
"Hahaha. Hewan pengerat seharusnya tidak usah melawan! Aku Night sekarang adalah penguasa hutan ini! Berapa banyak Beast rank tinggi muda yang akan datang kemari dan menjadi makananku." Night tertawa terbahak-bahak seraya memakan mayat Beast Purple Mink.
"Hahaha. Sudah lama aku tidak melihat Two-headed Nightmare Black Crow." Sebastian tertawa di atas cabang pohon yang tinggi.
"Demon! Aku tidak menganggu kamu! Kita juga tidak mempunyai permusuhan... mengapa kamu datang ke wilayahku?"
Night merasakan Demon di hadapannya adalah lawan yang kuat, dia tidak bisa langsung menyerang ke arah Demon itu.
"Hahaha. Wilayah Two-headed Nightmare Black Crow adalah lembah gelap di Benua Selatan! Mungkin kamu pergi ke Benua Barat menyusup melewati celah dimensi yang dibuat oleh pasukan Kekaisaran Nightmare. Apabila, kamu membunuh banyak manusia dan Beast rank tinggi muda di Benua Barat. Benua Barat akan menyalahkan Benua Selatan karena melepaskan Beast licik sepertimu." Sebastian berkata.
"Demon, aku tidak ingin kembali ke Benua Selatan! Beast di sana sangat kuat dan kejam!" Night berteriak.
"Hahaha, Beast pengecut sepertimu tidak layak untuk hidup!" Sebastian mengeluarkan aura ranah Mythical dari punggungnya tumbuh enam sayap kelelawar berwarna hitam. Sklera mata Sebastian berubah menjadi hitam dan aura gelap melapisi tubuhnya.
"Demon, kita berdua tidak mempunyai dendam! Mengapa kamu ingin membunuhku!" Night ketakutan melihat aura membunuh yang pekat dari Sebastian.
"Aku harus melarikan diri!" batin Night.
"500 tahun yang lalu di Jurang Gelap! Aku bersama 700 sahabatku yang masih berusia 12 tahun pergi ke jurang gelap. Di sana kelompok Two-headed Nightmare Black Crow yang licik membantai setengah kelompokku. Di antaranya adalah 2 saudara dan 1 saudara kecilku! Kami yang awalnya 12 bersaudara menjadi 9 bersaudara! Saudara kecil yang aku sayangi mengorbankan hidupnya demi menyelamatkanku! Di sana aku bersumpah akan membantai semua Two-headed Nightmare Black Crow!" Sebastian tersenyum lebar.
"Tunggu! Apa mungkin kamu?" Night berkeringat dingin mengingat sesuatu.
Night masih mengingat seorang anak Demon yang membantai semua saudara-saudaranya. Anak Demon yang mengontrak Raja Roh Kegelapan Achlys.
Di sekitar tubuh Sebastian tercipta bayangan berbentuk seekor ular yang terbuat dari kegelapan. Meskipun, terlihat seperti seekor Beast, tetapi bayangan itu tidak mempunyai wujud fisik.
"Achlys, mari kita mulai pembantaian!" Sebastian tersenyum lebar.
Insting Night menjerit. Keringat dingin keluar dari setiap bagian tubuhnya, kemudian Night terbang melarikan diri dengan sangat cepat. Dia tahu bahwa dirinya bukan tandingan Sebastian.
"Aku harus keluar dari hutan ini! Nyawaku lebih penting dari sebuah wilayah!" batin Night.
Ketika dia sudah terbang sangat jauh seekor Black Dragon menerkam punggungnya dan Night jatuh ke tanah dengan sangat keras.
"Black Dragon? Mengapa, kamu menghalangiku!"
"Hahaha. Master menyuruhku untuk membantai kamu hingga tidak tersisa." Asterion tersenyum lebar.
"Asterion, kamu melakukan pekerjaan yang sempurna." Lazarus dan Sebastian berjalan ke arah Night.
Di balik semak-semak dan pepohonan Golden Fang dan yang lainnya mengelilingi Night. Mereka mempunyai mata yang penuh dengan keganasan, karena Beast ini pasti sudah membunuh banyak Legendary Beast Muda sebelumnya.
Night mengetahui dia sudah berada di dalam jalan buntu. Apabila, dia tidak melawan dia akan mati. Night yang awalnya seorang pemburu sekarang menjadi mangsa.
"Aku akan melawan kalian semua! Ayo bertarung sampai mati!" Night berteriak.
Kai menggunakan Skillnya dan keluar dari celah dimensi, kemudian melilit salah satu leher Night.
"Apakah begitu? Matilah dengan tenang... jangan melawan. Bukankah, seperti perkataanmu mangsa tetaplah mangsa. Meskipun mereka melarikan diri, tetapi mereka tetaplah akan menjadi makanan pemburu." Kai berkata dengan suara dingin seraya menggigit leher Night.
"Serang!" Lazarus berteriak.
...****************...
*Tempat kawanan Beast Violet Mink.
Carissa dan Freya sudah membunuh banyak kawanan Beast Violet Snake dan menyelamatkan kawanan Beast Violet Mink.
"Kyuuu.."
Kawanan Beast Violet Mink merasa bahagia saat Carissa dan Freya menyelamatkan mereka semua.
"Nona Carissa, bagaimana dengan Alpa Epik Beast Violet Mink... Meskipun, aku sudah memberinya Heal Potion Rank Legendary. Akan tetapi, dia seperti masih kesakitan." Freya berkata seraya menggendong Alpa Violet Mink.
Carissa, melihat Alpa Violet Mink itu meskipun luka luarnya sudah sembuh, tetapi dia masih terlihat kesakitan.
"Alpa Beast Violet Mink ini telah di racuni. Freya, apakah Urs, memberi kamu Potion berwarna merah seperti darah?"
Freya mengambil botol kecil Potion berwarna merah darah dari Artefak penyimpanan, kemudian dia memberikannya kepada Alpa Violet Mink. Beast kecil berukuran 1 meter itu meminum Potion berwarna merah darah yang diberikan Freya, kemudian perlahan menutup matanya.
"Alpa Violet Mink itu hanya tidur karena kelelahan." Carissa berkata.
"Nona Carissa, bukankah sekarang saatnya kita membantu Urs dan tuan Sebastian?" Freya bertanya.
"Menurutku tidak perlu mereka sudah kembali." Carissa berkata.
Kai dan Para Beast kontrak Lazarus membawa mayat Two-headed Nightmare Black Crow yang memiliki kepala terpenggal kembali ke arah kawanan Beast Violet Mink.
"Kyuu.."
Ketika melihat mayat Two-headed Nightmare Black Crow. Kawanan Beast Violet Mink berteriak ketakutan mereka masih trauma dan takut saat mengingat kekejaman Beast itu.
"Asterion, di mana Urs dan Tuan Sebastian?" Carissa bertanya.
"Mereka berdua akan segera menyusul." Asterion menjawab.
Sesaat kemudian Lazarus dan Sebastian kembali bersama dua orang. Seorang pria tampan berbadan kekar, berambut pendek berwarna perak ke abu-abuan, memakai armor Silver dengan lambang gagak berkaki tiga seraya membawa Artefak tombak dan seorang wanita bertubuh kecil berambut jingga bergelombang, memakai armor ringan dengan lambang Fire Phoenix yang terluka parah.
"Abercio, Alice mengapa kalian bisa terluka parah seperti itu!" Carissa berseru seraya berjalan ke arah Abercio yang mengendong Alice.
"Nona Alice!" Freya berteriak.
Carissa dan Freya seperti sudah mengenal kedua orang itu. Abercio Raven adalah putra Duke Raven sedangkan Alice Phoenix adalah putri Duke Phoenix. Abercio dan Alice pernah berpetualang bersama Party Golden Lion di masa lalu.
"Freya, Charlotte apakah kalian mempunyai sebuah pisau kecil! Aku harus segera melakukan operasi sebelum semuanya terlambat!" Lazarus berteriak.
Duke Raven adalah tombak Kekaisaran Zephyra dan Duke Phoenix adalah Magician Kekaisaran Zephyra.
"Root Needle Rank Epik!" Freya berkata.
"Urs, aku tidak mempunyai pisau kecil untuk membedah! Tunggu, mereka terluka akibat serangan seorang Assasins. Apakah jarum itu di olesi oleh racun?" Carissa bertanya.
"Aku sudah memberi mereka berdua penawar racun. Aku hanya perlu mengambil satu persatu jarum itu untuk menghentikan pendarahan." Lazarus berteriak.
Lime pergi ke samping Lazarus, kemudian merubah bagian tubuhnya menjadi sebuah Dagger yang tajam.
"Lime, apakah itu Skill barumu! Bisakah kamu merubah bagian tubuhmu menjadi pisau yang lebih kecil."
"Fyuuu.."
Bagian tubuh Lime berubah menjadi Pisau kecil seperti sebuah pisau bedah.
Lazarus ingin mengobati Alice terlebih dahulu, tetapi saat dia ingin membuka semua pakaian Alice dia merasa bersalah.
"Lazarus, buka saja aku mengizinkanmu! Apabila dibiarkan lebih lama lagi Alice akan mati!" Abercio berteriak menggunakan sisa kekuatannya.
Lazarus segera melepaskan pakaian Alice, dia melihat 14 Root Needle yang menusuk ke perut, paha, dada dan punggungnya. Lazarus mulai melakukan pembedahan. Alice tersadar karena merasakan rasa sakit akibat pembedahan. Carissa segera membaringkan kepala Alice di pahanya dia juga menyumpal mulut Alice dengan kain agar tidak berteriak.
Air mata keluar dari mata Alice, dia merasakan sakit yang luar biasa ketika Lazarus mengangkat satu persatu Root Needle di tubuhnya.
Dahi Lazarus berkeringat, dia hanya pernah melihat pembedahan seperti ini di televisi dan jurnal kedokteran. Dia juga belum pernah melihat Artefak jarum yang bercabang-cabang seperti sebuah akar. Beberapa menit, kemudian Lazarus sudah mencabut semua Root Needle di tubuh Alice.
"Freya Carissa berikan Alice Heal Potion dan balut semua lukanya." Lazarus memberi perintah.
Lazarus dan Sebastian kemudian melepaskan semua Armor Abercio mereka melihat lebih dari 20 Root Needle yang menusuk leher, punggung, dada, kaki dan punggung Abercio. Luka yang dialami Abercio sebenarnya lebih parah dari Alice, tetapi karena Armor, helm rank Epik dan otot Abercio dia bisa bertahan lebih lama.
Carissa dan Freya ingin melirik Lazarus, tetapi ketika Lazarus membuka armor Abercio mereka pergi menjauh.
"Sebastian, bisakah kamu memberi aku mana? Aku hanya memiliki sedikit mana yang tersisa."
"Sesuai perintahmu, Urs."
Lazarus mulai membedah Abercio . Pembedahan Abercio sedikit lebih mudah daripada saat dia membedah Alice, mungkin karena sudah melakukannya kepada Alice Lazarus menjadi semakin terampil. 30 menit kemudian Lazarus sudah mengeluarkan semua Root Needle yang menancap di tubuh Abercio.
+Surgery A.
"Sebastian, berikan Abercio Healing Potion dan balut semua luka Abercio!"
Lazarus terengah-engah dia merasa lega dapat menyelamatkan Abercio dan Alice. Apabila terlambat sedikit saja Abercio dan Alice akan mati. Bahkan Potion Rank Mythical tidak dapat menyelamatkan mereka berdua. Apabila hal ini diketahui oleh Keluarga Bangsawan Raven dan Phoenix Lazarus sangat takut apa yang akan terjadi dengan Kerajaan Simfonia.
Alice dan Abercio tidur tidak jauh dari sana.
"Master, pelakunya adalah Ras Humanoid bukan serangan Beast." Asterion berkata.
"Master, sungguh hebat! Anda sudah membunuh burung hitam itu dan menyelamatkan keluargaku." Suara yang terdengar imut terdengar.
Semua orang melirik ke arah Alpa Violet Mink yang sudah berada di bahu Lazarus.
"Bagaimana, seekor Violet Mink bisa berbicara!" Kai berteriak.
Sebagai seekor Beast jenis ular Kai bermusuhan dengan Beast jenis cerpelai bahkan sejak zaman dahulu.
"Master, bisakah kamu membuat kontrak denganku?" Alpa Violet Mink bertanya.
"Apakah kamu mempunyai ingatan?"
"Benar, aku mempunyai sedikit ingatan dari ayahku yang merupakan Beast kontrak seorang Beast Master. Ayahku adalah mantan Alpa di sini dia bernama Purple Fang. Mereka juga mengatakan sangat berterima kasih kepada Master dan menganggap Master sebagai keluarga mereka." Alpa Violet Mink berkata.
Lebih dari 100 Beast Violet Mink pergi ke arah Lazarus. Mereka melompat ke bahu Lazarus terutama 2 anak Beast Violet Mink yang mengusapkan kepala mereka ke pipi Lazarus.
"Aku akan membuat kontrak denganmu.."
Lazarus membuat kontrak dengan Alpa Beast Violet Mink. Akan tetapi, dia tidak mendapatkan satupun Skill saat membuat kontrak.
"Namamu sekarang Celestial yang berarti surga. Aku akan memanggilmu Celes." Lazarus berkata.
"Aku menyukai nama itu!" Celes mengusapkan kepalanya ke pipi Lazarus. Sebagai Violet Mink jantan dia sangat bangga mengikuti Beast Master yang kuat.
"Kai, bagaimana denganmu, apakah kamu akan mengikuti Master?" Crimson bertanya kepada Kai.
Kai pergi ke depan Lazarus. Dia adalah seekor Legendary Beast Violet Thunder Snake terlemah diantara semua anggota keluarganya. Dia bahkan dikucilkan, kemudian di buang oleh keluarganya setelah menembus ranah Epik. Dia, percaya bahwa jika dia mengikuti manusia ini dia akan menjadi lebih kuat.
"Manusia, apakah kamu memperbolehkan aku mengikuti kamu?" Kai membungkuk dengan sedikit rasa malu.
"Kai, aku akan menerimamu menjadi bagian keluargaku." Lazarus tersenyum.
Lazarus dan Kai membuat kontrak. Akhirnya kontrak terbentuk.
"Mengapa, langit terlihat sangat gelap. Sebas bantu a..." Sebelum Lazarus selesai mengatakan sesuatu dia jatuh, tetapi Sebastian segera menangkapnya.
"Mind Zero, Lazarus kamu sungguh telah banyak berkembang. Adik kecilku." Sebastian tersenyum.
...****************...
Slot Beast : 11/21.
Beast baru:
Ancient White Tiger (S)
Violet Thunder Snake (S)
Celestial Violet Mink (SSS)