MY PRINCE

MY PRINCE
SELIDIKI LARAS



Ibu Sarawati mengatakan hal tersebut dengan tersenyum sayang kepada Prince.


"Laras ma, Laras, akhirnya aku bisa menemukan Laras dan mama bisa tebak hari ini Laras sudah berada kembali di rumah, Laras wanita yang sangat aku cintai sudah ada di rumah ma."


Dengan antusias Prince mengatakan hal tersebut kepada sang ibunda, namun respon dari ibu Saraswati tetap saja datar.


"Ma, apakah mama tidak senang jika Laras pada akhirnya kembali?"


Prince yang menyadari jika ibu Saraswati memberikan respon datar Prince langsung menanyakan kembali ada apa dengannya.


"Sayang tentu saja mama sangat bahagia dengan kembalinya Laras, sudah bertahun - tahun kau mencari Laras bukan?"


"Iya mas sudah bertahun-tahun Prince mencari Laras dan saat ini Prince sudah kembali menemukan wanita yang Prince cintai."


"Dengan sekuat tenaga Prince akan tetap mempertahankan dia, dengan segenap hati Prince akan sayang kepada Laras, karena Prince tidak mau lagi kehilangan Laras untuk yang ke dua kalinya."


Ibu Sarawati kini hanya bisa menatap wajah anaknya yang saat ini begitu bahagia akan kembalinya Laras, namun semua senyum yang diberikan oleh ibu Saraswati adalah senyum palsu yang tidak pernah berujung.


"Jadi kapak mama bisa kembali bertemu dengan menantu mama itu?"


Dan seketika itu juga Prince langsung terdiam.


"Prince apakah semuanya baik - baik saja?"


"Kapan mama bisa bertemu dengan Laras sayang?"


"Ah mungkin tidak dalam waktu dekat ma, karena saat ini Laras masih istirahat, dan rencana kami akan pergi berlibur, nanti jika sudah siap Prince dan Laras yang akan ke Korea atau ke rumah untuk bertemu dengan mama."


Ibu Sarawati pada akhirnya hanya bisa menganggukkan kepalanya mendengarkan apa yang telah Prince katakan.


"Baiklah jika memang seperti itu, mama tunggu kabar dari mu nak."


"Pasti ma, baiklah ma Prince harus kembali ke ruang kerja, karena banyak pekerjaan yang belum Prince kerjakan hari ini."


"I love you too ma."


Dan setelah mengatakan hal tersebut Prince langsung Keluar dari ruang rapat untuk menuju ke ruang kerjanya.


"Kau tau nak, karena mama mendengarkan kabar ini, mama meninggalkan semua bisnis mama yang saat ini sedang berkembang di Eropa."


"Karena mama mendengarkan kabar jika Laras sudah kembali mama langsung kembali ke Indonesia dengan penerbangan paling cepat."


"Meskipun Laras sudah pernah menolong Keluarga kita dengan berpura -pura menikah dengan mu, namun mama sangat tidak rela jika anak mama satu - satunya ini pada akhirnya jatuh ke dalam pelukan wanita kampung itu, apapun akan mama lakukan untuk kau hidup bahagia nak, namun itu tidak dengan Laras."


"Ya tidak dengan Laras yang pada akhirnya menjadi menantu mama selamanya, maafkan mama untuk kali ini mama tidak bisa satu pendapat dengan mu, mama tidak bisa satu hati dengan mu sayang."


Ibu Sarawati mengatakan hal tersebut sambil menggelengkan kepalanya.


"Pengawal."


Ibu Saraswati pada akhirnya memanggil satu pengawal pribadinya.


"Iya ibu Sarawati."


"Awasi Prince dan juga Laras."


"Baik bu Sarawati."


"Lalu selidiki wanita yang bernama Laras, dia sudah lama menghilang dari kehidupan anak ku, aku ingin mengetahui apa saja yang dia lakukan selama ini di Jepang."


"Baik Bu Sarawati."


"Bagus kalian boleh pergi dan berikan informasi yang terbaik untuk ku."