LAZARUS REGULUS

LAZARUS REGULUS
Chapter 194. Bermain Guzheng II.



Mata semua orang di ruangan pesta dansa melihat ke arah Lazarus. Mereka ingin mendengar lagu Guzheng yang dimainkan oleh Lazarus.


"Fufufu. Freya dan Diana, apakah kalian mengetahui Lazarus bisa bermain Guzheng?" Felicity bertanya.


Diana dan Freya menggeleng ringan. "Aku sudah bertahun-tahun bersama Lazarus. Namun aku tidak pernah melihat Lazarus memainkan alat musik, kecuali sebuah drum kecil yang dia beli saat di Ibukota Kekaisaran Lion Heart. Lazarus mengganggap drum kecil seharga 1 koin perak itu adalah hartanya yang paling berharga. Aku menyimpannya di ruang harta Regulus dan membersihkannya satu Minggu sekali." Diana tersenyum kecil.


Ainsley berjalan ke arah Freya dan yang lainnya dengan ekspresi sedih. "Bukankah kita harus menghentikan Urs, untuk tampil di depan semua orang?"


"Ainsley, Urs sudah memutuskan untuk tampil. Meskipun lagu yang dia bawakan adalah lagu yang buruk, tetapi kita harus menghargai keputusannya." Freya berkata seraya menatap Lazarus dengan mata berbinar.


"Fufufu. Alyssa sebenarnya ingin Lazarus tampil dengan sangat buruk, dia ingin menjauhkan para wanita yang menghadiri pertemuan dari Duke Regulus." Lilian terkekeh kecil.


Cathrine mengangguk. "Alyssa, ingin mempermalukan Urs. Agar semua wanita yang menghadiri pertemuan tidak mendekati Urs. Apabila Urs menambah harem bukankah setelah menikah, dia hanya mempunyai sedikit waktu untuk kita Nyawww."


"Aku mengerti maksud kalian. Apakah kalian tidak menyadari banyak wanita cantik yang berasal dari 4 Benua melirik ke arah Lazarus saat ini? Apabila seseorang menjodohkan putri mereka dengan paksa seperti hal yang dilakukan Ayah, Demon Emperor Agathias dan Kaisar Feng Yun. Aku takut bajingan itu mempunyai lebih dari 50 istri seperti Kaisar Alcander." Theresia berkata.


Felicity dan yang lainnya melirik ke arah semua wanita cantik di ruang pertemuan. Mereka melihat Beryl, Geraldine, Huang Qingyu, Aisha, Tiona dan beberapa wanita cantik dari 4 Benua melirik Lazarus.


.


"Fufufu. Memang setiap wanita menyukai seorang pria yang misterius. Lazarus adalah pria yang sangat misterius dan tidak bisa ditebak." Felicity bergumam.


...****************...


Lazarus duduk di atas panggung. Perhatian semua orang tertuju kepadanya. Bahkan Lilith, Adonis, Acasha, Chi You, Deandra, Reese, Da Ji, Adara dan beberapa karakter kuat lainnya.


Lazarus menutup matanya, kemudian menggunakan Skill Perfect Melody Rank SS yang diajarkan oleh Jiang Yun. Dia sudah belajar Guzheng dan alat musik lainnya dengan sangat keras dibawah arahan Jiang Yun.


Lazarus mulai memetik senar Guzheng dengan sangat lembut. Suara yang sangat indah terdengar dari petikan senar Guzheng Lazarus.


"Bagaimana mungkin?" Alyssa bergumam.


Semua orang terdiam karena mendengar alunan melodi dari permainan Guzheng Lazarus. Mereka merasakan berada di sebuah taman yang indah saat musim semi, kemudian bertemu seorang wanita yang sangat cantik.


"Lion Heart!"


"Dragon Heart!"


Iris dan semua orang merasa terlena dan terbuai oleh alunan melodi Guzheng Lazarus dan menggunakan Skill penguat mental yang mereka miliki. Akan tetapi, lagu Lazarus tetap menembus hati, jiwa dan pikiran mereka.


"Seumur hidupku, aku sudah mendengar banyak seniman bermain Guzheng. Akan tetapi, aku baru mendengar melodi Guzheng seindah ini? Pria itu tidak menggunakan Qi/Mana untuk bermain Guzheng. Akan tetapi, dia bisa membuat aku yang sudah menembus ranah Mythical dalam waktu lama terbawa dalam alunan melodi Guzheng miliknya!" Demon Emperor Da Ji/Permaisuri Daji berkata.


"Fufufu. Aku juga baru pertama kali mendengar lagu seindah ini. Bukankah apabila lagu ini dimainkan dengan Qi, lagu ini akan seperti sebuah Skill Ilusi Suara Rank S+." Seorang wanita Oni berambut putih salju yang duduk di samping Daji menjawab, dia adalah Demon Emperor Shiroyasha.


Lazarus terbawa sangat dalam di dalam alunan melodinya. Dia hanya merasakan hanya dia dan Guzheng yang berada di ruangan ini. Sebuah bayangan tentang kisah saat Jiang Yun bertemu dengan cinta pertamanya tercipta di hadapan Lazarus.


"Meskipun aku sudah ribuan kali memainkan lagu ini. Akan tetapi, aku masih merasakan kesedihan yang mendalam dari Jiang Yun," batin Lazarus.


Mana berbagai element berkumpul mengelilingi Lazarus. Mereka seakan-akan terpesona oleh alunan melodi Guzheng yang dimainkan Lazarus.


"Glacies, mengapa kamu menunjukan diri tanpa perintah?" Blossom kecil kebingungan karena Raja Roh Glacies yang dia kontrak mewujudkan diri tanpa dia perintah.


"Apakah kamu menikmati lagu yang dimainkan Kakek? Aku akan mengizinkanmu menari di samping Kakek." Blossom tersenyum, kemudian Glacies pergi ke arah Lazarus.


"Gnome, Salamander, Sylph, Achylis, Elect, Tempest, Undine..."


Semua kontraktor Raja Roh berteriak karena Raja Roh yang mereka kontrak menampakkan diri tanpa perintah.


Banyak Raja Roh element yang berada di hadapan Lazarus. Mereka seperti terpesona dengan alunan musik Guzheng Lazarus. Namun Lazarus tidak menyadarinya dan tetap memainkan Guzheng miliknya.


Semua orang melihat ilusi sepasang kekasih yang berada di taman yang sama di musim gugur. Daun-daun berwarna coklat berguguran dan seorang wanita menunggu seseorang seraya menggenggam payung. Sesaat kemudian seorang pria menghampirinya dan berpamitan kepada wanita itu untuk pergi ke medan perang. Wanita itu bersujud dan menangis tersedu-sedu, tetapi pria itu tetap teguh kepada keputusannya.


Iris tanpa sadar meneteskan air matanya dan terbuai lebih dalam di alunan melodi Guzheng Lazarus.


Lazarus mengganti lagi irama lagunya, sekarang ilusi medan perang tercipta. Mayat bertebaran seperti daun-daun yang gugur di musim gugur. Suara senjata yang saling berbenturan, bau amis darah dan bau karat dari Logam. Musim semi, musim gugur, musim dingin dan musim panas. Pria itu tetap mengayunkan pedangnya dan membantai semua musuhnya.


"Bajingan! Mengapa lagu romantis ini berubah menjadi lagu yang menyeramkan!" Seorang pria berteriak.


Lazarus mengganti lagi irama lagunya, kemudian dia tanpa sadar meneteskan air matanya. Ilusi Saat sang pria itu kembali ke medan perang dan melihat sang kekasih mengendong seorang bayi dan bunuh diri dengan menusukan belati ke jantungnya di depan sang pria.


"Hentikan!!!"


Banyak orang di bawah rank Epik berteriak agar Lazarus menghentikan lagunya. Akan tetapi, Lazarus tidak bisa mendengarkan mereka semua dan tetap memainkan Guzheng.


Orang-orang yang tidak bisa menahan alunan melodi Guzheng Lazarus menutup telinga mereka. Namun suara indah dari Guzheng Lazarus tetap bisa mereka dengar dan akhirnya mereka terjatuh ke tanah, kemudian pingsan karena alunan melodi Lazarus.


kerinduan, kesepian, kekosongan, Kemarahan, kesedihan dan kegilaan terasa dari alunan melodi Lazarus. Demon Emperor Reese, merasakan penyesalan dan keputusasaan dari alunan melodi Guzheng Lazarus.


Lazarus mengganti lagi irama melodinya. Ilusi tentang sang pria yang menemukan seorang wanita, kemudian kembali merasakan cinta.


Ilusi tentang kawanan Beast burung yang bermigrasi, hutan hijau dan ladang yang ditumbuhi oleh banyak buah-buahan dan sayur mayur yang hijau. Semua orang merasakan sang pria yang diceritakan dalam melodi Lazarus akan bahagia selamanya dengan seorang wanita yang dia cintai.


Lazarus akhirnya mengganti lagi irama melodi Guzheng miliknya ke bait yang terakhir. Ladang yang dulunya hijau hangus terbakar, anak-anak yang mereka sayangi terbunuh dan akhirnya Istri pria itu membalas dendam kepada semua orang yang merusak kebahagiaanya.


Satu per satu senar Guzheng Lazarus putus. Namun, Lazarus tetap memainkan Guzheng itu dan akhirnya sang pria malang dan istrinya mati bersama dengan tragis.


"Trankkk!"


"Bajingan!!! Siapa pengrajin yang membuat Guzheng ini! Bukankah Guzheng ini berkualitas sangat buruk? Hampir saja aku tidak bisa menyelesaikan laguku!" Lazarus berteriak, kemudian melirik ke arah semua orang.


Para Priest, Healer dan Alchemist memasuki ruang pesta dansa, kemudian membantu orang-orang yang pingsan karena tidak kuat menahan alunan melodi Lazarus.


Seorang wanita cantik ras Demon dengan 4 tanduk berwarna hitam, rambut berwarna merah darah, mata ungu bertepuk tangan. Dia adalah Demon Emperor Chi You dari wilayah timur Benua Selatan Moonlight.


Semua orang tersadar dari keterkejutan mereka, kemudian mereka ikut bertepuk tangan.


"Hahaha. Urs, bajingan kamu sangat berbakat dalam bermusik! Aku akan membayar kamu untuk memainkan satu lagu lagi!" Demon King Arhat tertawa.


"Hahaha. Aku setuju dengan Arhat cucuku. Mainkan satu lagu lagi! Aku akan memberikanmu apa yang kamu mau setelah pesta dansa ini selesai!" Galan tertawa dan menyuruh Lazarus untuk memainkan satu lagu lagi.


Lazarus menyentuh dagunya. "Berapa banyak uang yang aku dapatkan saat aku memainkan satu lagu lagi? Kalian bisa mengumpulkan semuanya kepada..."


"Grand Duke Lazarus Regulus, sebagai anggota Golden Bank biarkan aku yang mengumpulkan bayaranmu dari semua orang yang ingin mendengar lagumu."


"Kumpulkan semua uang itu kepada Tuan Sean. Aku akan memainkan satu lagu lagi setelah pertunjukan ini." Lazarus menjawab.


Putri Huang Qingyu berjalan ke atas panggung dengan mata berlinang. "Tuan Urs, kamu memainkan lagu yang sangat luar biasa. Aku tidak pernah mendengar lagu seindah dan sangat menyedihkan seperti itu seumur hidupku."


"Putri Huang Qingyu, maafkan aku karena telah merusak Guzheng milikmu! Aku akan mengganti setelah pesta dansa ini selesai."


Huang Qingyu menggeleng ringan. "Kamu tidak perlu menggantinya. Aku sudah sangat senang karena kamu sudah menunjukan alunan melodi Guzheng yang sangat indah."


Seorang wanita cantik berambut biru, mata biru, memakai gaun berwarna biru laut berjalan ke atas panggung pertunjukan. Dia kemudian berhenti di hadapan Lazarus dan Huang Qingyu.


"Fufufu, Putri Huang Qingyu, bukankah sekarang adalah giliran ku untuk tampil?"


Lazarus melebarkan mata karena mengenal wanita cantik yang berdiri di hadapannya. Beryl Aslan, dia adalah putri dari Duke Elenio Aslan dan merupakan keponakan Raja Kerajaan Blue Dragon, Perseus Blue Dragon.


"Fufufu. Nona Beryl maafkan aku karena terlalu lama berada di atas panggung. Tuan Urs, bisakah kamu pergi ke ruang VIP Timur bersamaku untuk mendiskusikan tentang musik?" Putri Huang Qingyu bertanya seraya melirik ke arah Beryl dengan tatapan sinis.


"Duke Lazarus Regulus, bukankah kamu seharusnya menyapa teman lama yang sudah lama tidak bertemu? Apakah kamu melupakan di masa lalu kamu sudah menghabiskan satu malam tidur bersamaku?" Beryl mengeluarkan sapu tangan, kemudian bertindak seolah-olah sedang menghapus air mata.


"Swooossh!"


Sebuah tombak berwarna biru melesat dari lantai 2 tepat membenam di tengah panggung. Artefak Tombak Rank Legendary yang sangat Lazarus kenal milik Duke Elenio Aslan.


"Kucing Hitam! Bajingan Kecil! Kutu busuk, kamu telah menodai putriku Beryl! Mari kita berduel sampai salah satu diantara kita mati!" Duke Elenio Aslan ingin pergi ke atas panggung, tetapi Altair dan Duke Adrian menahannya


Lazarus merasakan aura membunuh yang kuat dari ruang pesta dansa. Dari para pria penggemar Beryl dan Felicity yang melihatnya dengan tatapan seolah-olah melihat seekor Beast yang berada di musim kawin.


"Tunggu Beryl, Lazarus tidak pernah menyentuhmu! Kamu tidur bersama Lazarus di atas kapal, aku, Diana, Sebastian, Altair dan Alyssa juga berada di sana! Saat Itu Kita sedang berada di dalam misi Rank S untuk mengalahkan kawanan Epik Beast Sea Griffin yang menyerang kapal para nelayan Kekaisaran Lion Heart!" Iris berteriak dengan sangat keras seraya mengeluarkan aura ranah Legendary.


Beryl tersenyum halus, kemudian menjulurkan lidahnya. "Iris, aku hanya ingin sedikit menggoda Lazarus. Apabila, Lazarus di masa lalu, dia akan langsung bersujud ke arahmu tanpa berpikir panjang." Beryl menoleh ke arah Lazarus.


Lazarus sedang bersujud, dia tahu bahwa Iris akan memukulinya setelah pesta dansa berakhir. Apabila dia tidak menjelaskannya dengan jujur.


"Fufufu. Dia memang Lazarus, tetapi mengapa dia terlihat lebih pintar di bandingkan masa lalu."


Lazarus bangkit dari sujudnya, kemudian melirik ke arah Beryl dengan tajam. "Nona, kamu sudah meninggalkan rumah selama lebih dari 30 tahun. Ayahmu! Maksudku Duke Elenio Aslan meminta aku untuk bertanggung jawab dan membawa pulang! Anjing Laut tua itu bahkan ingin memukuliku sampai sekarat karena menganggap semua ini adalah kesalahanku!"


"Fufufu. Baiklah aku akan pulang ke Kekaisaran Lion Heart." Beryl terkekeh kecil.


"Apa?" Lazarus terkejut dan membuka mulutnya sehingga membentuk huruf O. Apakah Beryl setuju untuk kembali ke wilayah Aslan, padahal Duke Elenio sudah membujuknya selama 30 tahun dan Beryl selalu menolaknya.


"Hmmm.. Nona Beryl, kita mempunyai waktu 30 detik sebelum pertunjukan ketiga di mulai." Seorang pelayan ras Celestial berkata.


Putri Huang Qingyu memeluk tangan Lazarus dengan mata berbinar, kemudian turun dari panggung bersama Lazarus.


"Lazarus, aku berubah pikiran aku tidak ingin pulang ke Kekaisaran Lion Heart." Beryl tersenyum halus.


Lazarus menoleh ke arah Beryl. "Beryl, jangan seperti seorang gadis kecil! Kita berdua sudah berusia lebih dari setengah abad. Apa yang kamu inginkan agar kamu pulang ke wilayah Aslan?"


"Aku ingin kamu bernyanyi bersamaku. Aku mengetahui kamu juga berbakat dalam bermain alat musik lainnya seperti harpa. Aku berjanji atas Nama Dewa Laut Poseidon akan pulang ke Kekaisaran Lion Heart."


"Bajingan! Aku sudah mengetahui rencanamu! Kamu harus berjanji pulang ke wilayah Aslan, bukan ke Kekaisaran Lion Heart!"


"Baiklah, aku berjanji."


"Putri Huang Maafkan aku karena harus mendampingi pertunjukan Nona Beryl." Lazarus berkata.


"Tuan Urs, aku tidak keberatan dan aku sudah sangat berterima kasih karena bertemu denganmu di sini." Huang Qingyu berkata.


Huang Qingyu melirik ke arah Beryl dengan iris mata ungunya yang tajam, sedangkan Beryl hanya tersenyum halus seolah-olah sudah memenangkan sebuah pertarungan.


Lazarus kembali ke panggung di sampingnya adalah sebuah Artefak Harpa berwarna biru yang sangat indah.


"Lagu apa yang ingin kamu mainkan?"


"Hero And Princess Love Story In The Blue Ocean. Apakah kamu mengetahui lagu itu? Lagu itu sering di mainkan di Kerajaan Blue Sea." Beryl tersenyum.


"Baiklah, aku akan menyanyikan lirik Pahlawan Sebasta dan kamu menyanyikan lirik Putri Azurine."


"Fufufu. Sejak kapan kamu menjadi pintar?"


"Sejak aku bangkit dari kematian."


"Apa?"


Lazarus memetik sinar harpa sebagai pertanda pertunjukan dimulai. "Beryl, kamu harus bernyanyi menggunakan semua kemampuan milikmu. Iris sudah banyak berlatih dan suaranya lebih indah darimu." Lazarus berkata menggunakan skill telepati suara.


"Fufufu. Baiklah, aku akan menunjukan suara Dewi sebenarnya." Beryl menjawab.