MY PRINCE

MY PRINCE
LEPASKAN!



Malam ini pada akhirnya Prince lebih bisa menghargai apa yang telah di lakukan orang lain terhadap dirinya..


Malam ini pada akhirnya Prince memiliki tekat untuk kembali membawa pulang miliknya yang paling berharga.


Yah miliknya yang paling berharga terlepas akibat ulahnya sendiri.


Tak butuh waktu lama untuk Prince pada akhirnya sampai di salah satu tempat hiburan mewah di pusat kota yang banyak di minati kaum elite.


"Apakah saat ini kau ada di tempat seperti ini Laras? apakah kau begitu menderita sampai - sampai hampir setiap hari kau berada di tempat seperti ini untuk bisa menenangkan diri mu?"


Prince mengatakan hal tersebut dari dalam mobil, ya saat ini Prince terus memandangi tempat hiburan malam tersebut dan membayangkan jika di dalam tempat itu ada satu wanita yang pelan - pelan saat ini begitu dia cinta.


Dengan langkah pelan Prince keluar dari dalam mobil dan langsung masuk ke dalam tempat hiburan malam tersebut.


Dengan langkah yang tenang, namun detak jantung yang semakin berdegup dengan kencang, Prince menaiki tangga untuk menuju ke lantai 2.


Dan ke dua mata Prince langsung terbelalak ketika melihat ada satu wanita cantik sedang berada di dalam pelukan banyak laki - laki.


Wanita yang sangat dia kenal, wanita dengan senyum nya yang sangat manis, wanita dengan keluguan yang dimilikinya di masa lalu.


Kini wanita yang sama telah duduk dan di cumbu oleh satu orang laki - laki, wanita cantik tersebut tampak menikmati meskipun dirinya saat itu dalam keadaan tidak sadar.


Dengan langkah cepat Prince mendekat ke arah mereka dan melayangkan satu pukulan kepada satu pria yang saat ini dengan brutal mencium wanita tersebut.


Terjadi kepanikan di lantai dua akibat aksi yang dilakukan Prince terhadap laki - laki tersebut.


"Lepaskan! siapa kau!"


Laras mengatakan hal tersebut kepada Prince yang saat ini mencengkram lengannya dengan sangat kuat.


"Ayo pulang!"


"Lepaskan, aku tidak pernah mengenal mu!


"


Sungguh hati Prince seperti di sayat - sayat sebilah pisau ketika istri yang dia cinta mengatakan hal itu kepada dirinya.


"Aku Prince suami mu!"


Deg


Untuk sesaat Laras terdiam, namun pada akhirnya dirinya tertawa dengan sangat keras..


"Mana mungkin laki - laki itu mau datang kemari, ego nya terlalu tinggi untuk melakukan hal itu."


Namun belum selesai mengatakan hal tersebut Prince langsung memeluknya.


"Ini aku Laras."


Deg


Laras langsung terdiam ketika merasakan kembali pelukan yang dulu pernah dia rasakan.


"Ini aku, aku datang untuk menjemput mu, ayo pulang ."


Prince mengatakan hal tersebut dengan perlahan sambil mencium puncak kepala Laras.


Sungguh air mata Laras langsung mengalir dengan deras saat merasakan kembali sentuhan cinta suaminya yang sudah bertahun - tahu sangat dia rindukan.


"Lepaskan, kau jahat, ya kau jahat!"


Laras kembali meronta - ronta di dalam pelukan Prince karena dirinya tidak mau untuk di peluk lebih erat dengan laki - laki yang tidak pernah mengejarnya untuk kembali.


"Aku tidak akan pernah melepaskan mu lagi Laras, apapun yang terjadi aku tidak akan pernah melepaskan mu lagi."


Prince kembali mengatakan hal tersebut sambil terus memeluk Laras dan tidak mau untuk melepaskan.


Tenaga Laras yang pada akhirnya habis karena terlalu banyak meronta membuatnya pingsan.