MY PRINCE

MY PRINCE
GIVE AWAY



Halo semua pembaca aku.


Dalam Rangka hari brojol author. Batas kirim tanggal 05 Maret 2023, pukul 23.00 wib.


Give Away lagi yuk, lama yah tidak ada give away.


Nah pertanyaan give away kali ini gampang.



Pilih satu novel kesukaan kamu.


Sebutkan karakter tokoh yang kamu tidak suka dan duka.


Berikan saran dan kritik untuk Author nya yah.


Format kirim give away.


Nama Lengkap


Kota asal.


Jawaban.


ke nomor authornya langsung yah 085781623489


( tapi jangan di minta update novel hihi)



pengiriman Jawaban pukul 18.00 - 21.00 wib


Terima kasih.


BIAR BISA DI UPDATE TAK KASIH BAB TERAKHIR HIHI


Satu orang juru masak masuk ke dalam ruang kerja Prince.


"Ini, mulai sekarang setiap pagi berikan jus untuk istri ku dan masukan obat ini ke dalam minumannya, kau tidak perlu takut, ini bukalah obat yang berbahaya, ini hanya vitamin untuk dirinya, lakukan apa yang aku perintahkan."


Prince mengatakan hal tersebut sambil memberikan obat tersebut kepada salah satu juru masak yang ada di dalam rumahnya.


"Malam ini aku akan tidur dengan mu lagi wanita gendut, ya aku akan terus melakukan hal itu sampai kau hamil!"


Prince mengatakan hal tersebut sambil menelan beberapa obat untuk persiapannya nanti malam.


Hari ini Laras pada akhirnya lebih banyak untuk berada di dalam kamar, alerginya yang kambuh membuat dia enggan untuk keluar.


"Kenapa kau tidak menyiapkan aku makan malam?"


Prince yang tiba - tiba masuk ke dalam kamar langsung mengatakan hal tersebut kepada Laras yang saat ini masih terbaring di atas tempat tidur.


"Mas, maafkan Laras, tapi Laras masih tidak enak badan, tapi Laras sudah meminta bi Ijah untuk menyiapkan semuanya, tapi jika mas mau Laras yang menyiapkan, Laras akan menyiapkan untuk mas Prince."


Laras mengatakan hal tersebut sambil bersiap untuk beranjak dari tempat tidurnya.


"Tak perlu."


"Lepaskan baju mu."


Deg


Laras terdiam saat Prince mengatakan hal tersebut kepadanya.


"Lepaskan baju? untuk apa mas?"


"Aku ingin melakukan hal itu malam ini."


Deg


Laras Kemabli mengernyitkan dahi ketika Prince dengan terbuka mengatakan hal tersebut kepadanya.


"Tapi mas tadi pagi kita baru saja melakukan hal itu."


"Jadi kau tidak mau untuk melayani suami mu sendiri?"


Deg


Kata - kata ini yang pada akhirnya menjadi andalan bagi Prince untuk memaksa Laras untuk melakukan hal yang tidak di dasari oleh cinta kasih yang luar biasa.


"Ya sudah jika kau tidak mau melayani suami mu sendiri, aku akan pergi untuk mencari yang lainnya."


"Jangan mas, baiklah mas."


Seketika itu juga Laras menarik tangan Prince dan mencoba menghalangi Prince untuk keluar dari dalam kamar.


"Laras akan melakukan apa yang mas Prince mau."


Setelah mengatakan hal tersebut Laras kembali membuka semua pakaiannya di hadapan Prince.


Dengan seketika Prince mematikan lampu dan mulai mencumbu kasar Laras.


Prince tidak peduli jika saat ini Laras sedang sakit, suhu tubuh Laras yang masih demam membuat Laras sangat lemas saat Prince melakukan penyatuannya berulang - ulang yang tidak mempedulikan perkataan Laras untuk berhenti.


"Mas, Laras sudah tidak kuat lagi."


Setelah mengatakan hal tersebut Laras langsung pingsan dan Prince masih meneruskan penyatuannya hingga pada akhirnya semua selesai.


"Aku tidak peduli dengan mu, karena yang aku inginkan adalah rahim mu wanita jelek!"


Dan setelah mengatakan hal tersebut Prince mengambil kembali semua pakaiannya, dan menutup tubuh Laras dengan selimut.


Prince yang telah kembali menggunakan semua pakaiannya kini keluar dari dalam kamar dan sama sekali tidak mempedulikan Laras yang saat ini masih pingsan


Dengan langkah kaki yang cepat Prince menuju ke parkiran mobil dan masuk ke dalamnya.


"Jika sampai bulan depan tidak ada tanda - tanda kehamilan maka aku akan melakukan cara yang lebih kasar lagi kepada mu ya, aku benci dengan permainan ini, benci dengan semua hal yang telah memaksa ku untuk melakukan hal ini."


"LARAS AWAS!"


Suara Lidia yang berteriak pada akhirnya sukses membangunkan Laras dari lamunannya didalam setiap kejadian masa lalu yang kejam.


love : Nona_Kurnia