MY PRINCE

MY PRINCE
Meminta Persetujuan



" sayang, terimakasih sayang " ucap vincent mencium kenig valerie


" Liebe, liebe " panggil valerie


" sayang, apa kamu sudah baik-baik saja " tanya vincent


" Liebe aku kenapa " tanya valerie melihat sekelilingnya


" Sayang tadi itu kamu pingsan dan dibawah kesini, dan tadi dokter sudah ditangani dokter kata dokter kamu hamil sayang " jelas vincent bahagia


" Hamil, aku hamil liebe " tanya valerie bahagia bercampur tidak percaya


" Setelah kamu sembuh kita akan melaksanakan tunangan yah sayang, setelah kamu selsai sekolah kita akan menikah yah " ucap vincent seraya mengelus pucuk kepala valerie


" iya liebe, iya " ucap valerie menangis


tok...tok...tok


" Masuk " ucap vincent


" selamat sore " ucap dokter yang menangani valerie


" Bagaimana keadaanya " tanya dokter


" Udah membaik dok " jelas valerie


" Pasti kamu sudah tau kan, bahwa kamu sekarang sedang mengandung, hari ini kamu sudah bisa pulang saya tidak memeberikan obat, nanti besok kamu bisa langsung pergi kedokter kandungan. " Ucap dokter


" Baiklah dok, terimakasih " Ucap vincent


" Baiklah jika begitu saya pamit dulu " ujar dokter


***


Sejak kejadian di villa waktu itu, papa valerie entah berada dimana, mama valerie masih tetap dirumah, dan baru sembuh dari traumanya.


" Ma mama " teriak valerie yang baru masuk ke rumah bersama vincent.


" iya ve sayang, kenapa teriak-terika " tanya helena berjalan keruang tamu


" Aduh ini siapa, mari silahkan duduk Bibi tolong buatkan minum yah bi " tambah helena melihat vincent.


" Vincent tante " ucap vincent menyalimi tangan helena


" Oh kamu yang waktu itu datang bersama ve kan dipenginapan " ucap wilna mencoba mengingatnya.


" Iyah tente " jelas vincent


" Maksud kedatangan saya kemari tante, saya ingin meminta ijin dari tante untuk menjadikan valerie istri saya " ucap vincent


" istri, kalau tante serahkan sepenuh nya pada valerie saja " Ucap helena bahagia


" Ve mau kok ma, ve mau banget " ucap valerie bahagia


" Dan kami akan mengadakan pesta tunangan nya minggu ini, setelah ve selesai sekolah kami akan melaksanakan pernikahan " jelas vincent


" Baiklah jika itu keputusan kalian, tante mengikuti saja, asalkan anak mama ini bahagia " ucap helena memegang pipi valerie


" Mintamaaf?? minta maaf untuk pak nak ?? "


Ucap helena kebingungan


" Saat ini valerie sedang mengandung, anak saya dan sudah memasuki usia kandungan tiga minggu " ujar vincent


" Mengandung, ve kamu hamil?? " tanya helena


" Iya ma, maafkan ve ma " ujar valerie sedih


" Kenapa minta maaf sayang, mulai sekarang kamu tidak usah jalan-jalan dulu yah " ucap helena


" terus kalo aku ngak jalan, gimana kesekolah nya ma " ucap valerie


" Bukan jalan seperti itu yang mama maksud ve, udah mau punya anak pikirannya kayak anak-anak " jelas helena tertawa


" ih mama, kan malu diliat ka vincent " ujar valerie


" Baiklah tante jika begitu saya pamit dulu, besok saya akan menjemput valerie untuk mempersiapkan tunangan kami " ucap vincent


" Kamu tidak tunggu makan malam dulu nak?? " tanya helena


" Iya liebe makan dulu yah " ucap valerie memegang tangan vincent


" Baiklah jika begitu " ujar vincent


" Kamu bisa istirahat dulu dikamar nya ve, setelah makanannya siap nanti tante akan panggil " ucap helena


( Kamar Valerie )


" Sayang bisakah aku meminjam handuk mu " tanya vincent


" iya sebentar saya ambilkan " ucap valerie


" liebe ini " ujar valerie memberikan handuk yang diminta vincent


Vincent menarik pinggang valerie hingga sekarang tidak ada jarak diantara mereka.


" Liebe, kebiasaan deh " ujad valerie, tanpa mendengar yang dikatakan valerie vincent segera ******* bibir velerie lembut.


.


.


.


.


.


Okk guys makasih udah mampir dinovel aku yah☺️🙏


Jangan lupa tinggalkan jejak nya yah☺️☺️