LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 95. Kisah Abercio.



"Urs, apakah kita akan menghentikan perburuan?" Carissa bertanya.


"Carissa, sekarang kita harus menghentikan perburuan dan kembali ke ibukota Simfonia untuk menjemput Iris. Keselamatan Abercio dan Alice jauh lebih penting dari itu semua." Lazarus menjawab.


"Master, aku akan tetap berada di hutan ini untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi." Asterion berkata.


"Baiklah, kamu harus berhati-hati."


"Celes, kamu harus membawa kelompokmu keluar dari hutan ini! Aku akan mencarikan kalian tempat yang aman. Sebelum itu apakah kalian bisa membawa kita ke kota manusia?" Lazarus bertanya kepada Celes dan kawanan Violet Mink.


"Kyuu."


Celestial memberitahu semua anggota kelompoknya apa yang sedang dikatakan oleh Lazarus.


"Master, semua anggota kelompokku setuju untuk pergi dari Hutan Emerald. Mereka takut bahwa ada Beast lain yang lebih kejam dari burung hitam itu. Kami akan keluar dari hutan sampai kondisi aman." Celestial berkata.


Lazarus memikirkan tempat yang aman untuk kawanan Violet Mink. Dunia di luar hutan memang tidak aman banyak sekali manusia serakah yang ingin memanfaatkan Beast Violet Mink yang langka.


"Master, bagaimana untuk saat ini aku akan membawa kalian ke kota manusia. Setelah itu aku akan membawa semua anggota kelompokku pergi ke tempat ayah."


"Celes, apakah kamu mengetahui tempat ayahmu? Bagaimana dengan Master ayahmu?" Lazarus bertanya.


"Master! Aku selalu mengunjungi ayahku meskipun diam-diam. Dia mengatakan bahwa Masternya adalah manusia yang baik." Celestial menjawab.


"Sebastian,Carissa gendong Abercio dan Alice kita akan kembali ke kota."


Celestial dan kelompoknya membuat celah dimensi yang lumayan besar untuk di masuki Lazarus bersama Beast kontrak dan kelompoknya.


Lazarus memasuki celah dimensi itu. Ketika mereka keluar dari celah dimensi mereka sampai di tengah Ibukota Simfonia yang sudah lumayan sepi.


"Kawanan Epik Beast Violet Mink, Ancient White Tiger..." Semua orang dan pasukan Elf berkata.


"Urs.." Iris dan Seorang wanita berambut emas dan mata berwarna merah berlari menghampiri Lazarus.


"Saint Iris, ikutlah denganku!" Lazarus berkata.


"Celes, antar kami semua ke tempat ayahmu." Lazarus berkata.


"Sesuai perintahmu, Master."


Celestial dan kelompoknya menciptakan sebuah celah dimensi yang menghubungkan ibukota Simfonia dan tempat ayah Celestial. Mereka, terlihat tidak kelelahan karena banyak sekali Epik Beast Violet Mink yang membuat celah dimensi itu.


Kelompok Lazarus dan Epik Beast Violet Mink memasuki celah dimensi itu, kemudian mereka sampai di sebuah taman besar dengan kastil megah.


"Kyuuu.." Seekor Epik Beast Violet Mink berlari ke arah Kelompok Lazarus dan Violet Mink.


"Purple Fang, mengapa kamu tiba-tiba berlari? Tulang tuaku sudah tidak dapat berlari mengejar kamu." Seorang pria paruh baya berambut coklat dan bermata biru memakai jubah hijau berlari mengejar Epik Beast Violet Mink itu.


"Tuan Iefan? Apakah ini adalah kediaman keluarga Bangsawan Elliot?" Lazarus mengingat sesuatu sekarang mereka berada di Kerajaan Pendragon.


"Duke Urs! Bagaimana kalian bisa berada di sini!" Tuan Iefan terkejut saat melihat Kelompok Lazarus dan Beast kontraknya bersama kawanan Epik Beast Violet Mink yang berjumlah lebih dari 100 ekor berada dihadapannya.


"Ceritanya sangat panjang. Tuan Iefan, mari kita pergi ke Istana Kerajaan Pendragon! Aku harus mengatakan sesuatu yang penting kepada Mantan Raja Arden dan Aland!" Lazarus berseru.


"Purple Fang, antar mereka ke Istana Kerajaan Pendragon. Aku akan merawat semua Epik Beast Violet Mink ini. Tunggu! Apakah kedua orang itu Nona Alice dan Tuan Abercio? Duke Urs, aku akan ikut denganmu ke Istana Kerajaan Pendragon." Tuan Iefan berubah pikiran saat melihat Abercio dan Alice yang pingsan di gendongan Sebastian dan Carissa.


Purple Fang, menciptakan celah dimensi yang menghubungkan tempat itu dan Istana Kerajaan Pendragon. Semua orang memasuki celah dimensi itu, kemudian sampai di taman Istana Kerajaan Pendragon.


Mereka melihat mantan Raja Arden bersama seorang wanita berambut pirang dan mata berwarna hijau dia adalah Ibu suri Agatha dan kakak Diana sedang saling menyuapi buah di sebuah Gazebo di tengah taman.


Kelompok Lazarus pergi ke arah mantan Raja Arden.


"Urs? Bagaimana kalian berada di sini?" Raja Arden terkejut melihat kedatangan Lazarus dan kelompoknya, dia kemudian melirik ke arah Abercio dan Alice.


"Yang Mulia, aku mempunyai berita yang sangat penting! Bisakah, kamu menyiapkan kamar untuk Tuan Abercio dan Nona Alice beristirahat?" Lazarus membungkuk.


"Urs, bagaimana Abercio dan Alice menjadi seperti ini!" Raja Arden terkejut melihat Abercio dan Alice, kemudian memanggil para pengawal dan pelayan membawa Abercio dan Alice ke kamar untuk beristirahat.


Mantan Raja Arden menyuruh semua orang mengikutinya ke ruang pertemuan Kerajaan Pendragon.


"Urs, apa yang terjadi?" Iris bertanya seraya menarik tangan Lazarus.


Lazarus melirik ke arah wanita berambut emas dan mata merah dengan kain yang menutupi setengah wajahnya. Meskipun wanita itu menutupi setengah wajahnya, tetapi Lazarus dapat merasakan pesona dari tatapan mata merahnya yang indah.


"Tuan Urs, perkenalkan nama saya Lilian saudari Iris telah menceritakan banyak hal tentangmu." Lilian memperkenalkan diri dengan anggun seperti wanita Bangsawan.


"Putri Lilian, maafkan saya karena tidak dapat langsung menyambut Anda." Lazarus membungkuk.


Lilian menggelengkan kepala. "Urs, kamu tidak boleh meminta maaf karena nyawa Tuan Abercio dan Nona Eleanor lebih penting dari sekedar memperkenalkan diri."


Kelompok Lazarus sampai di ruang pertemuan


Aland dan Chloe berlari ke ruang pertemuan karena mendengar kabar bahwa Lazarus telah tiba di Kerajaan Pendragon membawa berita penting.


"Urs!" Aland berlari ke arah Lazarus.


Lazarus bangkit dari kursinya, kemudian Aland memeluk Lazarus.


"Saudaraku, aku merindukanmu! Apakah kamu datang kesini membawa berita yang penting? Apakah kamu membutuhkan bantuanku?" Aland bertanya.


"Aland, berita ini adalah berita tentang Hutan Emerald dan Kerajaan Simfonia! Aku pergi ke Kerajaan Pendragon dengan bantuan celah dimensi yang dibuat oleh kawanan Beast Violet Mink." Lazarus menjawab.


"Hmmm.." Arden terbatuk.


Aland dan Lazarus duduk di kursinya masing-masing. Sekarang bukan saatnya untuk bernostalgia, tetapi untuk membicarakan berita yang penting.


Lazarus menceritakan semuanya tentang Hutan Emerald dan pertemuannya dengan Abercio dan Alice yang terluka parah.


"Celestial Rainbow Fruit hanya tumbuh di Benua Tengah tepatnya di lembah Legendary Beast!" Tuan Iefan berkata.


"Tuan Iefan, aku juga memikirkan hal yang sama. Aku menduga seseorang sengaja menanamnya untuk suatu alasan. Aku sengaja tidak membawa Tuan Abercio dan Nona Alice ke Istana Kerajaan Simfonia karena mengetahui pelaku dari peristiwa ini berada di Kerajaan Simfonia." Lazarus berkata.


"Lazarus!" Teriakan seorang pria terdengar dari luar ruang pertemuan.


"Tuan, Anda harus beristirahat!" Seorang pelayan wanita berkata


"Tidak! Aku harus mengatakan suatu hal kepada Carissa dan Lazarus!" Abercio berkata.


Aland menyuruh Abercio untuk masuk ke dalam ruang pertemuan. Mereka ingin mengetahui cerita Abercio mengapa dia dan Alice bisa terluka parah di kedalaman Hutan Emerald.


Abercio berlutut kepada Lazarus. "Lazarus, terima kasih karena telah menyelamatkan aku dan istriku! Aku sangat berhutang budi kepadamu."


"Tuan Abercio, namaku Urs The North aku bukan Tuan Lazarus." Lazarus membantu Abercio untuk berdiri.


"Terima kasih, Urs, Carissa, Sebastian dan Putri Freya karena telah menyelamatkanku dan istriku Alice. Aku Abercio akan selalu mengingat hutang budi ini."


Abercio duduk di samping mantan Raja Arden.


"Tuan Abercio, bisakah kamu menceritakan apa yang terjadi?" Lazarus bertanya.


"Aku dan Alice pergi ke Kerajaan Terra sebagai delegasi Kekaisaran Zephyra. Namun saat perjalanan pulang Karavan Guild Perjalanan Aquila mengalami halangan karena perang di Kerajaan Pendragon. Aku dan Alice ingin membantu Kerajaan Pendragon dan memilih melewati jalur Hutan Emerald karena lebih cepat dan aman. Namun, di sana kami bertemu seekor Legendary Beast Vulcano Griffin. Aku kehilangan setengah pasukanku saat bertarung dengan Legendary Beast Vulcano Griffin kami terpaksa harus mundur, tetapi tepat di tengah hutan kami bertemu lagi dengan Legendary Beast Forest Phoenix...," Abercio menarik nafas dalam-dalam.


"Legendary Beast Vulcano Griffin dan Legendary Beast Forest Phoenix? Bukankah Beast itu tidak berhabitat di Hutan Emerald?" Tuan Iefan bertanya.


"Aku, Alice dan sisa pasukan bertarung mati-matian dan hampir mengalahkan Legendary Beast Forest Phoenix itu. Akan tetapi, seorang Assasins berjubah hijau menyerang kami menggunakan Root Needle yang sudah dilumuri Racun Legendary Beast Rainbow Frog. Meskipun kami berdua sudah mencapai ranah Legendary, tetapi tubuh kami tetap tidak bisa imun terhadap racun Beast Rainbow Frog ditambah dengan Root Needle yang mengakar di daging kami. Pasukanku menyuruh aku dan Alice melarikan diri dan mereka mengorbankan diri untuk menahan Assasins berjubah hijau dan Legendary Beast Forest Phoenix. Aku dan Alice bersembunyi seraya menahan racun dan rasa sakit Root Needle lebih dari 10 hari, kemudian bertemu dengan Sebastian dan Urs." Abercio melanjutkan.


"Aland, kirimkan berita ini kepada Kekaisaran Zephyra! Kita harus menangkap pelaku dari semua ini!" Lazarus berseru.


"Urs, laporan itu akan sampai dalam dua minggu menggunakan Beast merpati tercepat di Kerajaan Pendragon." Aland berkata.


"Serahkan masalah pengiriman surat kepada tuan Iefan. Kebetulan dirumahnya ada lebih dari 100 Epik Beast Violet Mink." Lazarus berkata.


"Sesuai perintahmu!"


"Aland, kamu juga harus menghubungi Kekaisaran Avalon, Kerajaan Terra dan Guild Perjalanan Aquila, aku akan kembali ke hutan Emerald untuk menyelidiki semua ini."


"Terima kasih, Urs. Bantuan Kerajaan Pendragon akan segera datang." Aland berkata.


Lazarus berpamitan kepada Aland dan yang lainnya, kemudian pergi ke Kastil Elliot tempat Golden Fang dan yang lainnya menunggu. Mereka, kemudian kembali ke Hutan Emerald dengan bantuan kelompok Violet Mink.


"Tuan Iefan, kamu harus merawat kelompok Epik Beast Violet Mink ini." Lazarus berkata.