LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 370. Proses Penempaan Tubuh.



Di sebuah ruangan dengan penuh hiasan tengkorak kepala berbagai jenis Beast terpasang dengan sangat rapi di dinding berwarna putih.


Seorang kakek tua berjanggut panjang memakai jubah berwarna biru tua bersama seorang gadis cantik berambut emas panjang bergelombang dan mata biru, sedang mengaduk sebuah kuali besar berwarna hitam.


Seorang pria berambut hitam memakai pakaian kasual hanya melihatnya dari samping.


"Urs, semua persiapannya sudah selesai sekarang kamu harus masuk ke dalam air ini." Merlin berkata.


Lazarus menatap ke arah ramuan yang mendidih di dalam kuali. Dia menanggalkan semua pakaiannya dan duduk di ramuan yang mendidih.


Merlin segera memberikan semua jantung Beast yang kaya akan mana kepada Lazarus.


Perlahan energi mana di tubuh Lazarus mulai bergejolak. Lazarus merasakan semua darah, daging, tulang dan organ dalamnya terkoyak seperti ribuan bilah mengiris-iris tubuhnya.


Lazarus berteriak dengan keras karena rasa sakit yang belum pernah dia rasakan sebelumnya. Akal sehatnya mulai hilang, kemudian dia pingsan dan dibangunkan kembali oleh rasa sakit.


Iris, Deviela, Gladius dan Heath yang menjaga di depan gerbang ruang bawah tanah Colosseum Sirius mengetahui bahwa Lazarus sedang mengalami proses yang sangat menyakitkan.


Akan tetapi, mereka tidak bisa mencegah Lazarus karena keputusan Lazarus sudah bulat. Mereka hanya bisa berdoa agar Lazarus bisa baik-baik saja dan dapat melewati proses yang menyakitkan itu.


2 hari sudah berlalu suara teriakan Lazarus tidak terdengar. Gerbang terbuka Helene dan Merlin yang mempunyai kantung mata di bawah mata mereka keluar dari gerbang itu.


"Apa yang terjadi kepada Lazarus?" Iris bertanya.


"Grand Duke Regulus, berhasil melewati semua proses penempaan tubuh. Mungkin hanya dia satu-satunya orang yang dapat melewati proses yang sangat menyakitkan itu." Helene melebarkan matanya.


"Mengerikan." Merlin berkata.


Lazarus berjalan keluar dari ruangan bawah tanah, kemudian melihat ke arah semua orang.


"Urs, apakah kamu baik-baik saja?" Deviela bertanya.


"Aku baik-baik saja dan mendapatkan keuntungan yang besar dari proses penempaan tubuh itu." Lazarus tersenyum lebar.


Semua orang bernafas lega mendengar Lazarus baik-baik saja. Mereka sangat mengkhawatirkan Lazarus selama melakukan proses penempaan tubuh yang menyakitkan.


Lazarus duduk dan memuntahkan banyak darah hitam, kemudian cairan berbau busuk keluar dari tubuhnya. Darah hitam dan cairan berbau bau busuk yang keluar dari tubuh Lazarus adalah kotoran yang mengendap di aliran mana dan pembuluh darah Lazarus.


"Biasanya darah hitam dan cairan berbau busuk akan keluar dari tubuh saat menembus ranah Epik dan Void. Akan tetapi karena aku mengonsumsi dan menyerap banyak herbal juga material rank tinggi. Aku bisa mengeluarkannya sebelum menembus ranah Void." Lazarus tersenyum.


Semua orang menutup hidung dan mulut mereka karena bau busuk yang berasal dari tubuh Lazarus. Bahkan Merlin dan Helene muntah saat mencium aromanya.


"Grand Duke Regulus, kamu harus mandi terlebih dahulu." Helene berkata.


"Baiklah." Lazarus tersenyum, setelah mengalami banyak rasa sakit. Tubuhnya mulai beradaptasi dan jauh lebih kuat dari sebelumnya.


...****************...


*Wilayah Regulus.


1000 pasukan penunggang Beast serigala pergi menuju salah satu Kota di wilayah Regulus. Mereka mendapatkan berita bahwa wilayah Regulus sekarang menjadi wilayah paling maju di Kekaisaran Lion Heart.


Namun tidak seperti wilayah Duchess Leonis, Duke Leandro dan Duke Leontios yang mempunyai banyak sekali pasukan, wilayah Regulus hanya mempunyai sedikit pasukan. Meskipun mempunyai 12 kota termasuk Ibukota Regulus.


"Hahaha. Wilayah Regulus seperti domba gemuk yang siap kita santap sebagai makan malam." Seorang pria botak dengan 1 penutup mata tertawa terbahak-bahak.


"Hahaha. Para bajingan Regulus, tidak akan bisa mengalahkan Organisasi Red Wolf. Meskipun mereka mempunyai banyak uang, tetapi mereka hanya akan menjadi santapan Organisasi Red Wolf." Seorang pria kurus berambut coklat keriting tertawa.


Seorang pria tampan ras Demon berambut hitam pendek rapih, mata merah, memakai jas hitam menghadang 1000 pasukan penunggang serigala.


Semua Demon Beast Fire Wolf, Snow Wolf, Ice Wolf dan Black Wolf bersama semua pasukan berhenti melihat Sebastian yang menghadang mereka seraya menggenggam erat Artefak Long Sword Scorpion Rank Mythical.


Pemimpin Organisasi Fire Wolf Harald turun dari punggung Grand Demon Beast Blizzard Wolf Variant. Dia mempunyai rambut coklat panjang, tinggi 3 meter dan otot yang kekar di selimuti oleh jubah yang terbuat dari sayap Black Wyvern.


Harald berjalan ke arah Sebastian seraya membawa Artefak Great Sword berwarna hitam dengan panjang 2,5 meter.


"Hahaha. Demon, apakah kamu adalah pelindung wilayah Regulus?" Harald tertawa terbahak-bahak di depan wajah Sebastian.


Sebastian hanya melihat Harald dengan senyum tipis di bibirnya. Dia mengetahui Harald adalah ras Giant yang mempunyai berat dan tinggi hampir 2 kali lipat darinya.


"1 orang ranah Legendary, 37 orang ranah Epik dan sisanya hanya tikus yang tidak di hitung." Sebastian tersenyum lebar.


Semua Beast serigala di sana menggeram ke arah Sebastian. Semua anggota Organisasi Red Wolf berteriak menghina Sebastian.


Harald mengeluarkan aura ranah Legendary, api merah yang membara melapisi tubuhnya dan dia mengayunkan Great Swordnya ke arah Sebastian menggunakan semua kekuatannya.


Sebastian dengan mudah menangkap bilah Great Sword Harald menggunakan tangan kanannya.


"Apakah kamu ingin melukaiku hanya dengan mainan seperti ini?" Sebastian tersenyum lebar.


"Bajingan!" Harald memusatkan semua aura dan kekuatannya ke Great Sword miliknya.


Bunyi retakan terdengar dan Artefak Great Sword milik Harald perlahan retak dan hancur berkeping-keping.


Pasukan Harald terkejut melihat Great Sword Rank Epik milik Harald hancur berkeping-keping. Mereka mengetahui seberapa kuat kekuatan Harald dan hanya dengan sekali ayunan Great Sword Harald, dia bisa membelah batu besar yang sangat keras menjadi 2.


"Bajingan!" Harald berteriak dan ingin memeluk Sebastian untuk meremukkan tubuhnya, tetapi Sebastian menghindarinya dan tangan mereka saling mencengkram.


"Hahaha. Apakah kamu ingin beradu kekuatan denganku?" Harald tertawa terbahak-bahak.


Harald melihat Sebastian seperti seorang anak kecil dengan tinggi 1,8 meter dan tubuh yang tidak terlalu kekar, dia berpikir bisa mengalahkan Sebastian dalam adu kekuatan.


Sebagai Half Giant Harald diberkahi kekuatan fisik yang sangat besar bahkan saat masih muda, dia bisa mengalahkan seorang Ksatria di kampung halamannya.


Semua otot Harald mengembang, urat-urat terlihat menegang di semua bagian tubuh Harald.


Sebastian hanya tersenyum halus dan tidak bergerak sedikitpun dari tempatnya. Dia mengetahui bahwa setelah mengonsumsi Darkness Orchid Rank Void dari Lazarus dan beberapa herbal serta material rank tinggi, dia bertambah menjadi lebih kuat jauh dari kata normal.


"Membosankan." Sebastian bergumam dan mendorong tubuh Harald.


Harald merasakan kekuatan yang sangat besar seolah-olah, dia sedang beradu kekuatan dengan seekor Ancient Dragon dewasa.


"Serang!" Harald berteriak.


Semua bawahan Harald menyerang ke arah Sebastian.


Sebastian membanting Harald dengan sangat keras ke tanah, kemudian memenggal kepalanya menggunakan Artefak Long Sword Scorpion.


"Hahaha. Kelihatannya pertarungan ini akan sangat menyenangkan." Sebastian tersenyum lebar dan berlari ke arah 999 pasukan Organisasi Red Wolf yang tersisa.


Rion memimpin 2000 pasukan Regulus karena menerima laporan bahwa Organisasi Kriminal Red Wolf berada di perbatasan kota 12 wilayah Regulus.


Saat mereka tiba di tempat pertempuran, mereka melihat 1000 mayat manusia dan beberapa mayat Beast serigala. Ice Fenrir Snow Fang, Evangeline dan Sebastian duduk di antara mayat-mayat itu.


"Tuan Sebastian, apakah kalian yang membunuh semua orang ini?" Rion bertanya.


"Rion, hanya Sebastian yang membunuh 1000 orang dan 50 Beast serigala. Aku hanya mendapatkan berita dari Evangeline ada kawanan Beast serigala yang tidak mempunyai rumah." White Fang berkata.


"Auuuuu.."


Lebih dari 900 Beast serigala melolong.


"Tuan Rion, bisakah kamu dan pasukanmu membereskan semua mayat ini?" Evangeline bertanya.


"Baiklah, Nona Evangeline." Rion menjawab dan memerintahkan pasukan Regulus untuk membereskan semua mayat di sana.


"Tuan Rion, 10 mayat ini mempunyai harga di kepala mereka. Black Giant Harald adalah salah satu buronan yang sedang di cari dan harga kepalanya adalah 100 juta Koin emas." Seorang prajurit berkata.


Rion melirik ke arah Sebastian.


"Berikan uang hasil penjualan kepala itu kepada Istriku Evangeline." Sebastian tersenyum.


"Baiklah." Rion menjawab.


Sebuah merpati es terbang ke bahu Sebastian terlihat di kakinya terikat sebuah surat dengan lambang kepala singa hitam.


Sebastian membuka surat itu, kemudian perlahan senyum halus terlihat di bibirnya. Setelah membaca surat itu, dia langsung membakarnya.


"Apakah Tuan Urs, yang memberikan surat itu?" Evangeline bertanya.


"Urs, memerintahkan aku untuk pergi ke Magic Tower karena akan terjadi sesuatu yang menarik di sana." Sebastian menjawab.


"Aku akan ikut denganmu." Evangeline tersenyum.


...****************...


Magic Tower.


Tujuh orang berkumpul di atas atap sebuah bangunan yang tinggi. Mereka menggunakan jubah berwarna hitam dengan topeng burung gagak.


"Kekeke. Roseanne adalah seseorang yang sangat berharga untuk alam atas, bahkan bakatnya berada di atas Merlin." Seorang pria berkata.


"Violet Void Dragon Calista sekarang sudah kembali ke Planet Auriga. Sekarang adalah kesempatan kita untuk menculik Roseanne dan penyihir berbakat lainnya." Seorang wanita berkata.


"Aku sudah memasang 36 Kristal Barrier di Kota Golden Snake dan kita bisa mengeluarkan kekuatan kita selama 1 jam. Tujuan utama kita hanya membawa Roseanne dan penyihir berbakat lainnya, sedangkan bunuh saja semua orang yang menganggu dan menghalangi." Seorang pria kekar membawa Artefak tombak di bahunya berkata.


"Tidak, bukankah menurut perjanjian kita hanya akan menculik Roseanne?" Seorang pria bertanya.


"Cih. Kaisar Kekaisaran Rainbow Dragon pasti akan membayar lebih mahal untuk bakat-bakat hebat di Planet Antares. Sebagai anggota Marcenary Dark Crow kita hanya harus membuat lebih banyak keuntungan." Seorang pria tersenyum lebar.


"Baiklah."