MY PRINCE

MY PRINCE
OM HENDRA



Satu pengawal segera menjalankan perintahnya, ya James selain terkenal dengan usahanya , James yang sama juga diam - diam menjadi mafia bagi banyak orang yang sangat membutuhkan uang.


Tak segan - segan James akan membunuh setiap orang yang mencoba menghalangi setiap langkah kakinya.


Bagi James nyawa seakan - akan tidak ada artinya lagi,bagi James nyawa seperti sampah yang siap untuk di buang kapan pun dia mau untuk melakukannya.


"Sebentar lagi kau juga akan terkena imbasnya Andre ya pasti."


Dengan geram pada akhirnya James mengatakan hal tersebut, ya hal yang selalu James katakan ketika ada beberapa orang yang hendak menghalangi jalan - jalannya.


Malam yang pada akhirnya berganti dengan pagi yang cukup cerah


"Selamat pagi om Hendra."


Satu orang laki - laki paruh baya kini sudah ada di dalam ruang tamu rumah dari Andre


"Lama tidak bertemu Dre, bagaimana dengan keadaan mu?"


"Andre baik - baik saja sesuai dengan apa yang telah Andre cerita kan kepada om Hendra mengenai keadaan Laras, untuk itulah aku meminta tolong ok Hendra, karena aku yakin hanya om Hendra yang bisa membantu ku."


"Mari kita segera ke sel Dre, aku ingin segera bertemu dengan Laras dan menanyakan sendiri apa yang saat ini sedang dia rasakan, apa yang saat ini masih dia pikirkan karena nanti dari sana kita bisa mengali lebih dalam apa yang saat ini terjadi dengan dirinya."


"Ya om ayo."


Dan pada akhirnya Andre dan juga om Hendra bangkit dari tempat duduknya dan langsung menuju ke parkiran mobil.


Om Hendra masih satu keluarga dengan Andre, dan om Hendra adalah satu pengacara yang cukup terpandang serta pengacara yang sangat terkenal di tanah air


Perjalanan Andre dan om Hendra tidak butuh waktu lama, karena kini Andre dan juga om Hendra sudah sampai di dalam penjara.


Saat Laras masuk ke dalam ruang kunjungan, tiba - tiba saja Laras terkejut dengan kehadiran Andre dan juga om Hendra yang saat ini ingin bertemu dengan dirinya.


"Maafkan aku Laras jika aku belum sempat untuk memberitahukan kepada mu, karena akses untuk menghubungi mu saat ini sangat sulit, jadi pada akhirnya aku memutuskan untuk langsung datang kemari."


"Kenalkan ini adalah om Hendra, dan Hendra lah yang akan membantu mu untuk setiap hal yang saat ini sedang kau alami."


Andre mengatakan hal tersebut sambil memperkaya om Hendra kepada Laras.


"Senang bertemu dengan anda mbak Laras, ayo mari. kita duduk yang mengatakan semuanya dengan sangat santai


"Om Hendra yang pada akhirnya bertemu dengan Laras dapat melihat bahwa Laras adalah wanita yang cerdik namun diam seperti merpati.


"Jadi apa yang akan kau katakan om Hendra soa kasus ku kali ini?


"


Laras mengatakan hal tersebut dengan duduk santai di dalam ruang pengunjung.


"Yang ingin saya tanyakan adalah mbak Laras tidak mungkin melakukan semuanya seorang diri, apakah mbak Laras berkenan menceritakan semuanya dari awal sampai akhir?"


Kini Laras yang biasa terdiam, di satu sisi saat ini dirinya menjadi sangat tidak nyaman karena saat ini Laras seperti berhadapan dengan orang asing yang tidak Laras kenal..


Jika bukan karena om Hendra adalah tamu dari Prince Laras tidak akang


gampang untuk mengatakan banyak hal kepada Prince saja