
Deg
semua awak media saling pandang dengan pengakuan yang sangat frontal dari Andre.
"Apakah dokter Andre bisa menjelaskan secara terperinci mengapa mbak Laras tinggal bersama dengan dokter Andre, namun dokter Andre menolak jika tu bukanlah perselingkuhan?"
"Aku akui kalian semua pintar dan sangat kritis, kenapa aku berani mengatakan seperti ini, karena semua di awali dari mas Prince sendiri, sebelum kalian kemari alangkah baiknya untuk kalian bertemu dengan mas Prince terlebih dahulu."
Andre mengatakan hal tersebut dengan lantang dan penuh keberanian.
"Mengapa kami harus ke tempat mas Prince jika mbak Laras saat ini bersama dengan dokter?"
Salah satu awak media mengatakan hal tersebut dengan lantang.
"Karena mas Prince yang menyebabkan semua ini terjadi, mas Prince tidak pernah mencintai mbak Laras."
Dan semua awak media saling pandang saat dengan berani Andre mengatakan hal tersebut.
"Apa buktinya dokter mengatakan hal itu? karena jika sampai dokter tidak ada bukti, maka dokter bisa di tuntut oleh mas Prince atas tuduhan pencemaran nama baik."
Dan seketika itu juga Prince langsung tertawa dengan sinis ketika ada satu awak media mengatakan hal tersebut.
"Di dalam profesi ku sebagai dokter sebelum menyampaikan sakit yang di derita kepada pasien kami harus melakukan segala bentuk pemeriksaan akurat dengan bukti - bukti yang, dan hasil pemeriksaan tersebut yang akan kami sampaikan kepada pasien."
Sejenak Andre terdiam dan melihat semua camera masih mengarah tajam ke arahnya.
"Lalu bukti apa yang bisa kami dapatkan dari perkataan dokter?"
"Ezra, apakah kau membawa rekaman itu?"
"Ada pak Andre."
"Tunjukkan saja kepada para awak media ini, kau tenang saja tidak akan terkena undang - undang elektronik, aku yang akan bertanggung jawab akan hal ini."
"Baik pak Andre."
Dan setelah mengatakan hal tersebut Ezra mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan rekaman CCTV di dalam kamar hotel saat ini Sarawati dan Prince sedang berbicara.
Semua awak media dengan seksama mendengarkan pembicaraan tersebut, semua mengeluarkan alat perekam untuk bisa membawa alat bukti akan berita panas yang saat ini akan di bawa oleh mereka.
"Bagaimana apakah bukti yang aku sampaikan tadi masih kurang akurat, asalkan kalian tau, mbak Laras tidak pernah dianggap sebagai seorang istri oleh mas Prince."
"Hanya karena mbak Laras berlebihan berat badan dan berkulit hitam, dengan stigma wanita cantik adalah wanita berkulit putih dan wanita kurus, maka mas Prince dengan sengaja mencampakkan mbak Laras."
"Jadi jika di tanya saat ini mengapa mbak Laras berada di dalam rumah ku? ya mbak Laras saat ini sedang melindungi dirinya sendiri dari suami yang toxic, karena aku yakin tidak ada satu orang pun wanita yang mau untuk diperlakukan seperti itu."
Dengan tenang Prince mengatakan hal tersebut.
"Jadi sekarang kalian bisa mendatangi kantor Prince dan bertanya kepadanya, mengapa dia memperlakukan mbak Laras dengan cara yang tidak hormat."
"Dimana - mana suami itu menjadi tempat perlindungan untuk istri dan juga anak - anaknya, bertanggung jawab penuh untuk setiap hal yang mereka butuhkan, menghujani mereka dengan kasih sayang, bukan dengan kata - kata kasar, bukan dengan ancaman atau hal - hal lain yang malah membahayakan istrinya sendiri."