
Kau percaya kepada ku sebagai sahabat mu bukan? jika kau percaya maka kau bisa menceritakan segala sesuatunya tanpa harus ada yang di tutupi lagi, aku akan mendengarkan semua cerita mu Laras."
Andre mengatakan hal tersebut dan sangat berharap Laras bisa terbuka kepadanya, karena bagi Andre Laras termasuk wanita yang sangat tertutup dan hal inilah yang membuat Andre cukup sulit untuk bisa mengkorek apa yang saat ini sebenarnya terjadi.
Laras kini kembali terdiam dengan setiap pertanyaan Andre, namun tiba - tiba saja Andre melihat Laras menarik nafasnya dalam - dalam.
"Dre kau adalah sahabat ku, dan aku sangat percaya kepada mu, satu hal yang menjadi kesalahan, adalah aku termasuk wanita yang tertutup, itu semua terjadi karena sejak kecil aku hidup sendiri, aku terbiasa dengan kesendirian dan semuanya aku lakukan seorang diri."
"Semua hal yang pada akhirnya aku pikir menjadi baik, malah hal ini lah yang menjerumuskan aku."
"Saat itu aku baru saja tiba di Jepang dan aku ingin memulai kembali kehidupan ku yang telah rusak."
Laras mengatakan hal tersebut dengan ke dua matanya memandang langit - langit.
"Aku berpikir dengan kedatangan ku ke Jepang, aku memulai segala sesuatu dengan hal baru, semua hal itu bisa membuat aku melupakan segala sakit hati ku kepada mas Prince."
Air mata Laras tiba -tiba kembali mengalir ketika mengatakan hal ini.
Sedangkan Andre masih menjadi sahabat yang baik dan siap mendengarkan semuanya.
"Sakit hati ini malah makin menjadi ketika aku berada di Jepang, ya aku memendam semuanya sendiri tanpa berani meluapkan semua secara langsung kepada mas Prince."
"Jika kau ingat, di kala itu aku mulai diet ketat dan di saat itulah aku mulai mengenal obat - obat terlarang dari salah satu situs online yang ada di Jepang."
"Di sanalah aku baru tau jika obat - obat terlarang tersebut bisa menurunkan berat badan secara drastis dengan cepat."
"Jadi dengan kata lain bukan Lidia saja yang membantu ku saat ada di dalam fase ini, namun obat yang aku maksudkan juga ikut membantu ku di dalam hal ini."
Laras terdiam sejenak ketika harus kembali mengingat -ingat pertama kali dia memesan obat terlarang tersebut melalui situs online yang ada di Jepang.
"Aku memesan semua obat terlarang tersebut dari situs online dan pada akhirnya aku belajar untuk menggunakan semuanya."
"Aku juga memesan krim kecantikan ilegal untuk memutihkan kulit ku dengan cepat, dan aku juga memesan satu krim ilegal untuk menyamarkan noda bekas suntikan demi suntikan yang menancap setiap saat di tangan ku ini."
Laras mengatakan hal tersebut sambil menunjukkan ke dua tangannya yang mulus.
"Aku memesan multi vitamin yang banyak, agar berat badan ku tetap stabil, dan tidak terlihat sebagai pemakai obat - obat terlarang."
"Kau tau semua itu aku lakukan karena aku sudah kehilangan gambar diri, semua yang aku lakukan sama sekali tidak aku perhitungkan, tidak aku perhatikan."
"Yang terpenting bagi ku saat itu adalah aku bisa menurunkan berat badan ku secara drastis dan aku bisa tampil dengan cantik secepatnya mungkin."