MY PRINCE

MY PRINCE
Cemilan



Dring....dring...dring


chantika : Hallo ve lo dimana ??


valerie : gue lagi dipantai


chantika : kita udah pada mau balik ni


valerie : ( menatap vincent dan hanya dibalas dengan menggelengkan kepalanya)


valerie : Kalian pergilah lebih dulu


chantika : tapi gimana dengan lo ve


valerie : kan ada mobil gue, yaudah yah dadah hati-hati dijalan ( ucap valerie langsung mematikan sambunga telefon ).


" liebe bisakah kita segera pulang selesai ini" tanya valerie


" Kenapa sayang?? " tanya vincent masih sibuk dengan makanannya


" besok saya kan sekolah, udah mau dekat ujian akhirnya " jelas valerie


" baiklah habiskan dulu makanannya " ucap vincent


***


( Dalam mobil )


" Liebe bisakah kita mampir ditokoh itu aku ingin beli cemilan untuk makam diperjalanan" tanya valerie


" baiklah sayang, tapi aku yang temanin yah " ucap vincent.


Mobil miliknya kemudian terparkir di parkiran toko. vincent dan valerie pun bergegas turun.


" liebe mau ngak ini " tanya valerie memperlihatkan satu kaleng minuman


" tidak sayang, air mineral saja " ucap vincent mengambil air mineral


Dring...dring...dring


" sebentar yah sayang, aku angkat telefon dulu " ucap vincent dan valerie kembali mecari yang akan dibeli.


Setelah selesai mencari yang dia inginkan, valerie menujuh ke arah kasir sambil mencar-cari keberadaan vincent, dan dia melihat vincent sedang mengobrol dengan seseorang.


" Liebe " panggil valerie, vincent yang melihat valerie kaget tapi secepat nya mengubah mimik wajah nya.


" sayang udah selesai belanja nya, maaf yah aku terlalu lama " ucap vincent mencium pucuk kepala valerie.


" Lihat saja vin, kamu akan kembali padaku jika aku tidak bisa mendapatkan mu maka orang lain pun ngak bisa " ucap perempuan itu tersenyum sinis.


FLASHBACK


(vincent sedang menelfon)


Vincent : Hallo


*********


Vincent : siapkan semua ( vincent memutuskan sambungan telefon )


Setelah selesai menerima telfon, vincent berniat masuk kembali ke toko, saat akan melangkah, langkah vincent terhenti karenah ada yang menahan tangan vincent.


" Hai vin lama tidak ketemu " ucap seorang wanita, menggunakan celana jeans panjang dan baju putih yang dilapisi jaket kulit hitam.


" Prety, " ucap vincent dingin


" lama tidak ketemu kamu masih sama yah vin " ucap prety memegang pundak vincent


" lepaskan tangan mu itu " ucap vincent datar


" kok kamu jadi sensitif gini sih vin " ujar prety melepaskan tangan nya


" vin bisakah kita kembali seperti sediakalah" tanya prety tanpa tau malu


" kembali?? siapa kamu?? dan kembali seperti apa?? aku rasa dulu itu kebodohan ku mencintai mu dan.... " ucap vincent tapi terhenti karena valerie memanggilnya.


Flashback on


" liebe itu siapa?? kenapa kamu tinggalin dia" tanya valerie sambil memakan, makananya melihat tidak ada jawaban dari vincent valerie pun menyuapi nya dengan cemilan yang tadi di belinya.


" Siapa yang meminta mu menyuapai aku " tanya vincent setengah berteriak dan sorotan mata tajam. Seketika membuat valerie takut dan ingin menangis.


" ma....maafkan aku, a...a...ku tidak tahu j..i..ka om ngak suka makan ini " ucal valerie terbata-bata menahan tangis nya. Tidak ada reaksi apa-apa dari vincent dia hanya fokus membawa mobil.


Selama perjalanan hanya terdengar suara mesin mobil, dan kendaraan lainnya lalu-lalang. Tak terasa mereka sudah memasuki kota Z, setelah sampai dirumah milik vincent terlihat mobil milik valerie terpakir tepat didepan mobil milik vincent. Dengan cepat valerie turun dan pergi ke arah pak zetno


" Pak kunci mobil milik saya " ucap valerie


" oh ini non " ujar pak zetno memberikan kunci mobil valerie, vincent yang melihat itu langsung menghampiri valerie.


" Trimakasih pak saya pergi dulu " Ucap valerie saat melihat vincent mendekat kearahnya, dan setengah berlari menuju mobilnya.


" sayang, sayang " panggil vincent, tali valerie telah melajukan mobil nya keluar pekarangan rumah vincent.