MY PRINCE

MY PRINCE
SCANDAL



Laras pada akhirnya keluar dari dalam mobil di bantu oleh Andre dan masuk ke dalam rumah mewah itu.


"Dokter apakah dokter tinggal sendiri di rumah besar ini?"


Laras mengatakan hal tersebut sambil terus melihat karya - karya seni yang luar biasa di dalam ruang mewah bergaya klasik tersebut.


"Ya Laras, selama ini aku tinggal sendiri di temani para asisten rumah tangga."


Andre mengatakan hal tersebut kepada Laras.


"Ayo kita ke ruang kerja ku saja."


Andre mengajak Laras untuk masuk ke dalam ruang kerjanya yang mewah.


"Dokter, apa yang akan dokter katakan kepadaku?"


"Ini ayo kita dengarkan."


Satu alat pelacak yang di tunjukkan kepada Laras.


"Ini apa dokter?"


"Ini adalah alat pelacak yang aku punya, aku sengaja memasang ini di dalam kamar hotel ibu Saraswati."


Deg


Laras yang tidak habis pikir langsung mengernyitkan dahinya.


"Sudah daripada kau bingung ayo mari kita lihat bersama."


Dan setelah mengatakan hal tersebut Andre menyalakan laptop dan dan memasukkan alat pelacak tersebut ke laptop canggihnya.


"Ada ibu Saraswati dan mas Prince di dalam kamar itu dokter."


"Ya kau benar, dengarkan saja percakapan mereka Laras."


Laras pun pada akhirnya mendengarkan semua percakapan Prince dan juga Ibu Saraswati.


Sungguh air mata yang sudah dia tahan kini kembali keluar dengan sangat deras


Hancur hati Laras ketika dirinya mengetahui apa yang dibicarakan oleh Prince suaminya dan juga ibu mertuanya tersebut.


Rasa sakit yang teramat sangat terus membuat Laras menangis tanpa henti, apa yang selama ini dia sangka tentang ibu mertuanya ternyata tidak seperti apa yang ada di depan ke dua matanya.


"Bagaimana?"


Selesai melihat semuanya Andre langsung menutup laptop dan menghadapkan dirinya kepada Andre.


Kata - kata Laras terhenti, karena air mata yang terus membanjiri wajahnya.


"Aku tidak menyangka jika ibu Saraswati seperti itu dokter, aku mengira dia orang baik, tapi apa yang aku lihat sekarang sungguh berbeda."


Laras mengatakan hal tersebut dengan penuh ke hancuran.


"Aku mengerti apa yang saat ini sedang kau rasakan Laras, namun kebenaran ini harus tetap aku sampaikan, apakah kau siap untuk mendapatkan informasi selanjutnya?"


"Ada apa lagi dokter."


"Tunggu disini."


Setelah mengatakan hal tersebut Andre keluar dari dalam kamar untuk mengambil sesuatu.


Dan tidak butuh waktu lama Andre kembali ke ruang kerjanya.


"Ini ada satu artikel lama bacalah."


Sungguh Laras sangat terkejut ketika di dalam artikel tersebut terdapat foto sang ibu dan satu pria asing.


"Ada ibu di dalam artikel ini dokter."


Laras yang masih belum percaya menunjukkan wajah sang ibunda tercinta yang dia lihat di dalam artikel tersebut.


"Ya kau benar, dan di samping ibu mu ada ayah Prince."


Deg


Sungguh ke dua mata Laras terbelalak atas semua hal yang saat ini telah di sampaikan oleh Andre.


"Ya aku tau jika ibu pernah bekerja di rumah keluarga mas Prince."


"Bukan hanya itu Laras, coba kau lihat ini."


Satu artikel lama kembali Andre berikan kepada Laras.


"Ini ibu Sarawati?"


"Ya ini ibu Saraswati, bersama dengan para awak media yang sedang mencoba untuk mengkoreksi kebenaran."


"Apa maksudnya dokter?"


"Saat itu ibu Sarawati terlibat scandal dengan salah satu pria dan ibu bukan ayah dari Prince."


Sungguh saat ini rasa sesak kembali menyelimuti Laras.