
Dengan tenang Prince mengatakan hal tersebut.
"Jadi sekarang kalian bisa mendatangi kantor Prince dan bertanya kepadanya, mengapa dia memperlakukan mbak Laras dengan cara yang tidak hormat."
"Dimana - mana suami itu menjadi tempat perlindungan untuk istri dan juga anak - anaknya, bertanggung jawab penuh untuk setiap hal yang mereka butuhkan, menghujani mereka dengan kasih sayang, bukan dengan kata - kata kasar, bukan dengan ancaman atau hal - hal lain yang malah membahayakan istrinya sendiri."
Dengan panjang lebar Andre mengatakan hal tersebut kepada para awak media yang saat ini masih berada di depan matanya..
"Jika tidak ada lagi yang akan di bicarakan aku mohon jangan menghalangi jalan ku untuk masuk ke dalam rumah sakit, karena di dalam sana ada banyak pasien yang sedang menunggu kedatangan ku, dan semua terhambat hanya hal yang tidak penting seperti ini, ketahuilah banyak nyawa yang akan melayang dengan sempurna jik kalian masih menghalangi jalan ku."
Setelah mengatakan semua hal tersebut Andre berjalan masuk ke dalam mobil, dan para awak media memberikan jalan untuk Andre, agar mobilnya bisa masuk ke dalam halaman rumah sakit.
Sementara itu di dalam kantor ibu Saraswati setengah berlari menuju ke dalam ruangan Prince.
Prince yang hari ini memutuskan untuk masuk ke kantor pada akhirnya harus menahan semua kemarahannya saat melihat di televisi apa yang telah Andre katakan kepada awak media.
Dan tiba - tiba pintu ruangan Prince di buka dengan sangat kencang.
"Prince!"
Ibu Saraswati masuk ke dalam ruangan dengan wajah merah padam, ya wajah tersebut menunjukkan kemarahan yang teramat sangat, kemarahan yang siap untuk diledakkan kepada siapapun yang saat ini berada di hadapannya.
"Lihat ini!"
Ibu Saraswati mengatakan hal tersebut sambil melemparkan satu berkas kepada Prince.
"Apa - apaan ini ma!
"
Prince yang tidak terima wajahnya di lempar oleh sang ibunda kini menjadi sangat marah.
"Dan apakah kau sadar apa yang telah kau lakukan? kau sedang membunuh kami semua!"
"Lihat nilai saham yang akan semakin menurun dan entah apa lagi setelah ini."
"Ma, Andre telah berbuat hal yang seharusnya tidak bisa doa lakukan!"
Prince yang kali ini sudah emosi mengatakan hal tersebut sambil berdiri.
"Apa yang kau maksudkan lagi Prince?"
"Andre memberikan perekam kepada kita saat kita ada di kamar hotel itu ma!"
Dan seketika itu juga ibu Saraswati berhenti.
"Semua ini menyalahi kode etik di dalam dunia bisnis perhotelan berbintang ma, dan Andre telah melakukan hal itu!"
Dan kini ibu Sarawati tiba - tiba saja memincingkan ke dua matanya dan menatap Prince lebih dalam.
"Jangan kau akan melaporkan Andre atas apa yang telah dilakukan saat ini."
Dengan cepat Prince menganggukkan kepalanya.
"Ya ma, aku rasa Andre sudah bertindak terlalu jauh di dalam urusan ku, jadi itu sebenarnya aku akan mencoba membungkam Andre dengan apa yang dia lakukan di masa lalu.*
Prince mengatakan hal tersebut sambil memperlihatkan foto Andre dan satu wanita yang telah selesai berhubungan badan.
"Darimana kau mendapatkan foto ini Prince?"
Ibu Sarawati mengatakan hal tersebut dengan baik.