LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 151. Iris dan Lazarus .



Lazarus mengantarkan Altair dan para pengikutnya ke gerbang keluar Ibukota Regulus. Mereka melihat semua bangunan wilayah Regulus telah hancur lebur akibat pertarungan. Mayat-mayat berserakan dimana-mana, tetapi hanya ada sedikit korban dari wilayah Regulus.


"Ayah, kita kehilangan 45 orang. 700 orang terluka parah dan yang lainnya terluka sedang dan ringan." Alastair berkata.


"Baiklah, obati yang terluka dan beri kompensasi kepada semua korban yang terbunuh. Aku akan memberikan pesan kepada Saudara Tyron agar membangun kembali wilayah Regulus." Lazarus menjawab.


Semua orang akhirnya sampai di luar gerbang Ibukota Regulus. Mereka melihat banyak penduduk wilayah Regulus sedang menunggu di luar gerbang.


"Duke Lazarus! Terima kasih atas semuanya! Duke Alastair terima kasih karena sudah menyelamatkan kami." Semua orang bersorak seraya melemparkan banyak bunga ke arah keluarga Regulus.


"Duke Kami akan membantumu untuk membangun kembali wilayah Regulus." Seseorang berkata.


Lazarus tersenyum. Apabila Lazarus yang dulu pasti tidak akan dapat melindungi semua rakyat dan penduduk Regulus. Dia bersyukur para penduduk Regulus tidak ada yang menjadi korban.


"Grand Duke Alastair sekarang adalah pemimpin kalian! Aku berjanji semua rakyatku akan hidup makmur. Akan tetapi, apabila kalian korupsi dan berkhianat aku akan memenggal kalian di depan umum!" Lazarus berteriak.


"Sesuai perintahmu, Duke Lazarus Regulus!" Semua orang bersorak dan bergembira. Wilayah Regulus sedang berada dalam masa Kejayaan.


Celes memanggil kawanan Violet Mink, kemudian membentuk celah dimensi ke Kerajaan Pendragon, Kekaisaran Suci dan Kekaisaran Zephyra.


Kaisar Cyril dan semua orang berpamitan kepada Lazarus. Mereka harus segera melaporkan tentang 5 Kekuatan Besar di zaman ke empat yang mulai muncul ke permukaan.


"Tenang saja! Sebastian dan Winter, Sairorgh dan Nine Head berada di sini. Lilian dan yang lainnya akan aman tanpa pengawalan kalian." Lazarus berkata.


"Terima kasih, Tuan Urs!" Semua orang menjawab, kemudian memasuki celah dimensi yang di buat kawanan Violet Mink.


Altair melirik ke arah Lazarus, kemudian memeluknya dan mengatakan bahwa dia ingin pergi ke Pertemuan Aliansi Kerajaan dan Kekuatan Besar bersama Lazarus dan Iris. Dia bahkan meninggalkan Icarus dan Calista agar mereka belajar dari Lazarus.


"Paman! Apakah kamu ingin melatih kami?" Icarus bertanya.


"Baiklah, besok aku akan melatihmu. Namun Putri Calista aku tidak bisa melatihmu! Carissa dan Felicity bisa melatihmu dalam sihir. Amarilis kamu juga harus belajar banyak dari mereka."


"Terima kasih, Paman." Calista tersenyum cerah.


"Auuu."


Dua Ekor Beast rubah berjenis Two-tailed Silver Snow Fox dan Golden Fire Fox menghampiri Lazarus.


"Apakah kamu Sil dan Gold sudah lama tidak bertemu!" Lazarus mengusap kepala kedua rubah itu.


"Celine dan Blossom kalian boleh bermain di taman Kastil Regulus dengan Sil dan Gold. Cassandra kamu harus menjaga mereka semua aku rasa Ibukota Regulus masih belum aman. Alastair kamu bersama Cleon, Rion dan yang lainnya harus menyusuri setiap bagian wilayah Regulus dan membunuh pasukan yang melarikan diri dan bersembunyi."


"Sesuai perintahmu, Ayah/Tuan Urs." Alastair dan yang lainnya menjawab, kemudian membawa semua pasukan dan anggota Aliansi The North untuk mencari pasukan pemberontak ke setiap penjuru wilayah Regulus.


Semua orang melihat seorang pria tampan bermata biru di hadapan mereka. Semua bawahannya terlihat setia kepada Lazarus. Meskipun dengan sedikit perintah mereka langsung menurutinya.


"Celes, aku ingin kamu menyampaikan surat ini kepada Kyros." Lazarus mengikatkan sebuah surat ke badan Celestial.


"Sesuai perintahmu, Master." Celestial segera memasuki celah dimensi dan menghilang dari tempat itu.


Lazarus melirik ke arah Sebastian, Tiara, Edward, Kalia dan Ferdinand yang berada di sampingnya. Mereka terlihat menunggu perintah dari Lazarus.


"Sebastian, bisakah kamu berlibur bersama Evangeline! Aku akan memberikanmu 5 juta Koin emas sebagai rasa terima kasihku." Lazarus segera memberikan 5 juta Koin emas dari Cincin Draupnir kepada Sebastian.


"Hahaha. Sesuai perintahmu Lazarus. Aku akan kembali 5 hari lagi." Sebastian berkata, kemudian menghilang dalam bayang-bayang.


Tiara berjalan ke arah Lazarus, kemudian memberikan sebuah kantung penyimpanan yang berisi Herbal dan Inti Beast yang dipesan oleh Lazarus.


"Nyonya Tiara, terima kasih karena semua yang telah kamu lakukan. Setelah Celes kembali kamu boleh pulang ke Markas Aliansi The North dan aku memercayakan kepadamu dengan biaya ganti rugi ketiga Duke. Aku juga akan membuat Pusat pengembang biakan Beast di wilayah Blackton dan Markas lagi di wilayah Dimitri."


"Tuan Urs, serahkan kepada kita." Nyonya Tiara, Tuan Ferdinand dan Edward tersenyum cerah mereka tidak menyesal mengikuti Lazarus.


Kalia menghampiri Lazarus, kemudian membungkuk. "Tuan Urs, apakah kamu ingin membuat cabang Aliansi Urs The North di Kerajaan Beastman?"


"Aku akan membuatnya di sekitar Hutan Green Dragon. Aku sudah meminta izin kepada Ancient Green Dragon Florist dan Raja Hector."


"Serahkan kepadaku." Kalia berkata.


Lazarus tersenyum gembira sekarang dia bisa membuat Regulus dan Emerald berevolusi menjadi Beast rank tinggi. Namun tempat yang tepat untuk semua itu adalah sarang Winter.


"Winter, bolehkah aku meminjam sarangmu?"


"Lazarus, kamu boleh meminjam sarangku."


Lazarus menaiki punggung Sirius seraya mengulurkan tangan ke arah Iris. "Iris pergilah bersamaku. Aku akan memperlihatkan mu sesuatu yang luar biasa." Lazarus tersenyum.


"Baiklah."


"Cassandra, katakan kepada Alastair aku dan Iris tidak akan pulang malam ini." Lazarus berkata.


"Sesuai perintahmu, Ayah." Cassandra menjawab.


Lazarus, Winter , Nine Head, Sairorgh bersama semua Beast kontraknya pergi ke sarang Winter. Mereka mengetahui Regulus dan Emerald akan berevolusi menjadi Beast berdarah murni seperti Sirius.


"Fufufu, aku iri kepada Saint Iris." Deviela terkekeh kecil.


"Kita harus bisa menerimanya karena Saint Iris adalah urutan pertama." Feng Xueyin menjawab.


...****************...


Lazarus dan Iris sampai di sarang Winter.


"Lazarus, aku, Sairorgh dan Nine Head berburu. Kamu bisa menggunakan sarangku dengan bebas." Winter berkata.


Lazarus menyuruh semua Beast kontraknya masuk ke sarang Winter. Sebuah Gua di tumbuhi banyak Herbal Snow Grass terlihat sangat mengesankan.


"Aummm." Regulus dan Emerald mengaum.


"Regulus dan Emerald apakah kalian sudah yakin? Kalian pasti sudah mengetahui bagaimana rasa sakitnya dari Sirius." Lazarus berkata.


"Aummm."


"Apabila kalian sudah yakin baiklah." Lazarus segera mengikat tubuh Regulus dan Sirius dengan Artefak rantai Rank Legendary.


"Lazarus, apa yang kamu lakukan?" Iris bertanya.


"Iris, aku mempunyai Skill Eye Of Divine Beast Master. Aku bisa melihat bagaimana cara Beast berevolusi. Aku akan membuat Emerald dan Regulus berevolusi. Akan tetapi, kemungkinannya hanya 50% tidak seperti Sirius yang mempunyai kemungkinan 70%"


"Regulus, Emerald, kalian harus berdoa kepada Dewa Nemea agar kalian bisa melewati semua ini. Aku tidak ingin saudariku Hilda menjadi janda." Amethyst berkata.


"Master, apa yang harus kita lakukan?" Ancient Golden Fire Snake Goldinia bertanya.


"Kalian hanya harus melihatnya dengan mata kepala kalian. Agar di masa depan kalian sudah tidak terlalu merasakan sakit saat berevolusi." Lazarus berkata.


"Baiklah, kami semua akan melihat Emerald dan Regulus berevolusi." Earth Dragon Brontes dan Linwood berkata bersamaan.


Lazarus mengeluarkan bahan-bahan herbal untuk Regulus dan Emerald Berevolusi, kemudian menyuruh mereka memakannya. Dia juga mengeluarkan banyak Kristal mana element kayu, angin, logam, dan tanah.


Ancient Silver Wind White Lion adalah Beast element logam dan angin yang langka sedangkan Emerald Lion. Meskipun tidak sekuat dan selangka Silver Wind White Lion dan Purple Thunder Lion mereka lumayan kuat.


"Aummm..."


Emerald dan Regulus berteriak ke sakitan. "Kalian harus bisa menahannya selama beberapa jam. Bajingan! Aku tidak bisa melihat kalian kesakitan seperti ini! Aku bahkan merasa bersalah kepada Sirius karena menjadi subjek eksperimenku." Lazarus mengelus kepala Emerald dan Regulus. Keberhasilan Evolusi adalah tergantung mereka sendiri.


"Aummm.."


"Master, kami akan menjaga Emerald dan Regulus, kamu boleh pergi dari sini." Fire Phoenix Gaver berkata.


"Master, kamu sudah kelelahan karena bertarung dengan Kaisar Altair. Lebih baik kamu beristirahat!" Blue Sky White Leopard Kyle berkata.


"Aku setuju dengan Kyle." Darkness, White Fang dan Black Fang dan semua Beast kontrak Lazarus menjawab.


"Baiklah, aku akan menitipkan Emerald dan Regulus, kepada kalian."


"Aummm." Bayi Nine Head Darkness Lion melompat ke kepala Lazarus, kemudian Lime berpamitan ke Lazarus untuk mencari material di sekitar wilayah Regulus.


Celestial tiba-tiba muncul di bahu Lazarus seraya membawa sebuah surat balasan dari Pangeran Kyros Zephyra. Surat itu adalah tentang Felicity dan Semua calon Istri Lazarus yang lain mulai dari kelakukan, latar belakang, sifat dan hal lainnya.


"Iris, kamu harus membaca ini."


Iris membaca surat dari pangeran Kyros, kemudian melebarkan matanya.


"Lazarus, apakah kamu akan baik-baik saja dengan 5 wanita berbahaya seperti itu?" Iris bertanya.


"Felicity, Feng Xueyin, Cathrine, Deviela dan Ainsley memang wanita berbahaya. Aku merasakan mereka mendapat tugas untuk membunuhku apabila aku tidak layak. Mungkin karena aku dapat berubah menjadi Void Beast saat berada di Kerajaan Terra."


Mereka berlima adalah wanita yang sangat menyeramkan. Namun Geraldine lebih menyeramkan dari mereka semua.


"Iris, apakah kamu ikut pergi bersamaku? Aku akan membawamu ke Penginapan Urs The North di Kota Eagle Castle." Lazarus tersenyum.


"Baiklah, aku ingin ikut denganmu." Iris tersenyum seraya menggenggam erat tangan Lazarus.


Lazarus menyuruh Zinovia untuk merawat Onic, kemudian Celestial menciptakan sebuah celah dimensi menuju penginapan The North di kota Lion Castle wilayah Leandro.


"Tuan Urs, Selamat datang!" Seorang penjaga Orc berkata.


Mereka sudah mengetahui pria di depannya Lazarus dari Royalty Tato di tubuh mereka yang akan bereaksi saat berada di dekat Lazarus.


Pengawal itu membukakan pintu Restoran dan penginapan, kemudian Lazarus dan Iris memasuki Restauran di lantai pertama.


"Tuan Urs, selamat datang." Harlequin yang berada di meja kasir segera menyambut Lazarus.


"Bukankah hari ini libur? Mengapa kalian tetap bekerja?"


"Tuan Urs, aku sedang menghitung keuntungan kemarin dan masih belum selesai. Aku ingin sekali segera menyelesaikannya dan tidak bisa pergi ke Regulus sesuai perintahmu." Harlequin menjawab.


"Aku akan mengatakan kepada Tiara untuk menaikan gajimu dan siapkan kamar VIP terbagus di sini."


"Terima kasih, Tuan Urs." Harlequin tersenyum, kemudian memandu Lazarus dan Iris ke kamar VIP terbagus.


Lazarus dan Iris melihat sebuah ruangan yang sangat indah di buat menggunakan material terbaik dan makanan juga Wine sudah tersaji.


"Iris, maafkan aku karena telah membuatmu khawatir. Seandainya aku membunuh Altair saat itu. Apakah kamu akan membenciku?" Lazarus bertanya.


Iris menggeleng ringan. "Aku tidak akan membencimu. Namun apabila kamu mati aku akan membenci Altair seumur hidupku."


"Bukankah Altair saudaramu?"


"Altair juga salah saat kamu menghilang dengan tidak memberitahukannya kepadaku. Sebagai seorang Saint aku tidak boleh memihak seseorang yang salah termasuk keluargaku." Iris menyentuh bahu Lazarus. Mata merah Iris sangat indah di tambah dengan bibir tipis dan rambut perak panjang bergelombang.


Jantung Lazarus dan Iris berdetak dengan kencang. Sejak dia mendapatkan ingatannya dia selalu memikirkan Iris.


"Iris, aku tidak bisa menahannya." Lazarus segera menjatuhkan tubuh Iris ke Kasur, kemudian mencium bibirnya dengan lembut.


"Lazarus, tunggu! Tenanglah, malam masih panjang!" Iris perlahan kehilangan kesadaran karena kenikmatan yang di berikan oleh Lazarus.