
Dokter Andre, jika dokter adalah dokter pribadi keluarga ini, tentunya dokter mengetahui latar belakang dari Prince suami ku bukan?
Seketika itu juga dokter Andre hanya bisa terdiam dengan pertanyaan dari Laras.
"Maafkan saya, tapi pertanyaan yang sudah ibu ajukan di luar dari prosedur kami, jadi mohon maaf saya tidak bisa menjawabnya."
Dokter Andre mengatakan hal tersebut kepada Laras.
"Panggil saja aku Laras dok, aku hanya ingin mengetahui beberapa hal dari dokter Andre."
"Saya akan menjawab jika itu berhubungan dengan medis Laras."
"Aku tidak tau apakah ini berhubungan dengan medis atau tidak, namun satu hal yang ingin aku tanyakan kepada dokter, apakah mas Prince termasuk peminum kelas berat seperti ini?"
Laras mengatakan hal tersebut dengan menatap tajam ke arah dokter Andre.
"Maaf saya Laras namun sepertinya pertanyaan ini tidak pantas untuk saya jawab
"
Katakan saja yang sebenarnya Dre."
Deg
Laras sangat kaget ketika satu laki - laki tampan kini muncul dari depan pintu kamar.
"Prince, apa kabar mu?"
Dokter Andre langsung mengatakan hal tersebut sambil mengulurkan tangannya kepada Prince.
"Kabar ku baik Dre, jadi kau di undang kemari oleh istri ku?
"
Ya, mbak Laras menderita alergi, akibat alkohol Prince."
Prince yang mendengarkan perkataan dokter Andre langsung mengernyitkan dahinya.
"Alergi alkohol?"
"Ya Prince."
"Ya dia tidak bisa aku ajak bersenang - senang alkohol, apakah kau sudah selesai memeriksa nya? jika sudah selesai ayo kita keruang kerjaku saja, aku akan menceritakan banyak hal kepada mu."
"Sudah, sudah aku sudah selesai memeriksa keadaan mbak Laras."
Dan Prince mengajak dokter Andre keluar dari kamarnya.
Sementara itu Laras hanya memandang semua hal yang saat ini sedang terjadi di depan ke dua matanya.
Sungguh dirinya tidak menyangka jika Prince dan dokter Andre bersahabat dekat.
"Sepertinya aku telah bertanya kepada orang yang salah.
Laras mengatakan hal tersebut sambil menggelengkan kepalanya.
"Ah sudahlah, lebih baik aku tidur kepala ku sakit sekali."
Laras kembali mengatakan hal tersebut dengan memijat - mijat kepalanya yang tidak gatal, sungguh saat ini kepala Laras sangat berat sekali.
Sementara itu di ruang kerja.
"Prince sekarang katakan kepada ku, kenapa tiba - tiba saja kau menikah?"
Dokter Andre langsung menyerang Prince dengan kata - kata.
"Kenapa, apakah kau heran aku melakukan hal itu?"
Prince mengatakan hal tersebut sambil duduk.
"Bukan hanya aku heran dengan keputusan mu, namun .."
"Namun apa? wanita yang pada akhirnya menjadi istri ku? wanita gemuk, wanita jelek dan aku sama sekali tidak mencintainya!"
Deg
Dokter Andre langsung mengernyitkan dahinya ketika Prince mengatakan semua hal tersebut.
"Prince kenapa kau mengatakan hal itu? kau tidak mencintai wanita itu, lalu kenapa kau menikah dengannya?"
Dokter Andre yang masih heran dengan jawaban Prince kini semakin penasaran.
"Banyak hal yang masih belum bisa aku ceritakan kepada mu Dre, namun satu yang pasti aku menikah bukan atas dasar cinta dan secepatnya aku akan menceraikan wanita itu."
Dokter Andre kini hanya bisa terdiam sambil mengernyitkan dahinya ketika mendengarkan perkataan dari Prince.
Ingin sekali dokter Andre bertanya lebih banyak hal kepada Prince namun pada akhirnya dokter Andre mengurungkan niatnya karena melihat Prince sama sekali tidak terbuka akan hal ini kepadanya.