
Lazarus membawa kawanan Beast serigala ke akademi Sirius karena hanya ada kawanan Beast serigala yang tinggal di Regulus saat ini.
Semua Beast kontrak Lazarus membentuk kelompok masing-masing dan mereka akan bergantian menjaga wilayah Regulus setiap 2 Minggu sekali.
Kelompok Beast kucing besar, kelompok Besar Dragon dan Beast berdarah Dragon, Kelompok Beast ular, kelompok Beast burung, kelompok Beast serigala dan kelompok Beast pengawas yaitu Lime, Ren dan Celestial.
"Master, apakah kamu akan membawa kami ke Akademi Sirius?" Black Fire Fenrir, Black Fang berkata.
Lazarus yang menunggangi punggung Black Fang mengelus kepala Black Fang. "Kita akan pergi ke Dungeon Moonlight yang berada di Akademi Sirius, kemudian aku akan pergi ke Green Tower untuk menggunakan Summoner Beast Altar."
Alastair yang menunggangi punggung Ice Fenrir White Fang bersama Cassandra mendekati Lazarus. "Ayah apakah kamu ingin pergi ke Dungeon Moonlight dan mempelajari Skill Eternal Moonlight Sword Art rank SS?"
"Moonlight Sword Art Rank SS adalah Skill peninggalan Moonlight Swordman Emil dan sudah ada sejak zaman pertama. Skill element cahaya yang sangat kuat bahkan Arthur yang mempunyai Afinitas element cahaya hanya bisa mempelajari 60% Skill itu." Merlin yang menunggangi punggung Golden Sun Fenrir Blaze berkata.
"Hohoho. Skill Eternal Moonlight Sword Art milik Emil The Moonlight Sword sangat hebat, tetapi di alam atas masih banyak Skill pedang yang setara, lebih kuat dan sempurna dari Skill Moonlight Sword Eternal Art." Louise yang menunggangi punggung Fire Cerberus Sun Flower berkata.
"Di alam atas banyak sekali jenis Skill Aktif dan Skill Pasif. Skill dikategorikan menjadi Rank F-SSS dan dibagi kembali menjadi Unique Skill. Bahkan di atas Skill Rank SSS masih ada Skill dengan Rank lebih tinggi dan dinamakan Legendary Skill, Mythical Skill,Saint Skill dan Divine Skill, tetapi hanya 1 dari 10 Juta orang yang menguasai Skill pasif Rank SS dengan sempurna." Roland yang menunggangi punggung Celestial Five Element Wolf, Black Claws bersama Merlin berkata.
"Skill diatas Rank SSS bisa dibilang sebagai Ultimate Skill." Merlin berkata.
"Aku setuju dengan kalian, Skill Eternal Moonlight Sword Art bukanlah Skill terkuat dan Skill Blue Storm Sword Art Rank SS yang digunakan oleh Keluarga Kekaisaran Storm Dragon lebih kuat." Louise melirik ke arah Roland.
"Louise, menurut pendapatku semua Skill mempunyai kelemahan dan kelebihannya masing-masing. Skill Eternal Moonlight Sword Art Rank SS mempunyai pertahanan dan serangan yang seimbang dan tidak menguras banyak mana pengguna, gerakan yang sangat indah, lincah dan efektif seperti orang yang sedang menari. Sedangkan Skill Blue Storm Sword Art sangat agresif dan mempunyai serangan penghancur yang tinggi, tetapi Skill itu menguras banyak mana dan cepat menghancurkan Artefak pedang pengguna." Rias yang menaiki punggung Ice Cerberus Snow Flower berkata.
"Eternal Night Sword Art Rank SS mempunyai banyak tipuan lebih kepada mencampurkan Skill Swordman dan Assasins, sedangkan Skill Silver Night Sword Art Rank SS hampir mirip dengan Moonlight Sword Art. Namun kemenangan pertarungan tidak bergantung kepada Skill banyak faktor yang menentukan kemenangan." Gladius yang menaiki White Dragon Horse Lotus berkata.
"Master Gladius, mengapa kamu berada di sini?" Deviela yang menaiki punggung Moonlight Fenrir bersama Iris bertanya.
"Putri Deviela, aku adalah pelindungmu dan aku akan selalu berada di sampingmu karena hari liburku sudah habis." Gladius berkata seraya mengunyah apel.
Semua orang yang bertemu dengan kelompok karavan Lazarus kagum dengan 7 Legendary Beast muda jenis serigala yang mengiringi karavan. Akhirnya mereka sampai di Kekaisaran Swallow dan membuat kemah di sekitar Kota Yellow Bird.
"Grand Duke Lazarus, Nyonya Deviela dan Saint Iris, namaku adalah Marquis Ezra Silver Fortress. Apakah kamu ingin bermalam di Kota Yellow Bird?" Seorang pria bertubuh kekar, rambut coklat perunggu pendek dan mata biru bertanya.
"Marquis Ezra aku berterima kasih dengan tawaranmu, tetapi kami akan berkemah di sini saja. Apakah kamu mengizinkan kami untuk berlatih di wilayah mu?" Lazarus bertanya.
"Grand Duke Lazarus, wilayah ini jauh dari kota. Bahkan jika seseorang ranah Mythical bertarung hidup dan mati tidak berpengaruh kepada Kota. Kamu bisa berlatih di wilayah ini dan aku bersama pengikutku akan menjaga kalian." Marquis Ezra berkata dengan tangan kanan yang gemetar dan mengeluarkan semangat pertarungan.
"Marquis Ezra, apakah kamu ingin menantang ku berduel?" Lazarus bertanya.
"Grand Duke Lazarus, aku masih mengingat saat kamu memenggal kepala Beast Tamer Aidyn dengan sangat cepat di Pertemuan Aliansi Kerajaan dan Kekuatan Besar . Pada saat itu aku ingin sekali mencoba untuk berduel denganmu." Marquis Ezra berkata.
"Baiklah, aku menerima duel mu, tetapi aku ingin melawan seseorang lebih dulu." Lazarus menjawab seraya melirik ke arah Roland.
...****************...
Lazarus menciptakan sebuah bangunan dari es. Pertempuran panjang terjadi saat malam hari, tetapi orang-orang tidak mengetahui bahwa pertempuran terjadi di tempat mereka berkemah.
Lazarus keluar dari bangunan es itu, kemudian meregangkan semua ototnya. Semua tubuhnya merasa segar karena sudah 3 bulan tidak melakukan pertempuran malam.
"Aku merasa terlahir kembali." Lazarus tersenyum cerah.
Deviela, Cathrine dan Iris keluar dari bangunan es setelah membersihkan diri, mereka menatap ke arah kepergian Lazarus dengan kantung mata yang berada di bawah matanya.
"Apakah dia tidak merasa bersalah. Nyaww?" Cathrine bertanya.
"Fufufu. Aku tidak bisa menanganinya sendiri, tetapi aku belum bisa melihat batasannya." Iris menjawab.
"Bahkan seorang Succubus dan wanita Beastman Dragon tidak akan bisa menang melawannya." Deviela berkata.
Cathrine merasakan suara dari balik semak-semak, kemudian mereka melihat ke belakang semak-semak dan menemukan White Fang bersama Black Fang sedang berkembang biak.
"Nyonya, bisakah kalian tidak mengintip privasi orang lain?" White Fang bertanya.
"Maafkan kami." Iris menjawab, kemudian pergi bersama Cathrine dan Deviela.
White Fang dan Black Fang melanjutkan pertarungan, sedangkan Sirius berburu kelinci bersama Blaze, Black Claws, Sun Flower dan Snow Flower.
"Ayah, aku mendengar suara di balik semak-semak." Blaze berkata seraya berjalan ke semak-semak.
Sirius segera menggigit tengkuk leher Blaze dan membawanya menjauh bersama semua Beast serigala.
"Sirius, apa yang terjadi di balik semak-semak?" Fire Cerberus Sun Flower bertanya.
"White Fang dan Black Fang sedang bertarung. Apakah kalian belum melihat saat White Fang dan Black Fang berkelahi?" Sirius bertanya dengan tatapan tajam.
Semua Beast serigala di sana gemetar karena mengingat pertarungan antara White Fang dan Black Fang. Apabila Ignis, Asterion, Regulus dan Goldie tidak berada di sana mungkin mereka akan terluka parah karena dampak pertarungan Black Fang dan White Fang.
"Menjauhlah dari tempat ini." Black Claws berkata. Semua Beast serigala berlari menjauh dari tempat White Fang dan Black Fang.
...****************...
Lazarus mengumpulkan 6 Beast Master Regulus.
Semua Beast Master wilayah Regulus berusia 15 tahun sampai 73 tahun dan mereka adalah ranah Expert dan Epik. Ranah seorang Beast Master dilihat dari Beast kontrak terkuatnya, seorang Beast Master ranah Expert mempunyai Beast kontrak terkuat Grand Demon Beast dewasa dan Beast Master ranah Epik mempunyai Beast kontra terkuat Epik Beast dewasa.
"Namaku Brian, aku mempunyai Job Beast Master Rank A dan dapat mengontrak 21 Beast. Aku baru mengontrak 2 Beast, seekor Earth Wyvern dan Grand Demon Beast Steel Thorn Porcupine." Seorang pria paruh baya berambut coklat pendek dan mata biru berkata seraya mengeluarkan seekor Epik Earth Wyvern dengan ukuran panjang 4 meter dan landak dengan ukuran 1,7 meter ditutupi oleh bulu duri-duri baja yang tajam.
"Namaku Isabel, aku mempunyai Job Beast Master Rank A dan dapat mengontrak 21 Beast. Aku baru mengontrak 3 ekor Beast, Epik Beast Two Headed Fire Leopard muda, Grand Demon Beast Ice Leopard dan Epik Beast Silver Leopard muda." Seorang gadis berusia 15 tahun berambut coklat panjang dan mata hijau mengeluarkan 3 Beast macan tutul kontraknya.
"Namaku Edward, aku mempunyai Job Beast Master Rank B dan dapat mengontrak 12 Beast. Aku baru mengontrak 1 Beast seekor Grand Demon Beast Ice Bear muda." Seorang pria gemuk berambut merah pendek, mata merah dengan tinggi 1,8 meter berkata seraya mengeluarkan seekor Grand Demon Beast Ice Beast berukuran 3 meter.
"4 Beast Master Rank A dan 2 Beast Master Rank B. Apakah hanya kalian Beast Master di wilayah Regulus?" Lazarus bertanya.
"Grand Duke, hanya kami Beast Master di wilayah Regulus. Sebenarnya banyak orang yang bisa membangkitkan Job Beast Master di Upacara Kebangkitan, tetapi mereka hanya bisa membangkitkan Job Beast Master Rank C dan D. Mereka memutuskan memilih Job pertarungan, Alchemist, Black Smith dan yang lainnya." Brian berkata.
"Job Beast Master juga memerlukan biaya yang besar untuk merawat Beast untung saja di wilayah Regulus ada Divisi Beast yang bertugas untuk merawat Beast. Sesudah kami menyelesaikan pendidikan di Green Tower kami akan bergabung dengan Divisi Beast." Edward berkata.
"Sebenarnya rank Job Beast Master bisa meningkat. Aku mempunyai Job Beast Master Rank A (21 Beast), kemudian meningkat menjadi Job Beast Master Rank S (36 Beast) dan sekarang aku mempunyai Job Beast Master Rank SS (72 Beast). Aku sudah mengatakan kepada Amelia, Brant dan Rion bahwa Job Beast Master Rank D, C, B dan A sangat dibutuhkan di wilayah Regulus. Tahun kemarin hanya 2 orang Beast Master Rank A dan Rank B yang pergi ke Green Tower untuk belajar." Lazarus berkata, dia mengetahui Job Beast Master dibawah Rank B tidak diminati orang-orang.
"Tuan Urs, ibu mengatakan kepadaku bahwa kamu adalah seorang Beast Master yang mengontrak banyak Beast rank tinggi. Apakah kamu bisa mengatakan kepadaku bagaimana kamu mengontrak Beast rank tinggi?" Isabel bertanya.
"Gadis kecil siapa Ibumu?" Lazarus mengusap kepala Isabel.
"Amelia adalah Ibuku, kami berasal dari Kekaisaran Avalon dan Ayahku gugur dalam Medan perang. Aku ingin mengontrak Beast rank tinggi seperti kamu dan ibu." Isabel berkata.
"Semua tergantung dengan keberuntungan dan takdir. Membuat kontrak dengan Beast rank tinggi berbeda dengan membuat kontrak dengan Beast rank rendah dan sedang. Kontrak jiwa dengan Beast rank tinggi adalah setara dan Beast rank sedang juga mempunyai potensi tidak terbatas dan bisa berevolusi menjadi Beast rank Tinggi, meskipun sangat jarang." Lazarus tersenyum.
"Brian, bukankah kamu adalah seorang Swordman Rank Epik dan mantan Anggota Guild Petualang?" Lazarus bertanya.
"Hahaha. Tuan Urs, bagaimanapun hal itu hanya di masa lalu. Aku sekarang hanyalah seorang kakek tua yang telah kehilangan segalanya keluarga, satu tangan dan kakiku." Brian memperlihatkan tangan kanan palsu dan kaki kanan palsu.
Semua orang terkejut saat mengetahui Brian kehilangan satu tangan dan satu kaki, mereka mengetahui Brian adalah seorang pria paruh baya yang selalu tertawa.
"Aku kehilangan kaki dan tanganku karena kecelakaan, aku sudah 20 tahun tidak kembali ke rumah meninggalkan Istri dan 2 anakku. Aku adalah pria yang tidak berguna dan menjadi pengemis di Kekaisaran Lion Heart, tetapi kamu dan Saint Iris menyelamatkanku, memberi makanan, rumah dan kesempatan kedua untukku." Brian berkata.
"Brian apakah kamu sudah menyerah menjadi Swordman?" Lazarus bertanya.
"Tuan Urs, aku sudah 20 tahun tidak memegang pedang. Aku kehilangan tangan dan kakiku, Brown sekarang adalah sahabatku aku menemukan Brown yang masih bayi dan menyelamatkannya dari kawanan Beast Wild dog yang ingin memangsanya." Brian menunduk.
"Apakah kamu ingin terus berlari dari kenyataan? Kamu masih mempunyai satu tangan dan satu kaki, aku juga sudah memberikan kaki dan tangan baru untukmu. Semua keluargamu masih hidup dan apakah kamu tidak ingin bertemu mereka?" Lazarus bertanya.
"Aku menikahi seorang wanita bernama Adaline yang berusia 19 tahun di usia 55 tahun, aku mengajarinya tentang Skill Swordman dan dia adalah wanita yang berbakat. Aku mempunyai 2 orang Putra dan Putri bernama Alex dan Cora. Aku mengira Adaline akan menganggap aku telah mati, menikah lagi dan hidup bahagia. Aku hanya bayangan masa lalu Adaline." Brian berkata.
"Sayang, apakah kamu berpikir aku akan melupakanmu?" Suara lembut seorang wanita terdengar.
Tubuh Brian gemetar saat mendengar suara itu, suara yang sangat dia kenal. Suara orang yang sangat dia cintai dan suara cinta pertamanya. Dia kemudian berbalik ke belakang suara dan melihat seorang wanita berambut pirang panjang dan mata biru dengan bekas luka sayatan di mata kanannya. Bersama seorang gadis dan pria berusia 25 dan 27 tahun.
"Adaline, Cora, Alex?" Tubuh Brian gemetar melihat keluarganya.
"Tuan Urs, aku sudah menemukan keluarga Brian di Guild Marcenary. Mereka terus mencari Brian dan yakin bahwa Brian belum mati." Cloud yang memakai topeng serigala berkata.
"Tuan, mengapa kamu tidak kembali?" Adaline melangkah ke arah Brian dengan mata yang terus mengeluarkan air mata.
"Adaline, mengapa matamu terluka?" Brian bertanya.
"Aku menjadi seorang Marcenary untuk mencari informasi mu selama 20 tahun. Aku percaya bahwa kamu masih hidup karena aku tidak menemukan jasad dan pelengkapan mu. Aku terus mencarimu dari suatu wilayah ke wilayah lain dan menunggumu pulang. Apakah kamu berpikir aku akan mencintai pria lain setalah kamu meninggal? Kamu menyelamatkanku di jalanan yang kejam, memberikan makanan, tempat tinggal, pakaian indah dan sebuah liontin indah." Adaline berkata seraya menggenggam liontin berkarat.
"Adaline, mengapa kamu menangis? Apakah kamu sakit? Siapa yang berani menyakitimu?" Brian berkata seraya menenangkan Adaline.
"Tuan Brian, aku tidak menyerah untuk mencarimu, tetapi aku sakit saat mendengar kamu tidak ingin melihatku lagi." Adaline meneteskan air mata.
"Maafkan aku, aku tidak akan menyakitimu dan kakek tua sepertiku yang sudah tidak mempunyai satu kaki dan satu tangan hanya akan menjadi beban untukmu. Aku tidak bisa mengurus diriku sendiri dan aku juga tidak bisa mengurus kalian. Aku adalah seorang pria cacat!" Brian ingin menyentuh bahu Adaline, tetapi dia menghentikannya.
"Aku tidak peduli bahkan jika kamu kehilangan kedua tangan dan kedua kakimu. Aku akan tetap bersamamu. Kamu adalah pria yang sangat baik dan selalu memikirkan orang lain daripada dirimu sendiri. Aku merasakan kesepian saat hidup sendirian dan kamu seperti sebuah lentera terang di kehidupanku yang bisa membuat aku tetap waras. Alex sudah menjadi seorang Swordman Ranah Expert dan Cora sudah menjadi Mage Ranah Grand Master, mereka juga sangat merindukanmu!" Adaline berlutut dan berteriak dengan keras.
Lazarus menyuruh Isabel dan anak-anak yang berusia kurang dari 20 tahun menjauh karena hal ini adalah masalah keluarga Brian.
"Brian, apakah kamu ingin pulang ke rumah bersama istrimu?" Lazarus bertanya.
"Grand Duke Lazarus Regulus, kami tidak mempunyai rumah tempat tinggal. Ibu menjual rumah Ayah dan menggunakannya untuk biaya untuk mencari Ayah. Kami hidup berpindah-pindah dari satu wilayah ke wilayah lain." Cora menjawab.
"A-aku." Brian berkata dengan terbata-bata.
"Dyonisius!" Lazarus berteriak.
"Tuan Urs, apakah kamu membutuhkan sesuatu?" Brian bertanya.
"Katakan kepada Master Heath dan Roseanne menyiapkan tempat untuk 84 orang." Lazarus berkata.
"Baiklah." Dyonisius menjawab.
"Apakah kalian bertiga ingin tinggal di wilayah Regulus dan menjadi Anggota Aliansi The North?" Lazarus bertanya.
"Grand Duke Lazarus Regulus, Aliansi The North adalah satu Kekuatan Besar dan semua anggotanya dipilih langsung oleh para eksekutif. Kami tidak bisa bergabung dengan Aliansi The North tanpa undangan." Cora berkata.
Lazarus menyentuh dagunya. "Apakah kalian tidak mengetahui Grand Duke Lazarus Regulus dan Urs The North adalah orang yang sama?"
"Apakah kamu adalah pemimpin Aliansi The North?" Alex bertanya.
Lazarus mengangguk. "Brian, kamu tidak boleh lari lagi dari masa lalu."
"Adaline, maafkan aku!" Brian memeluk Adaline.
"Kalian berempat akan pergi ke Akademi Sirius dan Magic Tower untuk belajar aku yang akan membayar semua biaya pelatihan kalian selama 3 tahun." Lazarus berkata.
"Apa! Tuan Urs, biaya belajar di Akademi Sirius dan Magic Tower sangat mahal. Kami tidak bisa menerima ketulusan hatimu tanpa melakukan sesuatu." Alex dan Cora berlutut.
"Kalian harus membayarnya setelah kalian lulus dengan menjadi anggota Aliansi The North. Hal itu adalah perintah dan kalian tidak boleh menolak." Lazarus berkata seraya berjalan pergi dari tempat itu
"Sesuai perintahmu, Tuan." Cora dan Alex menjawab.
Lazarus tersenyum.
...****************...
"Urs, aku terkadang penasaran apakah kamu orang baik atau orang jahat?" Rias bertanya.
"Aku juga tidak mengetahui aku orang jahat atau orang baik." Lazarus menjawab seraya melewati Rias.
"Menarik, selama ribuan tahun aku hidup. Aku belum pernah melihat pria yang menarik sepertimu." Rias tersenyum.
"Fufufu. Rias, aku melihat semuanya dan aku berkunjung ke Regulus, kemudian Alyssa mengatakan kepadaku bahwa kalian pergi ke Akademi Sirius." Reese keluar dari sebuah celah dimensi bersama seorang Demon berambut ungu tua.
"Reese, apakah kamu sudah bertemu dengan Urs?" Rias bertanya.
"Aku belum bertemu langsung dengan Urs dan aku berencana untuk menemuinya sekarang." Reese berkata, kemudian berjalan bersama Rias ke tempat Lazarus.
Mereka melihat Lazarus, Iris, Cathrine, Deviela san Gladius yang sedang duduk.
"Apa yang sedang kalian lakukan?" Reese bertanya.
"Shutttt." Semua orang menyuruh Rias dan Reese untuk tenang.
Reese dan Rias akhirnya duduk di samping Lazarus serta yang lainnya. Mereka melihat White Fang dan Black Fang yang sedang bercocok tanam.
"Sangat langka melihat Beast Fenrir yang berkembang biak." Helkaros berkata.
Merlin mengangguk. "Beast Fenrir juga merupakan salah satu Beast terkuat di Planet Auriga."
"Semoga Black Fang dapat segera bertelur." Lazarus berkata.
"Auuuuuu.." White Fang melolong.