
"Manusia serigala dibedakan menjadi beberapa klan seperti klan Γ (Gamma), klan Δ (Delta), klan Ε (Epsilon) dan beberapa klan baru yang juga aku tidak tahu nama-namannya," jelas Perchye.
"Bagaimana dengan klan Α (Alpha) dan Β (Beta)?"
"?!" Perchye sedikit terkejut mendengar pertanyaanku. Ia menatapku dalam diam.
"E... Iya, kau tahu... Aku, aku sering menonton film horor larut malam. Bukankah biasa mereka selalu menggunakan kata Α (Alpha) dan Β (Beta) di setiap cerita tentang manusia serigala?" kataku sedikit gugup. Aku harap Perchye tidak mencurigaiku.
Setelah mendengar itu ia berkedip beberapa kali lalu berkata. "Di film memang sering menggunakan kata Α (Alpha) dan Β (Beta), itu tidak salah juga. Beberapa nama klan yang aku sebutkan tadi adalah klan baru, mungkin sekitar beberapa abad lalu terbentuk."
"Abad? Abad itu tidak sebentar loh."
"Ssttt," Perchye meletakan jarinya dibibirku. "Intinya klan Α (Alpha) dan Β (Beta) termaksud dalam klan tertua dan bisa dibilang menjadi klan pertama dari sejarah klan manusia serigala."
"Oh..." aku mengangguk sambil menikmati es krimku. Ayah tidak pernah memberitahuku kalau sebenarnya klan Α (Alpha) termasuk klan tertua. "Jadi, kau termasuk dalam klan yang mana?"
"Aku tidak mau sombong sih tapi aku termasuk klan kuno, klan Β (Beta). Sebenarnya aku ini adalah putra dari ketua klan Β (Beta)," bisiknya ditelingaku. "Suatu saat nanti aku akan memimpin klan Β (Beta) menggatikan posisi ayahku."
Aku benar-benar terkejut mendengarnya, sampai-sampai sendok es krim yang aku gunakan terlepas dari gegamanku. Bunyi yang dihasilkan antara sendok menghatam lantai terdengar sangat nyaring. "Maaf, aku terlalu terkejut mendengarnya."
"Kau jauh lebih terkejut mendengar aku dari klan Β (Beta) dari pada aku sebagai manusia serigala," Perchye mengambil sendok itu dan meletakannya diatas meja.
"Tentu, tentu saja aku terkejut. Bagaimana tidak... Yang di depanku ini adalah calon peminpin dari klan kuno. Wajar saja aku terkejut, bukan?" kataku berusaha menyembunyikan kegugupanku.
Sesuatu yang aku takutkan meluncur dari mulutnya. Apa-apaan ini. Dari semua klan, klan Β (Beta) lah yang paling ayah tekankan padaku untuk tidak memiliki hubungan apapun dengan seluruh anggotanya. Tapi sekarang, calon pemipin klan tersebut duduk di depanku. Dan juga ia telah menyatakan cintanya padaku. Orang yang juga aku cintai. Kenapa? Kenapa klan Α (Alpha) dan Β (Beta) memiliki hubungan yang buruk? Permasahan apa yang menbuat kedua klan ini tidak akur? Kenapa takdir kami harus seperti ini?
"Hei..." Perchye menarik tanganku, dimainkannya satu persatu jari-jemariku. "Setela mengetahui hal ini, kau jangan merubah sikapmu padaku, ya. Walau aku calon pemimpin klan Β (Beta) masa depan tapi itu masih lama. Aku masih belum mewarisi apapun."
"Baiklah," kataku sambil tersenyum. Aku tidak akan membiarkan permasalahan antara klan kami menjadi penghalang. "Biarpun kau ketua klan sekalipun, aku akan tetap seperti ini. Hanya saja kau calon ketua, apakah hatimu sepenuhnya milikku?"
"Apa... Apa maksudmu?" seketika Perchye memalingkan muka dengan wajah merah. "Tentu saja aku cuman mencintaimu. Apa kau meragukanku?"
"Bukankah sebagai calon ketua atau pangeran akan dikelilingi banyak gadis cantik yang mendambakannya?"
"Aku bisa pastikan tidak akan ada wanita lain dalam hidupku. Hanya ada kau seorang yang bisa menempati hatiku dan selamanya akan begitu," disetiap kata-katanya terdengar begitu sangat yakin sekali. Sorot matanya yang tajam namun begitu lembut membuatku percaya sepenuhnya.
"Oh, ya. Bagaimana menurutmu dengan klan Α (Alpha)?" kataku mengalihkan pembicaraan.
"Klan Α (Alpha)..." Perchye berhenti sebentar untuk berpikir. "Aku belum perna bertemu dengan salah satu dari mereka."
"Salah satunya ada di depanmu loh," batinku.
"Tapi aku perna dengar ada rumor buruk tentang klan Α (Alpha) dan Β (Beta)."
"O, rumor seperti apa?" tanyaku penasaran dan bersemangat.
"Aku juga tidak tahu," jawabnya sambil tersenyum
"Tapi aku perna mendengar cerita dari kakek ku kalau dulunya klan Α (Alpha) dan Β (Beta) perna bersatu."
"Benarkah?" aku kini tertarik mendengar ceritanya.
"Iya. Persatuan kedua klan kuno ini dinamakan klan Ω (Omega)."
"Apa penyebab kedua klan kuno ini bersatu?" tanyaku semakin penasaran.
"Karna perang melawan kaum vampire."
"Perang melawan kaum vampire?"
Perchye menganguk. "Itu adalah perang paling banyak menumpahkan darah dalam sejarah dunia malam. Tidak hanya manusia serigala dan vampire tapi perang itu juga melibatkan pernyihir, sekte dan makhluk malam lainnya. Sangking banyaknya darah yang tumpah dimedan perang, pada malam itu bulan seakan-akan berubah menjadi merah. Sebab itu untuk mengingat sejarah paling kelam tersebut, dinamakanlah perang bulan purnama merah."
"Perang purnama merah? Kapan itu terjadi?" tanyaku memastikan. Seingatku perang itu terjadi kira-kira 20 tahun yang lalu. Menurut keceplosan paman Fang awal mula perang itu terjadi karna serangan klan Β (Beta) ke klan Α (Alpha). Dan aku kira perang purnama merah adalah perang antara Α (Alpha) dan Β (Beta) tapi ternyata itu perang antara manusia serigala dan vampire. Aku baru tahu itu semua. Namun jika kedua klan kuno ini pernah bersatu, kenapa terjadi pepecahan lagi diantara keduanya?
"Itu sudah lama sekali terjadi. Aku juga kurang tahu. Aku tidak terlalu suka membaca sejarah."
Sejarah... Iya benar sejarah. Mungkin aku dapat mengatahuinya dari buku-buku sejarah yang ada di perpustakaan. Pasti ada satu saja disana yang membahas tentang perang bulan punama merah ini. Aku akan menemukannya dan mencari tahu seluruh kebenaran dari sejarah paling kelam dalam dunia malam.
"Setelah perang berakhir dan jalan perdamaian terbuka. Terjadi hal aneh pada klan Α (Alpha)," kata Perchye kemudian membuatku meliriknya. "Tiba-tiba klan Α (Alpha) menghilang dari dunia malam. Mereka semua dikabarkan menutup diri dari dunia malam dan tidak ada satupun diantara mereka perna terlihat sampai sekarang."
"Maksudnya menghilang?" aku jadi bingung kalimat Perchye barusan. Bagamana bisa klan Α (Alpha) dinyatakan menghilang dari dunia malam? Kami semua terlihat tidak sedang menyembunyikan diri. Kami hidup seperti biasa, ada pelatihan manusia serigala junior, upacara penerimaan tanda klan dan banyak lagi. Kenapa Perchye berkata demikian?
"Lihat dirimu, kau sekarang menjadi gadis yang ingin tahu segalanya," Perchye mencolek hidungku menggunakan telunjuknya.
"Aku cuman merasa tertarik mendengar ceritamu."
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Malam harinya. Aku mencoba menelpon Onoval. Jika Perchye tidak mau memberitahuku tentang pertikaian mereka, mungkin Onoval mau menjelaskannya. Aku masih penasaran, apa hubungan Onoval dengan dunia malam? Apa benar tebakanku kalau ia berasal dari sekte tertentu? Hanya satu cara untuk mengetahuinya yaitu bertanya langsung pada Onopal. Tapi aku meragukan kalau ia dari sekte tertentu. Kenapa? Karna surat yang aku temukan di balkon setelah aku pulang dari pesta malam Halloween. Surat itu terselip dibawah vas bunga diatas meja balkon. Isinya adalah permintaan maaf dari Onoval serta no hpnya. Tentu aku sangat kaget akan hal ini. Bagaimana bisa surat itu ada disana? Seorang dari sekte pemburu monster tidak mungkin bisa melakukannya. Atau jangan-jangan Onoval adalah seorang penyihir? Cuman penyihir yang bisa melakukan ini.
.
.
.
.
.
.
ξκύαε