacau. semua mahluk kekaisaran dunia atas ketakutan.
Tengg...
Tenggg...
Menara lonceng tertinggi di kekaisaran itu long pukul dengan kekuatan spiritualnya dan ia langsung pergi melesat menuju ke kediaman klan harimau.
"Long, apa yang terjadi ??"tanya bing bing.
"Tak ada waktu untuk menjelaskan, tapi seluruh mahluk disini aman"ucap long.
"Aman ?!!... bodoh !!... jangan bercanda disituasi seperti ini"bentak hui kasar.
"Tidak, aku berkata benar..."sahut long.
"Kita harus cepat membantu yi"ucap long lagi.
"Yi, kenapa ??... ada apa ??"tanya bing bing.
"Tidak ada waktu lagi, ayo cepat"ucap long.
Long dengan cepat menyebar pasukan kekaisaran yang ia bawa untuk membawa semua mahluk kekaisaran dunia atas ketempat dimana tabir pelindung yang ia buat berada.
Bumm...
Bumm...
Krak..
Dentuman-dentuman api merah terus menerjang yi dengan ganas, begitu juga dengan bangunan-bangunan yang berada disekitar istana kekaisaran ikut bergetar keras.
"Bedebah busuk !!!..."umpat yi kesal, seluruh bola api raksasa itu hanya menyerang serta menghujaninya dan ia hanya bisa bertahan ditempat karena jika ia pergi atau melangkah dari tempatnya kini mungkin saja tempat lain akan terkena imbasnya. ia sudah mencobanya dan ternyata dugaannya benar, bola api ini hanya menyerangnya.
Yi melihat air danau dibawahnya yang kini telah mendidih menjadi lava panas karena hujan bola api ini. Ia juga melirik tubuh permaisuri yang masih tetap berada dibelakangnya serta prajurit kecil yang ia tugaskan untuk menjaga permaisuri.
Dimana bala bantuan ??!!, pikir yi.
Jika ia terus membuang bola api ini ke laut terlarang ataupun dimensi lain itu sama saja ia hanya menghabiskan kekuatan spiritualnya karena kekuatan teleportasi ini.
ia tidak ingin menjadi rubah panggang ditempat ini !!!
"Dimana kaisar agung ??"tanya bing bing.
"Yuan ??.."tanya long yang tak mendengar dengan jelas ucapan bing bing.
"Bodoh !!!... sekarang kita berada diluar bodoh !!"bentak bing bing marah, ia kesal karena long sangat sembrono memanggil kaisar mereka diluar dengan panggilan seperti itu, bisa saja akan ada melaporkan pemimpin klan kura-kura hitam itu agar dihukum karena tidak menghormati kaisar agung mereka.
"Yii !!!"teriak long.
Sebelum bisa menyahuti teriakan long, yi kembali dihujani hujan bola api yang jatuh bagaikan meteor merah membara.
Hui, Bing bing, dan Long dengan gesit menghindari bola-bola api besar itu dan menuju kearah dimana yi berada.
Karena ada tabir pelindung yang menghalangi pandangan, dan mereka hanya bisa melihat yi yang berdiri tapi tidak dengan so ah dan prajurit kecil itu yang tertutup siulet yi serta kepulan asap hitam.
"ASTAGAA !!!"teriak bing bing kaget saat melihat sosok lain dibelakang yi.
"Tolong, rawat wanita dibelakangku ini"ucap yi.
Tubuh so ah yang tak sadarkan diri tengah mengambang bebas diudara karena kekuatan spiritual milik yi yang telah menyelubungi tubuhnya.
Yi dengan dibantu long serta hui menghalau kembali hujan bola api itu dengan kekuatan spiritual mereka, asap-asap hitam mulai terlihat membumbung tinggi diatas kekaisaran dunia atas.
Di paviliun naga agung milik kaisar kekaisaran dunia atas.
Yuan yang juga telah merasakan getaran demi getaran dari arah danau kekaisaran dunia atas awalnya hanya diam dan mengabaikannya saja, selagi keempat jenderal besarnya belum mengirimkan tanda bahaya ia masih tenang. tapi getaran demi getaran hebat yang tak kunjung berhenti hingga bertambah parah dan membuatnya sangat kesal karena mengganggu konsentrasinya ketika mengumpul energi spiritual untuk mengobati jiwa spiritualnya.
Yuan membuka matanya, ia merasakan energi yang sangat tak asing sebelum ledakan dan keributan besar terjadi hingga menutupi energi lemah itu.
"Apa ini"ucap yuan dingin saat melihat kearah jendela besarnya. yuan menyipitkan matanya kesal, ia bisa mengetahui siapa pembuat ulah diistana kekaisarannya.
Asap hitam pekat memenuhi kekaisarannya.
"Yi, Hui, atau mungkin Long"pikir yuan dingin.
"Tidak... bukan"desisnya.
"Kena kau"bisik yuan sinis.
Ia langsung pergi melesat keluar menuju kearah dimana keributan itu berada.
Bummmm...
Bumm..
Yuan dengan dingin mengibaskan pedangnya dan membuat segala sesuatu yang terkena pedangnya langsung musnah.
Yi, Hui, dan Long yang beruntungnya menggunakan tabir pelindung berlapis disekitar mereka hampir terkena efek dari kekuatan pedang perak milik yuan.
Crakk..
Runtuhan tabir pelindung jatuh dan langsung berubah menjadi serpihan ketika bersentuhan dengan kejutan gelombang yang telah yuan buat.
"Yang mulia"ucap yi memberi salam kepada yuan diikuti dengan kedua temannya.
Dan untuk pertama kalinya mereka melihat kaisar mereka ini semenjak kaisar mereka ini mengeluarkan dekrit kekaisaran agung untuk mencari seorang selir agung kekaisaran.
"...."yuan hanya mengangguk.
"Apakah kau sepengecut ini"ucap yuan dingin.
Entah pada siapa ia berbicara tapi hujan bola api itu langsung berhenti semenjak kedatangan yuan.
Yi, Hui dan long hanya terdiam waspada. Mereka langsung melihat kesekeliling mereka mencari keberadaan mahluk lain selain mereka tapi nihil, tak ada siapapun.
"Apakah begini cara seorang kaisar agung menyapa weida de baohu long dai ini ?"ucap suara dingin dari atas mereka.
Yi, Hui dan Long langsung melihat keatas dimana suara itu berada, mereka dengan cepat langsung berdiri didepan kaisar mereka. Ketiganya menatap mahluk asing diatas sana dengan pandangan waspada, aura asing yang terasa sangat berbahaya.
"Ternyata ketiga abadi mu sangat setia hmm"ucap dai luan dingin.
Pakaian biru gelapnya terbang melawan gravitasi saat ini mensejajarkan dirinya sengan sosok-sosok yang berada dibawah sana. Kulit tan pucatnya terlihat bersinar saat terkena sinar matahari dengan mata kuning tajamnya yang menatap keempat mahluk lainnya diujung sana.
"Apa yang kau inginkan"desis yi dingin.
Yuan hanya menatap mengancam dai luan dengan aura hitam dibelakangnya.
Hui dan long yang merasakan perubahan cara bicara yi dan aura gelap yuan langsung terdiam, kali inu musuh mereka bukan sesuatu yang bisa mereka ajak bermain-main.
"Kembalikan sesuatu yang jatuh itu"ucap dai luan tegas.
"Cih, kau pikir ada sesuatu yang bisa jatuh kedaratan ini, dasar mahluk bodoh"bentak Long kasar.
"Hooo... kau keturunan kura-kura hitam abadi bukan... kalian terlalu cerdas hingga bisa melestarikan tabir pelindung lautan bulan, hahahaha walaupun setengah sempurna tetap saja itu suatu pencapaian"ucap dai luan tanpa ekspresi.
Long mulai menatap lelaki itu dengan waspada, bisa-bisanya lelaki itu tau tentang tabir pelindung terkuat yang dimiliki klannya tanpa ia memberitahukannya. tapi disisi lain long terdiam, ia tak mengetahui dengan pasti siapa pembuat tabir lautan bulan itu.
"Dimana sesuatu itu"ucap dai luan dingin.
"Sesuatu yang kau cari sudah mati"sahut Yuan dingin.
Yuan berfikir bahwa apa yang di cari naga pelindung dunia bawah dihadapannya itu adalah roh spiritual yang jatuh dari tempat suci. Tapi, ada satu hal yang membuatnya murka karena melihat sosok menjijikan dihadapannya itu.
"Sekarang pergi dari tempat ini"ucap yuan yang berusaha menggiring naga pelindung dunia bawah itu untuk masuk kedalam perangkapnya.