MY PRINCE

MY PRINCE
APA MAU MU?



Ya kebakaran demi kebakaran yang saat ini sedang dialami oleh Prince."


"Aku bisa sangat menebak jika tadi pagi pasti Prince datang ke kantor dengan sangat tergesa - gesa bukan? ya itu adalah kabar mendesak yang dia terima tentang kebakaran ini."


Seketika itu Laras mengerti apa yang telah di maksudkan oleh James.


"Aku tidak ingin menuduh mu namun jika dilihat dari perkataan mu ini, aku meragukan jika kau tidak ikut terlibat di dalam sabotase yang saat ini sedang terjadi."


"Darimana kau begitu yakin jika ini adalah sebuah sabotase Laras?"


"Kebakaran yang terjadi di saat waktu yang bersamaan bukanlah kebakaran yang di sengaja'."


Dan James tersenyum dengan pengakuan dari Laras.


"Ternyata kau adalah wanita yang cerdik Laras, aku tidak mengira jika wanita dari desa seperti mu sangat mudah sekali untuk menebaknya."


"Aku memang wanita desa James, namun setiap hal yang telah aku alami membuat aku menjadi lebih cerdik dari yang sebelumnya."


"Lalu apa yang kau inginkan setelah kau mengetahui semua hal ini Laras?"


"Satu hal yang ingin aku tanyakan kepada mu James."


"Katakan saja, aku suka beradu mulut dengan wanita cerdas seperti mu."


"Apa motivasinya kau melakukan ini semua?"


"Kau ingin tau apa motivasi ku?"


"Ya aku ingin tau, karena kau seperti orang gil, kau mengatakan hal ini kepada istri sah dari korban mu sendiri."


"Ya aku memang laki -laki gila Laras, namun adalah versi perempuan dari karakter ku."


Seketika Laras langsung mengernyitkan diri dengan semua hal yang telah James katakan.


"Apa yang kau maksudkan aku adalah versi perempuan dari mu James?"


"Sekarang aku tanya kepada mu, saat ini kau pasti sudah mengetahui bahwa kematian ibu mu tidak wajar bukan? dan kau sangat tau siapa dalang dibalik semua kematian sang ibunda tercinta, namun dengan bodohnya kau tetap bersama dengan laki - laki yah putra dari pembunuh ibu kandung mu sendiri."


"Darimana kau mengetahui semuanya ini James?"


Laras sangat heran dengan semua hal yang saat ini dilontarkan oleh James.


"Bagi James itu adalah hal mudah Laras, bahkan saat ini aku juga bisa mengetahui bahwa kau memanfaatkan suami mu sendiri untuk dirimu membeli semua obat - obat terlarang yang saat ini masih aktif kau konsumsi bukan?"


"Hentikan semua perkataan mu itu James!"


Laras yang sudah tersulut emosi pada akhirnya mengatakan hal tersebut dengan berteriak.


"Hei untuk apa kau harus berteriak ketika semua hal yang telah aku katakan itu adalah benar!"


Laras yang mendapatkan perkataan seperti itu kini hanya terdiam sambil ke dua matanya menatap tajam ke arah James.


"Apa yang kau mau dari semua hal yang telah kau buat ini James? aku yakin kau memiliki maksud yang tidak baik dan permainan mu tidak berhenti sampai di sini saja."


"Tepat sekali Laras, kau memang wanita pintar, ya memang permainan ku tidak akan berhenti sampai di sini saja, namun akan melanjutkan dan terus melanjutkan dengan sangat baik sampai ke garis akhir."


"Satu pertanyaan yang belum kau jawab James, untuk apa kau mengatakan semua hal ini kepada ku? kau tau bukan aku adalah istri dari Prince dan aku bisa mengatakan semua hal ini kepada Prince?"