
"Maafkan kami, yang mulia kaisar agung... tetapi kenapa anda memanggil kami semua seperti ini ??"tanya salah satu dari mereka.
"Diam !!... apakah kalian meremehkan kebijakan kaisar agung ??!!"desis yi mengancam.
Xuan hanya melirik malas yi, ia kemudian mengalihkan pandangannya melihat sosok yang berani menentangnya.
"Apakah kalian ku izinkan berbicara ?"tanya xuan sembari menutup matanya malas.
Sontak saja perkataan itu membuat semua pemimpin yang tadinya berusaha memberontak langsung terdiam tak berani berkata apapun.
Hening.
Hening.
Keheningan mencekik terasa menjerat leher-leher makhuk-makhluk yang menjadi pemimpin klan-klan dari didunia atas itu.
"Siapa yang ditugas untuk menjaga bagian timur"ucap xuan masih tetap menutup matanya. Satu tangannya menyangga dagunya dan dengan malas ia membuka matanya. Mata semerah darah itu bersinar tajam mengintimidasi para pemimpin klan saat mereka semua maju menghadap xuan.
"Menunduk !!"desis xuan tajam.
Serasa di himpit batu besar ribuan ton beratnya, serentak semua yang ada di bawah kursi takhtanya terjatuh dengan wajah pucat termasuk yi yang ada di sampingnya.
"Apa yang kalian lakukan hingga membuat ribuan nyawa mati !!"desis xuan dingin.
Semua mata langsung terbelalak mendengar ucapan sang kaisar dan mereka langsung menatap penuh kebencian kepada para pemimpin klan yang ditugaskan untuk menjaga bagian timur. Mereka baru kali ini merasakan langsung tekanan dari kekuatan agung milik kaisar dunia atas, rasa sesak mencekik serta inti kekuatan spiritual mereka yang terasa di cengkeram dengan kejam membuat raut wajah mereka seputih kapas.
"Ma..aaghh... maa..agh..afkan ka..ukghh...mi yang... agkkhh... agung"ucap salah seorang pemimpin klan berwujud setengah rusa.
Mata xuan hanya menyipit menatap mahluk didepannya dengan tatapan malas, ia dengan santai meledakkan mahluk didepannya.
Darah, daging dan segalanya berceceran kesegala arah. Semua mata tak bisa menahan rasa kaget sekaligus rasa teror ketakutan tapi mereka lebih kaget lagi saat mendengar ucapan kaisar mereka.
"Siapa yang memerintahkan kalian untuk memohon belas kasih dari yang agung ini !!... kata maaf takkan bisa mengembalikan ribuan manusia-manusia yang sudah menjadi alat untuk berperang melawan mahluk-mahluk dungu seperti kalian !!"ucap xuan dingin.
"Yi, bawa mereka yang tak menjalankan tugas"desis xuan dingin.
Yi yang sudah dibebaskan dari tekanan kekuatan milik xuan dan masih berwajah sepucat kapas langsung dengan cepat mengikat keempat orang pemimpin klan dan disaat itulah xuan menjatuhi hukuman bagi keempatnya.
Teriakan-teriakan putus asa memenuhi ruang takhta kekaisaran dan xuan tak peduli hingga akhirnya teriakan itu semakin terdengar jauh dan menghilang.
Setelah pertemuan itu, banyak wajah-wajah pucat yang keluar dari dalam ruangan takhta kekaisaran seperti mereka baru saja bertemu sesosok hantu ganas mengerikan. Bagaimana tidak, hukuman yang diberikan kaisar mereka sangat kejam dan sadis, kaisar agung juga memerintahkan para prajurit rendahan untuk menyeret keempatnya ke tiang pendosa yang sudah berabad-abad tak pernah dibasahi oleh darah para pendosa.
Mereka mengingat kembali sebuah cerita yang pernah di ceritakan para tetua terdahulu bahwa tiang pendosa itu bukanlah tiang biasa yang hanya digunakan untuk menghukum para pendosa sekaligus juga bukan hanya untuk memperingatkan mereka bahwa tidak ada yang tidak bisa tidak terjerat sebuah hukum. Ditiang itu terdapat sebuah energi yang bisa membuat siapa saja tidak bisa lagi bereinkarnasi, jiwa dan tubuhnya akan tercerai berai. Hal yang paling banyak ditakuti oleh para mahluk immortal adalah tidak bisa bereinkarnasi kembali, tapi selain dari itu mereka tidak tahu bahwa tanah yang sekarang mereka injak adalah darah dan daging pendahulu mereka yang sudah lama mati.
dan disana juga weida de tianghuang mengeksekusi semua mahluk waktu peperangan terjadi. hal itu lebih dari cukup membuat semua mahluk dunia atas mulai mengingat cerita mengerikan tentang kaisar agung weida de tianghuang yang diceritakan secara turun temurun oleh keluarga mereka.
Xuan menghabisi semua mahluk yang mengkhianatinya dan membuat tubuh serta jiwa mereka menjadi pupuk bagi tanah spiritual di dunia atas, hal itu ia lakukan agar disuatu masa ia bisa memanfaatkan energi bersih yang sudah di ekstrak untuk kebangkitannya. Hal itu untuk berjaga-jaga jika ada "sesuatu".
"Yuan"panggil Bingbing, wanita itu langsung pergi melihat yuan ketika ia mendengar berita tentang penghukuman para pemimpin klan di tiang pendosa.
Semua anggota dari kelima pemimpin klan yang sudah dihukum mati datang ke pinggir tiang pendosa demi mengambil mayat keempat pemimpin tapi tak bisa dijangkau karena tiang itu tak mengizinkan mereka mengambil mayat menyedihkan yang sedang tergantumg itu Jadi, semua anggota menangis memohon keadilan bagi para mayat itu.
Didunia atas, para mahkluk yang tidak terlibat saling membicarakan nasib dari pemimpin klan yang sudah terlebih dahulu mati karena ia lebih beruntung tidak disiksa dan dihukum terlebih dahulu seperti halnya keempat pemimpin yang tubuh dan jiwa takkan bisa bereinkarnasi lagi.
"Apa yang telah terjadi ??"tanya bingbing.
Ia, Hui dan Zhe zhe serta long sangat kaget saat melihat banyak mahluk yang berkumpul jadi satu mengitari tiang pendosa dan yang lebih mengagetkannya lagi ketika melihat kondisi tubuh yang bisa dibilang bukan tubuh.
Bagaimana yuan yang mereka kenal bisa bertindak sebegitu bengis dan sadis ??!!..
Melihat hal didepan mata mereka sontak saja serasa angin dingin perlahan menyusup kebelakang punggung mereka. Ada hal yang tidak beres semenjak mereka mencari tanaman abadi untuk mengobati racun ular yang berada di tubuh kaisar mereka.
"Mereka melalaikan tugas"jawab xuan singkat.
Mendengar jawaban yang singkat sekaligus dingin cukup membuat bingbing bingung akan mengatakan apa lagi.
Hening.
"Tugas apa yang mereka lalaikan ?"tanya bingbing.
"Karena mereka wilayah timur dijadikan pengorbanan dan permaisuri yang agung ini ada diantara mereka yang akan dikorbankan !"desis xuan dingin.
Matanya yang merah berkilat tajam, mengancam siapapun yang berani mengusik ketenangannya.
"Ap..apakah perm..permaisuri se..selamat ?"tanya bingbing sedikit kaget.
Xuan diam tak menjawab, ia langsung menghilang dari pandangan bingbing, wanita cantik itu masih diam ditempat seakan tak percaya.
Ia langsung bergegas pergi menemui Yi. Ia melihat yi dan suaminya yang berada di aula takhta, entah apa yang dilakukan pria rubah itu bersama suaminya tapi bingbing langsung terkaget melihat banyaknya percikan merah darah menempel dan mengotori di segala sisi ruangan.
Darah.
Daging.
Hancur.
Menjijikan.
Apa yang sedang terjadi disini !!!...
"Kalian, apa yang kalian lakukan ??"tanya bingbing kaget.
Hui dan Yi menoleh menatap wanita yang sedang berada di ambang pintu masuk aula.
Ruang takhta yang ia lihat rapi tanpa noda kini dikotori oleh darah dari yang entah milik siapa itu.
Kenapa ruangan yang seharusnya sakral berubah menjadi ruangan seperti ini !!...
Tak mungkin yuan tak tahu apa yang telah ia lakukan...
Dan kenapa lelaki itu menjadi bengis serta kejam...
Tatapan matanya saja sudah cukup membuat bingbing diam ditempat dan tak berani mengeluarkan lebih banyak suara saat mereka berhadapan tadi...
Itu yang berada dipikiran bingbing ketika mendengar keseluruhan cerita dari Yi.