MY PRINCE

MY PRINCE
TEROR



Laras mengatakan hal tersebut dengan masih menangis ya tangisan demi tangisan yang kini sudah terbiasa menjadi teman sehari - harinya.


Keadaan Laras yang saat ini sangat ini tidak stabil membuat dirinya sering berubah - ubah dari mulai cerita kembali dengan kesedihan begitu pula sebaliknya dan itu terus Laras lakukan.


"Laras kau harus menjadi wanita yang kuat saat ini Tuhan sedang mengirimkan mu orang -orang yang siap untuk membantu mu dan kau tidak boleh mengecewakan mereka."


Setelah mengatakan hal tersebut Laras segera kembali ke dalam selnya lagi dan berusaha untuk bisa menerima kenyataan bahwa saat ini dirinya memang harus kehilangan Prince di saat yang bersamaan dengan kasus demi kasusnya yang sedang mencuat.


Sementara itu di tempat yang lainnya malam harinya.


"Om katakan kepada ku apakah om pernah mendengarkan nama James?"


Di dalam ruang kerjanya Andre mengatakan hal tersebut kepada Om Hendra.


"Coba lihat ini.


"


Om. Hendra meminta Andre untuk melihat layar laptopnya.


"James pengusaha arloji ternama di Belanda, jadi ini laki - laki yang telah di sebutkan oleh Laras, pantas saja Laras seperti sangat ketakutan ketika menyebutkan nama itu, rupanya laki - laki ini memiliki nama yang luar biasa di luar ."


"Ya dan jika kita usut sampai tuntas maka kini akan menyeret banyak orang


"


Seketika itu juga om Hendra dan Andre saling berpandangan.


"Bagaimana Andre apakah kau siap dengan semua hal yang akan terjadi ke depan jika kita membuka satu per satu kejahatan yang telah dilakukan oleh James."


"Selama itu merupakan kebenaran aku akan tidak pernah takut om."


Dan di saat yang sama terdengar suara jeritan dari kamar di samping ruang kerjanya


"Andre ada apa?"


"Itu suara Angel om, ayo kita lihat."


"Sayang ada apa?


"


Begitu Prince masuk ke dalam kamar, Prince melihat Lidia sudah memeluk erat putri kecilnya.


"Dre akan melempari kamar ini dengan batu."


Dan Andre langsung melihat sekeliling dan memastikan semuanya baik - baik saja.


"Om lihat lah."


Andre mengambil satu batu besar yang di tempelkan secarik kertas ancaman


"Aku yakin ini pasti ulah James, saat ini James mengetahui jika kita turus campur di dalam kasusnya, om apakah keadaan Laras baik - baik saja di dalam sana?


"


Andre yang sadar betul saat ini sedang berurusan dengan siapa kembali menanyakan hal itu kepada om Hendra.


"Laras akan tetap baik - baik saja di dalam sana Dre, mari kita tetap percayakan Laras kepada para aparat yang saat ini ada di dalam sel."


"Ya aku tau om saat ini kita sedang melawan orang yang tidak sembarang, dan kita harus lebih berhati-hati lagi."


"Ya Dre, saat ini Laras merupakan saksi kunci penting akan setiap hal yang sedang terjadi, saat ini Laras yang haruslah kita jaga agar keadaannya tetap stabil."


"Om Hendra benar Dre, saat ini kita harus memastikan bahwa keadaan Laras baik -baik saja."


Andre kini hanya bisa mengangguk kepalanya, sadar bahwa kini yang dia lawan adalah bukan orang sembarangan maka Andre lebih akan teliti dan sangat berhati - hati lagi.


"Ya aku akan menempatkan lebih banyak pengawal di dalam kediaman ku, saat ini aku akan memastikan Keluarga ku baik - baik saja


"