
Dan para pengawal membawa seseorang ini keluar.
"Laras kau belum tau saat ini kau sedang berurusan dengan siapa, apapun akan aku beli dengan kekayaan yang aku miliki, ya apapun bisa aku beli, James tidak akan pernah bisa untuk di Lawan, dan tidak akan pernah bisa "
Dengan suara tawa yang nyaring siang ini James mengatakan semua hal yang telah dia lakukan.
"Aku akan membuat semua keluarga mu hancur Prince, aku tau bukan kau yang seharusnya mendapatkan ini semua, namun dengan menghancurkan mu akan membuat hancur pula ibu mu, aku bersumpah akan membalas dendam siapapun yang telah melakukan hal ini kepada keluarga ku di masa lalu."
James mengatakan hal tersebut sambil menghidupkan kembali cerutunya yah cerutu yang selalu menjadi teman dan sahabatnya di kala banyak masalah.
"Pak sebaiknya kita tidak kembali lagi ke kantor."
Sore ini Joe mengatakan hal tersebut kepada Prince di dalam mobil, rasa frustasi yang Prince rasakan membuatnya ingin kembali ke kantor dan tidur di sana.
"Ada apa Joe?"
Saya mendapatkan kabar dari salah satu pengawal disana, saat ini para awak media sedang menunggu kedatangan pak Prince guna memberikan konfirmasi atas kasus ibu Laras pak
"
Deg
Hati Prince tersentak luar biasa ketika mendengarkan pengakuan dari sang asisten pribadi.
"Apakah mama masih ada di kantor Joe?"
"Ibu Saraswati sudah di larikan melalui pintu belakang pak."
"Ya sudah, aku juga sedang tidak ingin menghadapi para awak media, lebih baik kita pulang saja kembali ke rumah."
"Ya pak."
Dan Joe pun memutar arah balik mobil menuju ke arah kediaman Prince.
"Sungguh kau keterlaluan Laras, aku tidak menyangka bahwa di dalam perjalanan hidup ku, aku akan berurusan dengan hal - hal seperti ini, kau sungguh membuat ku gila!
"
"Kenapa berhenti Joe?
"
Prince mengatakan hal tersebut kepada Joe yang tiba - tiba saja memberhentikan mobilnya di pinggir gerbang rumah.
"Pak sepertinya para awak media juga sedang berada di rumah pak Prince."
"Astaga Joe apakah kita bisa memutar balik?"
"Sulit pak, karena semakin bapak menghindar dari para awak media maka mereka akan semakin mengejar bapak."
Seketika Prince terdiam, sadar kali ini harus segera memberikan keputusan, Prince memilih untuk tetap diam dalam beberapa saat.
"Bagaimana pak?
"
"Tetap arahkan mobil ke depan Joe, karena aku akan menghadapi mereka semua, apa yang kau katakan itu benar, semakin aku menghindar maka mereka akan semakin liar terhadap ku."
Prince mengatakan hal tersebut kepada Joe dan meminta mobil untuk terus di lajukan.
"Baik pak.*
Joe kali ini begitu patuh kepada Prince, sadar akan keadaan emosi dari sang atasan sedang tidak baik, itu sebabnya Joe memilih untuk tetap berada pada tempatnya.
Mobil pun semakin melaju ke arah gerbang dan betul apa yang telah di prediksi, begitu para awak media melihat mobil dari Prince, para awak media langsung mengepung mobil tersebut dan meminta Prince untuk segera keluar dari dalam mobil tersebut.
"Joe, parkirkan mobil di pinggir agar aku bisa keluar dari sini."
"Baik pak."
Dan Joe melalukan apa yang di minta oleh Prince dengan cepat, di saat itulah Prince bersiap untuk keluar.