MY PRINCE

MY PRINCE
DIA BUKAN MENANTU



"Kami tau di dalam dunia usaha ada semacam trik kotor untuk melakukan hal ini, itu sebabnya kami butuh konfirmasi dari bapak dengan segala hal yang saat ini sedang terjadi."


Satu per satu meninggalkan ruang rapat dan menyisakan Prince dan juga ibu Saraswati yang kini hanya bisa saling menatap tajam saja.


"Prince katakan kepada mama bahwa apa yang sudah di katakan itu tidak benar."


Ibu Sarawati mengatakan hal tersebut dengan nada yang sangat marah.


"Joe, bagaimana?"


Prince yang sejak tadi meminta tolong untuk menghubungi orang rumah kembali bertanya kepada Joe.


"Apa yang telah di katakan benar pak, setengah jam yang lalu ibu Laras telah di bawa keluar oleh para aparat kepolisian dan bi Ijah juga menceritakan bahwa telah di lakukan pengeledahan besar dan di dalam kamar lantai dua, di temukan barang bukti berupa satu gram obat - obat terlarang."


Sungguh saat ini jantung Prince seakan - akan ingin berhenti darinya berdekat, saat ini dengan jelas Prince dapar melihat kemarahan besar dari ibu Saraswati.


"Mama, minta kau menceraikan istri mu itu yang kurang ajar! berani - beraninya dia menggunakan obat - obat terlarang tersebut dan mencoreng nama baik keluarga besar kita!"


"Prince kali ini kau harus mendengarkan ibu, kau tidak boleh tertutup oleh cinta buta, dia bukan wanita baik - baik, dia bukan calon ibu yang baik, kau harus membuang sampah seperti itu jauh - jauh dari keluarga kita!"


Ibu Sarawati kini mengatakan hal tersebut sambil berteriak kepada Prince dengan sanga histeris.


"Ingat Prince jika kau masih ingin dianggap bagian dari keluarga ini, kau harus melakukan hal itu dan tidak boleh tidak!"


Ibu Saraswati mengatakan hal tersebut kembali dengan berteriak - teriak, sungguh saat ini ibu Saraswati seperti sedang kerasukan setan dengan setiap kabar yang baru saja dia terima.


"Prince kau mendengarkan mama kan? ingat Prince semua pemegang saham saat ini sudah meninggalkan kita, dan jika Sampai karena ini kita tidak bisa mengerjakan apapun, mama tidak akan pernah bisa memaafkan mu Prince!"


"Ma, cukup!"


Pada akhirnya Prince bersuara setelah sekian menit lebih memilih untuk terdiam dan terus terdiam mendengarkan ocehan dari sang Ibunda tercinta.


"Berikan waktu untuk Prince menyelesaikan semua masalah ini ma!"


Prince mengatakan hal tersebut dengan berdiri dari tempat duduknya, saat ini pikiran dan hatinya sedang tidak jernih dengan semua hal yang tiba-tiba saja dia dengarkan.


"Ya mama akan tetap memberikan mu waktu, namun satu hal yang perlu kau tau, mama tidak akan pernah menerima Laras sebagai menantu mama lagi apapun alasannya, ingat bahwa dia sudah membuat malu keluarga ini."


"Sungguh sangat membuat malu, dan jika mama juga tidak mau dikaitkan dengan apapun saat Laras tertangkap."


"Pergilah ma, sungguh mendengarkan ocehan mama semakin membuat Kepala ku sakit!


"


Prince mengatakan hal tersebut dengan tatapan memohon untuk sang ibunda segera pergi dari hadapannya.


"Tanpa perlu kau usir ibu akan pergi dengan ke dua kaki ibu sendiri Prince!"


Ibu Saraswati mengatakan hal tersebut dengan langkah yang tidak pasti, saat ini ibu Saraswati begitu marah atas apa yang telah dilakukan oleh menantunya yang bernam Laras sati,


"Aku tidak menyangka


"