MY PRINCE

MY PRINCE
MATA YANG LIAR



Malam hari ini, pada akhirnya Prince berhasil menyentuh tubuh Laras kembali, Prince merasakan kemenangan yang tiada taranya.


Namun di satu sisi Prince tidak pernah mengetahui bahwa semua hal ini sudah di prediksi oleh Laras, dan Laras memang sengaja mengizinkan hal ini terjadi untuk satu maksud dan tujuan tertentu.


"Aku mencintaimu Laras, terima kasih sayang, malam hari ini aku bisa merasakan kembali apa yang sangat ingin aku rasakan dari wanita yang aku cintai."


Prince mengatakan hal tersebut dengan cara berbisik ke dalam telinga Laras, tak lupa juga Prince menciumi kembali semua tubuh Laras setelah melakukan penyatuan demi penyatuannya.


Kini Prince terlelap ke dalam tidur panjang setelah menyelesaikan semua permainan panjangnya yang penuh dengan kebahagiaan.


Pada malam hari ini Prince bisa memeluk dan mendekap kembali wanita yang dia cintai


Pada malam hari ini pada akhirnya Prince merasakan kemenangan yang tiada taranya


*Maafkan aku mas, malam ini aku sendiri tidak mengetahui apakah aku melakukan hal ini atas dasar cinta? apakah aku kembali mencintaimu lagi atau tidak, hati ku sudah terlalu beku untuk merasakan hal ini mas, melakukan hubungan suami istri bagi ku bukan menjadi sesuatu hal yang sakral seperti pertama kali aku melakukan hal ini dengan mu mas.


Seandainya kau tau, bahwa kini tubuh ku bukan hanya milikmu seorang, saat ini tubuhku sudah milik banyak laki - laki, ya banyak laki - laki yang menginginkan kepuasan dan bersedia memberikan obat kepada ku secara cuma - cuma.


Mungkin kau juga akan menjadi bagian salah satu dari mereka mas, aku akan melayani mu dengan sepenuh hati, namun bukan atas dasar pengabdian ku sebagai seorang istri.


Namun semua ini aku lakukan karena aku tak lebih aku sedang membutuhkan mu mas, ya membutuhkan mu untuk mencukupi semua hal yang aku butuhkan.


Maafkan aku mas Prince, maafkan aku*.


Malam hari ini ke dua insan terlelap di dalam hasrat yang sama, namun dengan tujuan yang berbeda, suami istri yang seharusnya menjadi satu tubuh, namun untuk kali ini tidak seperti apa yang selalu di katakan dan menjadi janji suci di dalam ikatan pernikahan.


"Selamat pagi sayang."


Begitu Laras membuka mata, Laras melihat Prince yang sudah rapi ada di samping tempat tidurnya.


"Mas Prince Laras kesiangan, maafkan Laras mas."


Pagi ini Laras bangun lebih siang dari jam yang biasa dia bangun pagi, pelayanan yang dia berikan kepada Prince semalam rupanya membuatnya menjadi sangat lelah dan tidak kuasa lagi untuk membuka ke dua matanya.


Dengan cepat Laras bangkit dari tempat tidur dan betapa kagetnya ketika dirinya mendapatkan badannya yang masih telanjang, dengan segera Laras kembali duduk di tempat tidur dan menutup kembali badannya dengan selimut putih.


"Kau lucu sekali sayang."


Prince mengatakan hal tersebut sambil tersenyum kecil melihat apa yang telah Laras lakukan.


"Untuk apa yang menutup tubuh mu kembali? setelah semalam aku melihat dan mencium semua tubuh mu dengan sangat nikmat."


Ke dua mata Prince menjadi liar kembali ketika mengatakan hal tersebut kepada Laras.