
Prince mengatakan hal tersebut sambil meraih tangan Laras..
Ya tangan yang sejak lama ingin dia raih, namun pada akhirnya sekarang Andre sadar bahwa tangan itu tidak cukup kuat untuk bisa dia raih dengan sempurna.
"Dre, terima kasih karena kau selalu membantu ku, aku tidak bisa membalas banyak hal kepada mu namun aku selalu mendoakan mu agar kau mendapatkan wanita yang baik untuk menjadi pasangan mu nanti."
Andre yang mendengarkan doa dari Laras kini hanya bisa tersenyum sambil mengatakan di dalam hati bahwa sebenarnya wanita yang pernah dia cintai adalah wanita yang saat ini berada dekat dengan dirinya.
"Ayo Laras, kau pasti akan suka dengan villa itu karena villa itu sangat klasik."
"Ayo Dre, kita berangkat."
Dan pada akhirnya Laras keluar dari rumah sakit dan kembali masuk ke dalam mobil Andre.
Hari itu menjadi titik balik untuk pemulihan hati dari Laras, ya pada akhirnya Laras memilih untuk sejenak menenangkan hatinya.
"Kurang ajar aku benci kau Laras!
Pagi ini begitu Prince kembali ke rumah dan masuk ke dalam kamar, Prince begitu kaget karena di dalam kamar Prince menemukan satu surat yang di tunjukkan kepadanya
Sungguh saat ini hatinya bergetar hebat saat dirinya membaca isi surat tersebut satu per satu yang dengan jelas mengatakan bahwa Laras memilih untuk meninggalkan dirinya dan bersatu dengan Andre.
"Jadi selama ini apa yang mama curigai itu betul, sungguh terlalu Laras kau berhasil mempermainkan semua kasih sayang yang sudah aku berikan kepada mu!"
Prince mengatakan hal tersebut dengan penuh emosi.
Prince ******* - ***** kertas tersebut sampai tidak berbentuk lagi.
Sungguh saat ini ingin rasanya Prince kembali mengatakan bahwa dirinya jijik dengan satu wanita yang pernah dengan tulus dia cintai.
"Sampai kapan pun aku tidak akan pernah memaafkan mu Laras, ya sampai kapan pun itu!"
"Sediakan aku perempuan yang cantik, dan akan aku bayar dengan mahal !"
Prince mengatakan hal tersebut di ponselnya kepada salah satu tempat hiburan malam.
Sementara itu menjelang sore Laras sudah tiba di vila yang di miliki oleh Andre.
"Andre ini indah sekali."
"Nah sudah aku katakan vila ini indah dan kau pasti akan suka berada disini."
Laras langsung tersenyum dengan semua hal yang telah Andre lakukan kepadanya.
"Tenangkan diri mu disini Laras, nanti aku akan menjemputmu lagi jika semua berkas yang aku urus untuk keberangkatan mu ke Jepang telah selesai."
"Baik dokter Andre dengan senang hati aku akan mengikuti semua saran mu. Terima kasih Andre."
"Sama - sama"
"Baiklah aku harus kembali karena tidak mungkin aku menginap di tempat ini bukan?"
Andre mengatakan hal tersebut sambil bercanda
"Ya kau benar hati -. hati Andre.
Dan setelah mengatakan hal tersebut Andre masuk kembali ke dalam mobil dan langsung melajukan kembali mobil nya untuk ke arah kota.
"Tuhan saat ini aku butuh untuk menenangkan diri aku berjanji tidak akan meninggalkan mas Prince atau bercerai dari nya aku butuh ketenangan untuk aku bisa berpikir lebih jernih, Tuhan beri aku kekuatan untuk aku bisa menghadapi semua dengan baik, karena aku akan tetap berjalan di sisi mu."