LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 118. Arka dan Fang Ying.



Jack perlahan membuka matanya. Dia terbangun di sebuah taman bunga yang ditumbuhi oleh banyak bunga yang sangat indah.


"Apakah ini Abyss? Aku tidak mengetahui Abyss akan seindah ini. Margareth dan Arley aku sangat merindukan kalian." Jack bergumam seraya meneteskan air mata.


"Ayah! Apakah kamu sudah pulang?" Seorang anak kecil berambut hitam dengan mata biru bertanya.


"Arley, apakah itu kamu?" Jack memeluk anak kecil itu dengan pelan.


"Ayah, sudah lama tidak bertemu." Jack tersenyum.


"Sayang, aku sudah menyiapkan makan malam." Seorang wanita berambut hitam dan mata ungu berkata.


"Margareth?"


"Jack!!" Margareth berlari ke arah Jack dan memeluknya.


"Hahaha. Dewa Gail kamu mengampuni aku! Akhirnya aku bertemu lagi dengan Margareth dan Arley. Apakah ini adalah Taman Eden? Aku yang berdosa ini tidak pantas untuk berada di Taman Eden." Jack berkata.


"Hay Bajingan! Mengapa kamu berada di sini?" Seorang pria kekar berambut putih pendek serta seorang wanita berambut hitam panjang dan mata merah menghampiri Jack dan Margareth.


"Tuan Arka, Nyonya Fang Ying? Maafkan aku karena telah membunuh kalian!" Jack bersujud ke arah Arka dan Fang Ying.


"Hahaha. Sudahlah! Kamu dan Margareth sudah menyelamatkan putra kami! Dewa Gail pasti mengampuni kamu." Arka tersenyum.


Seorang kakek tua dan Beast Dragon dengan sisik pelangi menghampiri Arka dan Fang Ying.


"Arka dan Fang Ying kalian akan bereinkarnasi sebentar lagi. Akan tetapi, aku dan para Dewa setuju untuk menjadikan kalian Apostle kami." Dewa Gail berkata.


"Gail, kamu telah menipu seseorang untuk bereinkarnasi menjadi Dragon! Aku tidak ingin kamu menipuku dan bereinkarnasi menjadi Beast!" Arka berkata.


"Ray adalah kasus berbeda aku menipunya agar dia melindungi pria itu sebelum dia mengingat jati dirinya. Aku berjanji kepada kalian untuk mereinkarnasikan kalian menjadi manusia dengan ingatan yang utuh! Dunia sekarang sangat bergejolak para Dewa sedang menonton dari alam tertinggi! Kita akan bertemu kembali di Eden." Gail tersenyum.


"Baiklah, apakah kita akan tetap menjadi pasangan? Bisakah kamu memberitahu kami siapa orang tua kami?" Fang Ying bertanya.


"Fang Ying kamu akan menjadi seorang putri Kekaisaran Golden Sun. Ibumu adalah saudarimu Fang Mei Yin dan Ayahmu dari keluarga Feng. Sedangkan Arka akan menjadi seorang pangeran Kekaisaran Boreas Ibumu adalah Roselia Boreas dan Ayahmu adalah Alcander Boreas."


"Gail, apakah aku harus menjadi anak dari anak nakal itu? Bagaimana mungkin!"


"Hmmm.. Apabila kamu menolaknya aku akan menggantinya kamu akan menjadi putra dari Lazarus Regulus dan putri Felicity Zephyra. Akan tetapi, kamu harus menunggu sedikit lebih lama."


"Bajingan! Gail, mengapa aku harus menjadi anak dari putraku sendiri! Apabila orang mengetahui bahwa anakku ternyata ayahku. Semua dewa akan menertawakan ku! Bukankah kamu mengatakan putraku sangat setia pada seorang istri? Mengapa dia menikah dengan Felicity? Felicity mempunyai usia yang sama denganku!!! Berapa istri dari putraku apakah dia tumbuh menjadi seorang pria bajingan?"


"Aku tidak bisa membocorkan rencana para Dewa!! Akan tetapi, anakmu mempunyai istri kurang dari 20."


"Baiklah, reinkarnasikan aku! Aku ingin segera bertemu anakku."


"Kalian berdua, masuklah ke lolong putih itu!" Gail berkata.


Arka dan Fang Ying masuk ke lolong putih yang ditunjukkan oleh Gail.


"Kakek Gail." Arley berlari ke arah Kakek Gail dan memeluknya.


"Hohoho. Arley, apakah kamu senang bertemu dengan ayahmu?"


"Aku sangat senang."


"Butuh waktu sangat lama untuk kalian bertiga bereinkarnasi. Akan tetapi, para Dewa sudah merencanakan agar dikehidupan selanjutnya kalian bahagia." Gail berkata.


...****************...


*Kekaisaran Boreas.


"Oaaa Oaaaa." Suara tangisan bayi terdengar.


Kaisar Alcander dan Ibu suri Agatha Boreas segera pergi ke ruangan itu.


"Hahaha Putraku!" Kaisar Alcander tertawa dan ingin mencium bayi itu. Akan tetapi bayi itu mencolok mata Kaisar Alcander dengan tangan kecilnya. Bayi itu terus menangis dengan kencang saat berada dalam pelukan Kaisar Alcander.


"Alcander, biarkan aku yang menggendongnya." Ibu suri Agatha berkata.


Bayi itu terdiam saat berada di pelukan Ibu suri Agatha dan tertawa.


"Fufufu. Apakah kamu menyukaiku? Kamu sangat kuat! Tunggu tanda lahir ini." Ibu suri Agatha terkejut saat melihat tanda lahir berbentuk huruf Z di paha bayi itu. Dia teringat tentang putranya Arka Boreas.


"Nenek, apa yang terjadi?"


"Tidak! Akan tetapi, bisakah kamu menamai cucuku dengan nama Arka?"


"Paman Arka sangat kejam! Aku tidak akan menamainya dengan Nama Arka aku ingin menamai putraku dengan nama Lyn."


"Oaaa, Oaaaa... Oaaaaa..."


Bayi itu menangis dengan sangat kencang.


"Apakah kamu menyukai nama Arka?"


Bayi itu berhenti menangis.


"Nenek baiklah aku akan memberinya nama Arka."


Kaisar Alcander mengambil bayi Arka dari gendongan Ibu suri Agatha. Akan tetapi, bayi itu menangis dengan sangat keras.


"Apakah kamu tidak menyukaiku?"


Bayi Arka mengangguk.


"Nenek, apakah kamu melihat dia mengangguk! Tunggu."


"Oaaaa.. Oaaaaa."


"Fufufu. Itu semua mungkin hanya kebetulan." Ibu suri Agatha kembali mengendong Arka.


Arka kembali diam dalam gendongan Ibu suri Agatha.


"Nenek, bisakah aku menyusuinya." Roselia yang terlihat lemas berkata.


Ibu Suri Agatha memberikan bayi Arka kepada Roselia untuk di susui.


Bayi Arka meminum susu permaisuri Roselia.


"Apakah perasaanku atau putraku memang tidak menyukaiku?" batin Alcander seraya melirik ke arah Arka yang meminum susu.


Bayi Arka melirik kembali Kaisar Alcander, kemudian tersenyum lebar.


"Nenek! Putraku tersenyum! Akan tetapi, dia seperti sedang mengejekku!"


"Oaaaa Oaaaa Oaaa."


Bayi Arka menangis dengan keras.


"Alcander, keluarlah Arka sangat ketakutan melihatmu! Biarkan aku dan Roselia yang mengurus Arka!" Seorang wanita cantik berambut biru berkata.


"Istriku Roselia! Istriku Jasmine! Kalian harus mempercayaiku! Arka seperti mengerti apa yang aku katakan!"


"Alcander kelihatannya kamu kelelahan karena membuat anak dengan 50 istrimu! Untuk saat ini biarkan Arka dan Roselia beristirahat." Ibu suri Agatha berkata.


Ibu Suri Agatha meninggalkan kamar itu bersama Kaisar Alcander.