
Elder Tyron sudah mengemasi semua barangnya. Dia ingin segera pergi ke Terra Kingdom untuk memberitahu ayahnya — Raja Thorin dan kakeknya — Mantan Raja Boromir tentang Cincin Draupnir.
"Saudara, aku sudah mengemasi semua barang milikku." Elder Tyron berkata.
"Baiklah, Saudara Tyron masih tersisa 2 jam lagi sebelum Karavan berangkat. Aku ingin berjalan-jalan di sekitar Kota Briton. Apakah kamu tahu tempat yang terkenal di Kota Briton?"
Elder Tyron berpikir sejenak, kemudian dia mengingat sesuatu. "Guild Pedagang Budak Black Fox adalah tempat paling terkenal di Kota Briton dan zona netral."
Seperti Kasino Black Rose dan Restauran Black Pearl. Guild Pedagang Budak Black Fox adalah salah satu cabang Aliansi Black.
"Master, aku berpikir tidak ada salahnya untuk pergi ke sana." Asterion berkata melalui telepati suara.
Semua wanita terkejut saat mendengar Elder Tyron mengatakan Guild Pedagang Budak. Meskipun perbudakan lumrah di Planet Antares, tetapi banyak orang yang mempunyai rasa keadilan tinggi yang menantangnya.
"Urs, apakah kamu ingin membeli budak?" Alyssa bertanya.
Lazarus lupa bahwa Alyssa adalah seorang Elf. Ras Elf adalah Ras yang paling dicari untuk dijadikan budak karena mempunyai penampilan yang rupawan dan usia yang panjang. Budak Ras Elf juga mempunyai harga yang sangat tinggi dari Ras lainnya.
"Aku–"
Sebelum Lazarus menyelesaikan perkataannya. Rosetta dan Alyssa berlutut.
"Tuan Urs, maafkan aku atas kekasaranku sebelumnya. Aku memohon untuk bebaskan saudara-saudara kami dari Guild Pedagang Budak." Rosetta memohon.
"Urs, aku akan membayar hutang budi ini." Alyssa menambahkan.
Sebelum bertemu dengan Alyssa dan Elder Tyron. Rosetta adalah seorang budak. Dia dijual oleh pemburu budak ke Guild Pedagang Budak. Namun, Alyssa menebusnya beserta Elf yang lain menggunakan semua kekayaannya.
Alyssa bisa saja menyelamatkan Rosetta dan Elf lainnya dari para pemburu budak. Akan tetapi, pada saat itu Rosetta dan Elf lainnya sudah dijual ke Guild Pedagang Budak.
Di belakang Guild Pedagang Budak adalah Benua Selatan yang dikuasai oleh Demon dan Dark Beastman. Menyerang Guild Pedagang Budak sama saja dengan menyatakan perang kepada semua Kerajaan Di Benua Selatan.
Kerajaan Yggdrasil berbatasan langsung dengan Benua Selatan. Jika, Alyssa menyerang Guild cabang Aliansi Black dan diketahui oleh Kerajaan di Benua Selatan. Kerajaan Yggdrasil akan menerima kerugian yang signifikan karena melanggar perjanjian perdamaian antar Ras dan konsekuensi terburuknya adalah perang.
"Baiklah, aku berjanji pada kalian akan melepaskan para Elf yang berada di Guild Pedagang Budak." Lazarus, kemudian membantu Alyssa dan Rosetta untuk berdiri.
Lazarus mempunyai uang sangat banyak yang didapatkannya dari sarang Melanthios. Dia bahkan bisa mendirikan sebuah Kerajaan dengan uang itu. Membeli seratus bahkan seribu budak hanyalah hal yang tidak berarti untuk Lazarus.
Elder Tyron memandu kelompok Lazarus pergi ke Guild Pedagang Budak Black Fox. Mereka, menelusuri gang yang berkelok-kelok seperti sebuah labirin. Guild Pedagang Budak Black Fox berada di tempat yang sangat tersembunyi. Jika, seseorang tidak tahu arah atau tidak mempunyai peta mereka akan dengan mudah tersesat.
Akhirnya kelompok Lazarus sampai di Guild Pedagang Budak Black Fox.
Tempat Guild Pedagang Budak Black Fox adalah Bangunan megah berwarna hitam dengan patung rubah berwarna hitam dikedua sisinya.
Di kedua sisi pintu terdapat penjaga Dark Beastman Green Ogre setinggi 2,3 meter yang mempunyai ranah Grand Master.
"Green Ogre!" Charlotte dengan Reflek mencengkram gagang Pedang Claymorenya.
Green Ogre adalah Dark Beastman yang brutal. Mereka, sering menghancurkan desa dan menjarah ternak. Meskipun, kepintarannya sama dengan manusia, tetapi mereka tidak bisa mengendalikan amarahnya.
Ogre mempunyai bentuk seperti manusia. Akan tetapi, mempunyai tubuh yang besar dan dua tanduk di kepalanya. Di Benua Timur mereka disebut Oni atau Yasha.
Elder Tyron menghentikan Charlotte untuk menarik pedangnya.
"Tuan, apakah kalian ingin membeli budak? Atau menjual budak?" Ogre itu bertanya dengan suara serak seraya melirik ke arah Alyssa.
Alyssa mengeluarkan tekanan ranah Epik membuat kedua Ogre itu sedikit pucat. Sebagai Ras yang menganut hukum rimba mereka menghormati yang kuat dan menindas yang lemah.
"Pelanggan, maafkan atas kekasaran bawahan ku." Seorang Demon Imp pria berpakaian pelayan berkata.
Alyssa menarik kembali tekanannya, kemudian melirik ke arah Imp itu dengan tatapan mata yang tajam.
Imp adalah salah satu Ras Demon yang terkenal sangat licik. Mereka adalah Demon peringkat 1 yang setara dengan ranah Elite. Imp bisa berevolusi menjadi Demon yang lebih kuat meskipun kasus itu sangat jarang.
"Perkenalkan namaku Luck. Aku akan membimbing kalian." Luck membungkuk dengan suara bernada elegan.
Luck memandu kelompok Lazarus untuk memasuki Guild Pedagang Budak Black Fox. Mereka melihat banyak budak dari berbagai ras bahkan ras Demon dan para pembeli budak yang berlalu-lalang.
"Anak Muda, apakah kamu ingin menjual budak wanita? Aku akan memberikan harga yang tinggi." Seorang pria tua gemuk di dampingi dua pengawal budak Orc bertanya seraya melirik ke arah Freya.
"Tuan, apakah kamu dapat menjual kepalamu? Aku akan memberikan harga yang tinggi!" Lazarus menjawab dengan suara ketus.
Pria tua gemuk itu tidak terima dengan perkataan Lazarus. Dia merasa harga dirinya sudah di injak-injak oleh Lazarus.
Hahaha
Charlotte, dan yang lainnya tertawa mereka tidak menduga pria tua gemuk ini adalah salah satu kelompok Baron Smith.
"Lux. Bolehkah kami menyelesaikan masalah pribadi di sini?" Lazarus bertanya.
Luck tersenyum lebar. "Silahkan, Tuan. Akan tetapi, kalian tidak boleh merusak properti Guild. Jika, kalian merusak properti Guild kalian harus menggantinya tiga kali lipat."
"Bunuh mereka!" Baron Blue berteriak memerintahkan kedua budak Orc miliknya.
Charlotte dengan sangat cepat melumpuhkan kedua Orc itu, kemudian mencekik leher Baron Blue.
"Apa yang kamu lakukan! Siapa kamu? Apakah kamu berani menyakitiku? Duke Leandro dan Viscount Hall pasti akan mencarimu!" Baron Blue mengatakan banyak kata-kata kasar.
"Namaku Charlotte Leandro. Teman-temanmu yang berada di Kekaisaran Lion Heart sudah di penggal. Kamu sangat beruntung saat peristiwa itu. Kamu sedang berlibur di Kekaisaran Avalon."
Wajah Baron Blue menjadi pucat pasi. Dia tidak tahu semua temannya sudah dipenggal dan wanita yang mencekiknya adalah putri dari Duke Leandro.
"Nona Charlotte, tolong jangan bunuh aku! Aku tidak ada hubungannya dengan semua itu."
Charlotte melirik ke arah Lazarus, kemudian Lazarus berkata. "Kematian, jauh lebih baik untuknya. Jadikan dia sebagai budak tambang! Agar dia menyesali semua kesalahan yang telah dia perbuat di sisa hidupnya."
Charlotte mengangguk, kemudian memukul tengkuk leher Baron Blue sehingga pingsan. "Luck, bawa orang ini untuk dijadikan budak tambang. Kamu boleh mengambil kedua budak Orc itu sebagai bayaran karena kami sudah menyebabkan kekacauan."
"Baik Nona." Luck tersenyum lebar dan memanggil dua pelayan untuk membawa Baron Blue dan dua Budak Orc pengikutnya.
"Luck, apakah kamu mempunyai budak Ras Elf?" Alyssa bertanya.
"Kami mempunyai tujuh puluh Forest Elf dan dua puluh Dark Elf" Luck menjawab.
Luck kemudian memandu Kelompok Lazarus ke arah tempat para budak Elf di tawan. Para Elf itu memakai pakaian seadanya dan terlihat sangat kurus. Mata mereka melihat tajam ke arah kelompok Lazarus. Akan tetapi, saat mereka melihat Alyssa ada sedikit kilauan harapan di mata mereka.
"Total semua budak Elf adalah sembilan puluh orang. Enam Puluh wanita dan tiga puluh Pria. Mereka rata-rata mempunyai Job Archer, Herbalis, Warrior dan mempunyai ranah Elite. Harganya 500 Koin emas setiap satu Elf wanita dan 300 Koin untuk Elf pria." Luck tersenyum lebar.
"Aku akan membeli semua budak Elf itu." Lazarus berkata.
Luck terkejut mendengar jawaban Lazarus. Total semua harga budak Elf ini adalah 39.000 Koin Emas. Meskipun, Elf mempunyai harga yang tinggi, tetapi mereka hanya budak Elf ranah Elite. Seseorang dapat membeli satu budak dengan ranah Grand Master hanya dengan membayar 20,000 Koin emas. Luck penasaran apa latar belakang Lazarus.
"Baiklah, Tuan. Apakah saya bisa mengetahui nama Anda?" Luck bertanya.
"Kamu!!" Diana berkata dengan emosi marah. Selain menjual budak Guild Pedagang Budak juga menjual informasi. Akan tetapi Lazarus segera menghentikannya.
"Urs ... Urs The North." Lazarus menjawab seraya memberikan 39.000 Koin emas kepada Luck untuk membeli semua budak Elf. Lux segera memasukannya ke Artefak Penyimpanannya.
"Tuan Urs, kami juga mempunyai barang yang baru tiba. Beastman Snow Wolf dari Benua Utara dan dua orang Assasins ranah Expert dari Serikat Pembunuh Night Hunter." Luck menawarkan seraya tersenyum lebar.
"Luck, aku ingin melihatnya!"
Beastman Snow Wolf adalah Beastman yang tinggal di Benua Utara, mereka mempunyai kekuatan dan ketahanan dingin yang lebih baik dari Ras Beastman lainnya. Mereka, sangat cocok dengan kondisi cuaca dan iklim di wilayah Regulus yang sama dengan di Benua Utara. Lazarus berpikir prajurit Beastman Snow Wolf akan menjadi bantuan besar bagi wilayah Regulus.
...****************...
Di dalam Cincin Draupnir.
"Asterion, Goldie kalian harus mengeraminya dengan benar!"
"Kadal merah, suatu saat nanti aku akan membunuhmu!"
"Ignis, apakah kamu ingin menjadi Alpa! Aku ingin segera keluar dari tempat ini dan berburu."
"Hahaha, dalam mimpimu."
"Kadal merah, ada pergerakan didalam telur ini!! Apakah ular ini akan menetas?" Asterion bertanya.
"Aku juga merasakan pergerakan dari telur Leopard ini. Aku harap ini betina."
"Selamat datang di dunia kedua kawan kecil. Master, pasti akan sangat bahagia." Ignis berkata.
"Lihat gender mereka? Ular kecil ini jantan! Goldie, apa gender Leopard kecil itu?" Asterion bertanya.
"Betina! Betina yang sangat cantik!!!" Golden Fang berteriak.