
Deg
Kata - kata Prince yang semakin menjauh kini kembali menancap di hati Laras yang paling dalam, dan di saat bersamaan Laras melihat Prince dan dirinya di pisahkan oleh aparat.
Para aparat terpaksa mengakhiri pelukan mereka berdua, karena saat ini para aparat harus membawa Prince atas apa yang telah dia lakukan di dalam tempat hiburan malam ini.
"Mas, mas tunggu, mas."
Laras tiba - tiba saja bisa mengatakan hal tersebut saat melihat Prince di bawa paksa oleh para aparat keluar dari tempat hiburan malam tersebut.
"Mas Prince tunggu!
"
Laras berlari mengikuti Prince dan para aparat keluar, namun apa yang telah di lakukan Laras sia - sia, dirinya tidak bisa mengejar mobil para aparat yang saat ini telah melaju sambil membawa serta Prince.
"Kenapa mas, kenapa mas, selalu saja mengambil tindakan bodoh, mas kita saat ini sedang ada di negara orang, aku mohon mas agar kau tidak melakukan tindakan demi tindakan bodoh."
Laras mengatakan hal tersebut sambil menangis di pinggir jalan, saat ini, detik ini dirinya tidak tau harus menghubungi siapa untuk dia bisa meminta tolong.
Laras yang bukan siapa - siapa pada akhirnya memilih untuk meninggalkan tempat tersebut dengan berjalan kaki sambil memikirkan siapa yang bisa membantunya kali ini.
"Baik pak, saat ini saya sudah tiba di bandara dan saya yang akan mengurus semuanya dengan baik.*
Keesokan harinya, Joe yang telah sampai kembali ke Jepang langsung menuju ke kantor tempat Prince di tahan.
"Joe akhirnya kau sampai juga."
Begitu sampai di kantor, Andre yang sudah datang terlebih dahulu langsung mengapa Joe.
"Ya dokter Andre, sudah menjadi tugas saya untuk membantu pak Prince."
"Ya sudah ayo."
pembicaraan pun selesai, dan baik aparat dan juga Joe saling berjabat tangan.
Setelah semuanya selesai, kini Andre dan Joe bisa melihat Prince berhasil di bebaskan.
"Sobat bagaimana keadaan mu? semalam Laras tiba - tiba saja datang ke apartemen ku dan menceritakan semuanya, detik itu juga aku langsung menghubungi Joe, dan Joe langsung terbang kembali kemari."
Andre mengatakan hal tersebut kepada Prince sambil memeluknya..
"Laras datang sendiri semalam Dre?"
"Ya dia datang sendiri, dan dalam keadaan menangis, nampaknya dia sangat khawatir akan keadaan mu."
Tidak ada yang Prince katakan kecuali anggukan kepalanya saja.
"Ayo, kau harus istirahat Prince, aku yakin semalaman di penjara kau tidak akan pernah bisa tidur bukan?"
"Ya kau benar Dre."
Dan setelah mengatakan hal tersebut Andre dan semua orang keluar dan menuju ke parkiran mobil.
Prince yang sangat lelah secara fisik pada akhirnya lebih banyak diam di dalam mobil sambil menatap langit - langit kota Tokyo.
"Jadi apakah kau mau langsung untuk kembali ke apartemen atau kau akan menemui Laras? hari ini dia ada di apartemen ku bersama dengan Lidia."
Andre mengatakan hal tersebut sambil memastikan lebih lagi apakah Prince akan tetap diantar ke apartemennya atau pulang kembali.
"Antarkan saja aku ke apartemen ku Dre, aku ingin istirahat."
"Baiklah, Joe kau dengar sendiri apa yang Prince minta, jadi kita bisa langsung kesana."