
Lazarus dan Iris berpamitan kepada semua orang yang berada di sana. Sudah pukul 6 malam dan 1 jam lagi Pesta Dansa di Kastil Light Dragon akan segera dimulai.
"Urs, kita akan bertemu lagi di pesta dansa." Rhodes dan Reese berkata.
"Baiklah, kita semua akan bertemu kalian lagi di Pesta Dansa dan merayakan keberhasilan! Aku mempunyai banyak Wine Garcia berusia 1000 tahun."
"Hahaha. Saudara Urs, kamu memanglah sahabat para Dwarf sekarang kamu adalah bagian dari Ras Dwarf." 4 Raja Dwarf tertawa.
Lazarus, Iris dan Lime pergi ke tempat Sirius, Celestial dan Onyx. Mereka melupakan bahwa belum memberi Celestial dan yang lainnya makan.
"Lazarus, maafkan aku karena lupa memberi makan Celestial, Onyx dan Sirius." Iris berkata.
"Aku juga melupakan mereka bertiga! Untung saja mereka sudah sarapan dengan seekor Silver Forest Bull saat di Padang Rumput Light!" Lazarus menjawab.
Iris dan Lazarus berlari ke tempat Sirius, Celestial dan Onyx berada. Mereka kemudian melihat seorang pria Demon tampan, berambut hitam panjang dan mata hijau dan Seekor Legendary Beast Golden Dragon Lion betina.
Beast Golden Dragon Lion itu berukuran seperti Emerald. Sisik berwarna emas yang indah menutupi tubuhnya seperti sebuah armor. 2 tanduk rusa tumbuh di kepalanya dan ekor panjang bersisik dengan ujung berbulu emas.
Lazarus dan Iris mendekat ke arah Sirius dan yang lainnya. Mereka melihat perut Celestial, Sirius dan Onyx membuncit karena kekenyangan.
"Master!" Sirius berteriak.
Pria Demon dan Beast kontraknya menoleh ke arah Lazarus yang mendekat ke arah mereka.
"Terima kasih Tuan! Kamu sudah memberi makan Beast kontrakku!" Lazarus membungkuk.
"Hahaha. Lazarus, apakah Moonlight Fenrir, Nine Headed Darkness Lion dan Celestial Violet Mink ini Beast kontrakmu?" Pria Demon itu bertanya.
"Tuan, apakah kita pernah bertemu?" Iris bertanya.
"Saint Iris dan Grand Duke Lazarus, kita bertemu di penginapan kemarin. Kalian menanyakan keberadaan Yun Che kepadaku dan memberikan 2 bungkus rokok yang sangat enak. Aku juga ikut menawar saat kamu melelang batuan sedimen." Pria Demon berambut hitam dan mata hijau itu menjawab.
Lazarus dan Iris mengingat pria berambut hitam dan mata hijau di penginapan. Mereka kemudian berterima kasih sekali lagi kepada Pria Demon itu.
"Lazarus, namaku Demon Emperor Daryan. Adik dari Demon Emperor Agathias dan Demon Emperor Rhodes. Aku mempunyai Job Magic Swordman dan Beast Master, aku tertarik kepada semua Beast Kontrakmu, telur Ancient Ice Cerberus dan Ancient Fire Cerberus yang kamu dapatkan dari batuan sedimen. Apakah kamu ingin menjualnya kepadaku kebetulan aku adalah seorang Beast Master Rank S dan dapat mengontrak 36 Beast." Demon Emperor Daryan berkata.
"Maafkan aku Tuan Daryan, aku tidak akan menjual Beast kontrakku kepadamu karena mereka adalah keluargaku dan memilih sendiri untuk mengikuti aku." Lazarus menjawab.
"Manusia, kamu tidak berhak menolak keputusan Master!" Beast Ancient Golden Dragon Lion betina itu berteriak.
"Linnna, tenanglah!"
"Lazarus, aku tidak akan memaksamu untuk menjual Beast kontrak Rank tinggi kepadaku. Aku hanya mengetes kamu, apakah kamu adalah Beast Master yang baik atau tidak. Apabila kamu setuju untuk menjual Beast kontrakmu aku akan merampas paksa semua Beast kontrakmu. Kamu lulus dalam tesku dan aku mengetahui kamu adalah Beast Master yang baik dan semua Beast Kontrakmu melihat aku dengan niat membunuh. Mereka juga menganggap kamu sebagai Alpa mereka." Daryan tersenyum.
"Demon Emperor Daryan, Aliansi Kerajaan dan Kekuatan Besar akan diadakan selama satu Minggu. Aku berpikir kita berdua bisa membicarakan Beast besok atau lusa. Aku akan berada di Penginapan yang sama di meja nomer 220 apabila kamu mencari aku." Lazarus menjawab.
Demon Emperor Daryan mempunyai sifat yang susah di tebak seperti Sebastian. Lazarus mengira Demon Emperor Daryan adalah Ayah Sebastian sebenarnya.
"Aku menantikannya dan apakah kamu membawa rokok yang sama? Roselia The North dan Jasmine The North aku akan membeli semua Rokok yang kamu bawa."
"Demon Emperor Daryan, apabila rokokmu habis kamu bisa membelinya di Aliansi The North. Aku hanya mempunyai 12 bungkus untuk diriku sendiri sekarang."
"Baiklah, panggil saja aku Daryan! Apabila kamu membutuhkan bantuanku kamu bisa mencari aku."
Setelah Daryan membayar semua rokoknya. Lazarus dan Iris berpamitan, kemudian kembali ke Penginapan Raja Hector.
"Master, apakah kamu tidak tertarik kepada Beast Kontrak manusia itu? Apabila kamu tertarik kamu tinggal membelinya dengan harga tinggi atau memaksa Manusia itu untuk membatalkan kontrak, kemudian membunuhnya."
"Linnna, sebenarnya aku tertarik dan akan membelinya menggunakan semua hartaku untuk Ancient Nine-Headed Darkness Lion. Namun, apakah kamu merasakan Ibu, Master Deborah, Kaisar Pedang Barat Heath dan Saudara Rhodes memperhatikan kita dengan aura membunuh yang kuat?" Daryan menjawab seraya melihat ke arah sebuah pilar.
Master Heath sudah berdiri di atas pilar seraya bersiap-siap mengeluarkan pedangnya dari sarungnya. Demon Emperor Rhodes dan Deborah berada di samping pilar, kemudian Demon Emperor Reese terbang di atas Daryan.
Reese terbang ke arah Daryan, kemudian mendarat dengan anggun menggunakan sepasang sayap burung berwarna hitam legam.
"Daryan kecil, apakah kamu membuat masalah dengan Lazarus?" Reese bertanya.
"Tidak! Aku tidak membuat masalah dengan Lazarus!" Daryan menjawab dengan wajah pucat dan suara gemetar seolah-olah melihat Dewi Kematian Thanatos berada di hadapannya.
"Fufufu. Ingatlah, jika kamu menyentuh sehelai rambut dari Lazarus dan keluarganya aku akan memotong salah satu anggota badanmu."
"Ibu, aku tidak berani!" Daryan berlutut.
"Fufufu, dari ketiga putraku cuman kamu yang selalu membuat masalah di Planet Antares. Aku, Agathias dan Rhodes selalu menyelesaikan semua masalahmu. Akan tetapi, jika kamu membuat masalah lagi, aku akan membuang mu ke Pergunungan Aquila seperti saat kamu masih kecil."
"Maafkan aku! Aku berjanji tidak akan membuat masalah!"
"Bersihkan tubuhmu dan pakailah Pakaian atau Armor terbaik kita sekarang akan pergi ke Pesta Dansa."
"Tunggu! Mengapa kamu pergi ke Pesta Dansa? Bukankah kamu tidak tertarik menghadiri acara seperti Pesta Dansa dan Pertunjukan bakat?"
"Fufufu, aku juga adalah seorang wanita. Aku ingin merasakan menjadi seorang wanita cantik yang dipuja seperti masa lalu." Demon Emperor Reese terkekeh kecil dengan wajah merona merah, kemudian terbang kembali ke penginapan bersama Deborah.
Demon Emperor Daryan mengetahui ibunya sedang jatuh cinta kepada seorang pria. Seumur hidupnya dia belum pernah melihat Ibunya gembira seperti itu.
Demon Emperor Rhodes dan Heath berjalan ke arah Demon Emperor Daryan.
"Kakak, siapa pria itu!" Daryan berteriak seraya menggenggam erat bahu Rhodes.
"Daryan, apa maksudmu?" Rhodes menjawab dengan suara bernada tenang, dia tidak mengerti apa yang di katakan oleh Daryan.
"Ibu sedang jatuh cinta! Apakah kita akan mempunyai seorang Ayah Tiri? Siapa orang kuat yang mencuri hati Ibu!" Daryan melirik ke arah pria tampan berambut perak di samping Rhodes.
"Hmmm... Daryan, kamu mengetahui bahwa Reese dan aku adalah musuh bebuyutan. Reese juga tidak mempunyai perasaan kepadaku, jika dia mempunyai perasaan kepadaku aku pasti sudah menjadikannya istri ke 99." Master Heath menjawab dengan wajah merona merah.
"Master, bukankah Nyonya Reese seperti terlalu overprotektif kepada manusia itu? Seperti seekor Beast betina yang sedang dalam musim kawin. Aku rasa Nyonya Reese menyukai Lazarus." Linnna berkata.
"Hahaha. Tidak mungkin! Lazarus hanyalah seorang manusia ranah Legendary yang belum genap 100 tahun." Daryan, Rhodes dan Heath terkekeh.