MY PRINCE

MY PRINCE
PEMBICARAAN PAGI



Arrrh mungkin pekerjaan hari ini membuat mu lelah Prince."


Dan setelah mengatakan hal tersebut, Prince segera masuk ke dalam kamar mandi, tak ingin pikirannya menjadi lebih aneh lagi, dengan cepat Prince menguyur kepalanya dengan air dingin.


Sungguh saat ini tidak ada yang ingin Prince katakan lagi kecuali menenggelamkan dirinya di dalam guyuran air dingin yang sedang mengalir, pikirannya yang sedang melayang kepada satu wanita membuatnya terus melakukan hal ini.


"Aku sedang lelah ya, aku sedang lelah, lebih baik aku segera tidur!"


Setelah selesai membersihkan diri Prince masuk ke dalam selimut dan mengatakan hal tersebut.


Malam ini Prince sedang berperang dari hati dan pikirannya yang sedang tidak menyatu, di dalam kegelapan malam Prince mencoba untuk memejamkan ke dua matanya, mencoba untuk tidak mengingat wajah dari satu wanita yang tiba - tiba saja hadir, ya wajah yang seharusnya tidak ingin dia ingat.


"Selamat pagi Andre."


Deg pagi ini Laras yang sudah duduk di kursi makan sengaja menunggu Andre turun dari dalam kamarnya.


"Halo Laras, kau mau sarapan juga?"


Andre mengatakan hal tersebut sambil duduk di samping Laras.


"Hari ini ada roti, kau sudah mencobanya?"


Andre mencoba untuk menanyakan hal tersebut kepada Laras, namun Laras tetap menatap Andre dengan tajam.


"Dre kau tidak sedang melupakan janji mu sendiri bukan?"


"Baiklah apa yang akan kau tanyakan Laras?"


Dan pada akhirnya Andre mengatakan hal tersebut dengan membalas tatapan mata Laras.


"Kenapa kau mengatakan semua hal itu kepada media Dre, apakah kau tidak sadar setiap perkataan mu berakibat fatal untuk mas Prince dan juga ibu Saraswati? mengapa kau tidak menanyakan terlebih dahulu ke kau? mengapa kau langsung mengambil keputusan untuk memutar CCTV yang ada di dalam ponsel mu? kenapa Dre? itu yang ingin aku tanyakan dari kemarin, tapi seakan - akan kau terus menghindar dari pertanyaan ku."


Dan pada akhirnya Laras mengatakan semua hal yang saat ini mengganjal hatinya.


"Apakah aku perlu berkata jujur Laras?"


"Sangat perlu Dre."


"Baiklah pertama mengapa aku berkata jujur dan terpaksa menunjukkan rekaman CCTV tersebut kepada media?"


"Sekarang kau coba melihat dari posisi ku, pagi - pagi saat aku berangkat bekerja dan ketika aku tiba banyak sekali kerumunan awak media dan mereka semua mengatakan bahwa kau adalah selingkuhan ku, dan saat ini kau sudah tidak satu atap dengan ku."


"Dan aku harus mengatakan semua hal ini dengan jujur agar stigma negatif tentang mu itu hilang."


"Kau tau, semua ini pasti ulah suamimu, dia akan melakukan segala cara agar kau kembali kepadanya, karena satu - satunya harta yang paling berharga saat ini adalah kau Laras."


"Ya harta yang sedang di manfaatkan oleh keluarga Prince, aku mengatakan hal itu kepada media, aku meninggalkan jejak kepada media, agar suatu saat jika memang Prince terbukti bersalah, maka media bisa mengingat lagi apa yang pernah aku katakan kepada mereka, dan media tidak akan pernah menyalahkan mu Laras."


Dan setelah mengatakan hal tersebut baik Prince dan Laras kita terdiam tanpa kata, Prince mencoba untuk membela diri dengan apa yang telah dia katakan kepada media.