
Sakit? tapi tadi siang aku sudah bertemu dengan Prince dan kondisinya baik - baik saja."
Laras mengatakan hal tersebut seakan - akan tidak percaya dengan apa yang dia dengar dari Andre saat ini.
"Ya bukan hanya kau saja yang seperti ini Laras, namun aku pun juga menganggap Prince baik - baik saja, karena baru beberapa jam yang lalu aku dan Prince berbicara banyak hal, lalu.."
Andre tiba - tiba saja menghentikan semua kata - katanya.
"Lalu apa Dre?"
"Lalu aku melihat Prince tiba - tiba pingsan di cafe tempat aku dan dia sedang berbicara."
"Aku langsung membawanya ke rumah sakit dan dokter langsung memberikan pertolongan."
"Kau tau, apa yang dikatakan dokter tentang riwayat kesehatan Prince?"
Lalu dengan cepat Laras langsung menggelengkan kepalanya.
"Aku tidak tau Dre, karena saat ini pun kau belum memberitahukan hal itu kepada ku."
"Prince terkena Hepatitis."
Dan Laras langsung terdiam.
"Ini semua akibat Prince yang selalu mengkonsumsi alkohol setiap dia dilanda satu masalah, sampai saat ini kebiasaan ini lah yang masih belum bisa dia hilangkan."
Andre mengatakan hal tersebut sambil menggelengkan kepalanya
"Laras ,apakah kau tidak mau memikirkan semua yang akan kalian lakukan? maafkan aku, karena Prince sudah menceritakan semuanya kepada ku tentang keinginanmya untuk melepaskan mu secara status."
"Kau tau saat dia mengatakan hal tersebut dia meminum alkohol dengan jumlah yang sangat banyak, karena semua hal yang dia katakan tidak sesuai dengan hati nuraninya saat ini."
Laras yang mendengarkan semua itu kini hanya terdiam, ke dua tangannya menggenggam begitu erat, karena bagi Laras Andre sama sekali tidak mengetahui sisi gelap Keluarga Prince dan sisi gelap yang saat ini sedang terjadi dengan dirinya.
"Banyak permasalahan di antara kami Dre, dan semua masalah yang terjadi itu bukan masalah sembarangan."
Laras pada akhirnya mengatakan hal tersebut kepada Andre, dan saat ini Andre hanya bisa tersenyum sinis mendengarkan perkataan Laras.
"Laras apa yang kau ucapkan seperti bukan Laras yang aku kenal."
"Apa maksud mu Dre?"
"Kau harus tau setiap kita itu pasti memiliki masalahnya masing - masing."
"Ya aku tau Dre, aku tau semua hal yang telah kau katakan, namun satu hal yang kau harus tau, masalah ku dengan mas Prince itu adalah masalah yang sangat berat."
"Ya untuk itulah ada janji suci pernikahan, kau tentunya masih ingat bukan janji suci pernikahan itu?"
"Kita akan setia di dalam suka dan duka, jadi memang masalah itu akan tetap ada sampai kita kembali kepada Tuhan Laras "
"Dan seharusnya saat ini kalian bisa bergandengan tangan untuk menghadapinya."
"Saat ini Prince sangat membutuhkan mu Laras, aku tau mungkin bagi mu terasa berat untuk hidup satu atap dengannya lagi."
"Namun apakah sama sekali tidak ada kesempatan ke dua untuk Prince?"
"Mungkin aku tidak tau masalah apa saja yang saat ini kalian sedang hadapi, namun kalian harus Ingga bahwa pernikahan adalah tanggung jawab kita dengan Tuhan."
"Sejak awal aku sama sekali tidak pernah menyetujui perceraian ini, namun terlalu sulit untuk mengubah jalan pikiran Prince, satu - satunya jalan terakhir adalah aku harus berbicara dengan mu secara langsung.