MY PRINCE

MY PRINCE
DIAGNOSIS DOKTER



Setelah mengatakan hal tersebut ibu Saraswati segera keluar dari dalam rumah, masuk ke dalam mobil dan langsung mengemudikan mobil tersebut dengan kecepatan sedang hingga menuju ke rumah.


Sesampainya di sana ibu Saraswati langsung menuju ke ruang unit gawat darurat.


"Keluarga Ibu Laras."


Salah satu dokter memanggil perwakilan dari keluarga Laras.


"Ya dok saya ibu mertuanya."


"Keadaan ibu Laras sudah mulai membaik.


"Syukurlah jika seperti itu dokter."


Ibu Saraswati mengatakan hal tersebut dengan menarik nafasnya dalam - dalam.


"Namun ada satu hal yang harus saya katakan kepada ibu lagi."


Deg


Disini ibu Saraswati kembali terdiam.


"Hal lain dokter?"


"Ya bu, organ kewanitaan dari ibu Laras membengkak, apakah tidak terjadi sesuatu hal di dalam hal ini?


"


Deg


Sungguh saat ini ibu Saraswati hanya bisa terdiam saat mendengarkan pertanyaan dari dokter.


"Semuanya baik - baik saja dokter."


Dengan segera ibu Saraswati langsung mengatakan hal tersebut dengan wajah yang sangat menyakinkan.


"Baiklah jika seperti itu bu, saya izin untuk pergi."


"Silahkan dokter."


Dan setelah mengatakan hal tersebut sang dokter mulai meninggalkan ibu Saraswati seorang diri.


"Prince mama sangat marah kepada mu, ya sangat marah!"


Ibu Sarawati mengatakan hal tersebut sambil mengenggam ke dua tangannya erat -erat, dan setelah itu masuk ke dalam ruangan.


Aku memang tidak menyukai mu, kau adalah parasit di dalam keluarga ku, aku sangat membenci mu, ya sampai ke akar - akarnya aku sangat membenci mu, jika bukan karena ingin memperjuangkan agar harta ku bisa kembali aku tidak ingin anak ku menikah dengan mu, ya terkadang seorang ibu itu bisa melakukan segera cara, termasuk cara - cara seperti ini


Ibu Saraswati mengatakan hal tersebut di dalam hati sambil terus memandang ke arah Laras yang sampai saat ini belum juga sadarkan diri.


"Ma, ada apa memanggilku?"


Dengan tenang Prince masuk ke dalam ruangan hanya sekilas melihat Laras.


"Kau sadar Prince apa yang telah kau lakukan hari ini?"


Prince langsung mengernyitkan dahinya.


"Apakah ada salah ma?"


Prince yang saat ini tidak mengerti arti dari ucapan san ibunda mencoba untuk menanyakan lagi.


"ikut ibu ke luar."


Setelah mengatakan hal tersebut ibu Saraswati mengajak Prince untuk keluar dari ruangan tersebut.


Ibu Sarawati mengajak Prince untuk masuk ke dalam satu kamar hotel yang tidak jauh dari rumah sakit.


"Mama menyewa hotel untuk apa ma?"


"Untuk apa katamu? saat ini istri mu sedang terbaring di atas tempat tidur dan kau masih mengatakan hal ini?*


Sungguh saat ini ibu Saraswati begitu marah kepada Prince.


"Katakan apa saja yang sudah kau lakukan dengan Laras?"


Prince yang mendapatkan pertanyaan tersebut kini hanya bisa mengernyitkan dahinya saja.


"Apa maksud mama?"


"Kau masih bertanya-tanya apa maksud mama?, astaga Prince entah apa lagi yang bisa mama katakan kepada mu."


"Salah satu dokter mengatakan jika alat kelamin Laras bengkak, dan untuk hal ini mama ingin menanyakan kepada mu."


"Karena wanita itu tidak menarik dan mama memaksa aku untuk menyentuhnya, maka aku gunakan cara ku sendiri agar aku bisa melakukan hal itu."


Ibu Saraswati kini hanya bisa menggelengkan melihat kelakuan anaknya sendiri.