MY PRINCE

MY PRINCE
PERUBAHAN PRINCE



Aku tidak ingin semua itu terjadi di antara kau dan mas Prince, kenapa aku mengatakan hal itu karena aku tau sebenarnya kalian itu saling memperhatikan, kalian sebenarnya juga saling peduli, namun persaingan semu, kemenangan semu yang pada akhirnya merusak persahabatan kalian berdua, sampai kapan kau akan melakukan hal ini Dre?"


"Persahabatan yang baik adalah bagaimana ketika kita bisa menjadi sosok saudara yang bisa terus bersama dengan dia apapun keadaan kita saat ini."


"Sulit memang."


Dan pada akhirnya hal tersebut yang dikatakan oleh Andre kepada Laras.


"Ya sangat sulit Dre jika kita melakukannya dengan pemikiran sendiri."


Laras kembali tersenyum dengan perkataan dari Andre.


"Itu sebabnya kita perlu melakukan hal itu dengan hati nurani bukan dengan pemikiran kita, pemikiran kita mungkin bisa salah namun tidak dengan hati nurani kita."


Dan Andre langsung menganggukkan kepalanya.


"Aku mengerti Laras, akan aku coba, namun aku tidak akan yakin bahwa aku bisa melakukan hal itu dengan baik."


"Terima kasih Andre, terima kasih karena kau bersedia untuk mencobanya."


Dan Andre pun tersenyum dengan perkataan Laras.


"Doakan aku, agar aku bisa menjawab pertanyaan demi pertanyaan dari aparat dengan baik dan dengan bijaksana."


"Pasti Dre, doa ku akan selalu bersama dengan mu."


Dan Laras mengatakan hal tersebut sambil tersenyum.


Hari ini Prince memenuhi panggilan dari kepolisian mengenai video porno yang tersebar di masyarakat luas.


"Aku pergi dulu."


Laras hanya menganggukkan kepalanya dan melihat Andre pergi dari hadapannya.


"Andre rupanya kau belum bisa terbuka masa lalu mu dengan ku, kau sama sekali tidak pernah menyinggung tentang video itu kepada ku, apakah kau punya masa lalu yang sangat kelam akan hal ini?"


Laras mengatakan hal tersebut dengan menggelengkan kepalanya.


Sementara itu di rumah saat ini Prince sedang kedatangan satu tamu wanita yang pernah dia puja.


Jesika mengatakan hal tersebut dengan nada manja kepada Prince.


"Padahal pekerjaan mu bisa kau kerjakan di rumah, namun kau sama sekali tidak datang mengunjungi ku."


Jesika mengatakan hal tersebut sambil duduk di pangkuan Prince


Seketika Prince menjadi sangat jijik dengan satu wanita yang pernah dia puja dan pernah dia gila.


Prince yang akan selalu menyambar bibir Jesika ketika Jesika sudah bermanja - manja seperti ini, namun untuk kali ini Prince betul - betul sudah sangat jijik.


"Jes, apakah kau tidak bisa duduk dengan baik? banyak tempat duduk di samping ku, jadi kau tidak perlu duduk dalam posisi seperti ini bukan?"


Deg


Satu penolakan halus yang diberikan Prince kepada Jesika, membuatnya tersentak kaget..


"Prince sebenarnya ada apa dengan mu? kenapa kau menjadi berubah?"


Jesika yang sudah menyadari ada perubahan di dalam diri Prince langsung mengatakan hal tersebut.


"Apa yang kau lihat dari ku apa Jes?


"


Dengan tenang Prince mengatakan hal tersebut kepada Jesika.


"Yang aku lihat kau seperti sedang tidak menginginkan kehadiran ku Prince."


"Ya tepat sekali aku sedang tidak menginginkan kehadiran mu."


Deg


Untuk kesekian kalinya Jesika di buat tersentak dengan pengakuan Prince yang sangat berterus terang seperti itu.


"Prince ada apa dengan mu? kenapa kau berubah? apakah ada yang salah dengan ku? ayo katakan Princes."