
Itu juga yang aku mau Lidia, namun saat ini aku harus menunggu untuk Laras betul - betul bisa jujur dengan semua hal yang telah dia sembunyikan, karena aku yakin ada beberapa hal yang sampai saat ini masih dia tutupi dengan sangat sempurna."
"Ya Laras memang sangat introvert, wanita introvert yang menjadi korban dari perdagangan obat - obat terlarang yang sampai saat ini kita sulit untuk menangkapnya."
"Ya kau benar semoga semuanya cepat selesai terima kasi sayang kau bisa menjadi tempat diskusi ku tanpa memberikan aku penghakiman untuk apa yang akan aku gunakan nanti."
"Tidak ada Dre, jika semua itu untuk kebaikan orang lain, apalagi jika aku mengenal baik juga orang tersebut."
"Ayo tidur tidak baik angin malam untuk mu sayang."
Dan setelah mengatakan hal tersebut Andre mengajak Lidia untuk tidur malam
Sungguh saat ini Andre sangat bangga dengan Lidia, wanita yang dulu pernah dia tinggalkan karena kesalahan di masa lalu, namun kini wanita yang sama masih tetap menemani dan memberikan masukan demi masukan positif kepadanya.
"Selamat tidur sayang."
Dan Setelah mengatakan hal tersebut Andre menciumi kening Lidia dan hal tersebut pada akhirnya berhasil membuat Lidia tertidur dengan sangat nyenyak.
Kini Andre bangun dan mencoba untuk mengkoreksi mencoba untuk mengali beberapa fakta mengenai apa yang saat ini terjadi dengan Laras..
"Laras sebenarnya aku juga sangat penasaran mengapa kau tidak berani untuk menceritakan semuanya dengan terbuka, aku bisa merasakan jika saat ini kau sedang melindungi seseorang dan seseorang tersebut pasti bukan Prince."
Andre mengatakan hal tersebut dengan perlahan di ruang kerjanya, saat ini ada banyak hal yang ada di dalam pemikirannya.
Namun sampai saat ini dirinya belum berani untuk berspekulasi tentang hal apa yang mendasari Laras melakukan hal itu.
"Lebih baik aku tidur dan besok aku pagi aku segera pergi ke sel bersama dengan om Hendra, karena hanya dengan om Hendra semua perkara akan lebih gampang terlihat."
Sementara itu di lain tempat.
"Jadi bukan hanya Prince saja yang ada bersama dengan mu Laras, namun satu orang laki - laki yang cukup memiliki kedudukan tinggi juga ternyata sangat memberikan dukungan kepada mu."
"Dokter Andre, ya dokter Andre seorang dokter sekaligus pengusaha di bidang alat - alat kesehatan rupanya menjadi pendukung mu dan saat ini dengan siap membantu diri mu."
Sang laki - laki tersebut bergumam.
"Semakin seru yang sangat serus sekarang aku memiliki rekan. yang pas untuk aku bisa lebih berkompetisi di dalam kasus ini."
"Tawa yang mengerikan terdengar dan terus terdengar."
"Pengawal, bunuh laki - laki yang baru saja datang aku sudah tidak membutuhkannya lagi."
"Baik pak James."
Satu pengawal segera menjalankan perintahnya, ya James selain terkenal dengan usahanya , James yang sama juga diam - diam menjadi mafia bagi banyak orang yang sangat membutuhkan uang.
Tak segan - segan James akan membunuh setiap orang yang mencoba menghalangi setiap langkah kakinya.
Bagi James nyawa seakan - akan tidak ada artinya lagi,bagi James nyawa seperti sampah yang siap untuk di buang kapan pun dia mau untuk melakukannya.
"Sebentar lagi kau juga akan terkena imbasnya Andre ya pasti."