
Artefak Wisdom Ring Rank Mythical adalah Artefak yang hilang 7000 tahun yang lalu bersama Artefak Kusanagi, Little Sea Trident dan Dragon Slaying Sword Ascalon. Keberadaanya tidak diketahui dan di dalam legenda orang yang terakhir memilikinya adalah King Of Quicksand Razman dari Kerajaan Golden Desert.
Wisdom King mempunyai banyak kegunaan diantaranya adalah orang yang memakainya akan kebal dari Skill sihir Black Mage seperti semua Skill sihir Kutukan, dapat menyimpan cadangan aura dan mana bagi sang pemakai, mendeteksi bahaya dalam jarak 1 Km, tidak dapat terpengaruh oleh sihir Pengendali pikiran, Semua Stat Vit, Dex, Str, Mana, +300 atau bagi job non tempur akan menambah Stat Keahlian +1000, Dapat menggunakan Skill Purify Rank S yang terukir dalam Cincin dan yang terakhir adalah meningkatkan kemampuan kontrol mana, Skill sihir dan Aura sebanyak 15%.
Kekurangannya hanyalah menurunkan stat keberuntungan -1 dan tidak dapat memberi kekebalan terhadap racun. Artefak Rank Mythical Wisdom Ring adalah Artefak support yang diinginkan oleh setiap orang.
"Apakah kamu Master baruku?" Terdengar suara dari Wisdom Ring.
"Wisdom, namaku adalah Urs The North.. Senang bertemu denganmu!" Lazarus menjawab.
"Aku sudah lama tertidur! Tunggu Kakak tertua, Durandal dan Kusanagi semua saudaraku sudah lama tidak bertemu! Kusanagi apakah kamu belum bangun?" Wisdom berkata.
"Wisdom, sudah lama tidak bertemu! Apaaa! Apakah kamu merasakan keberadaan kakak Golden Ruler's dan Kusanagi? Di sekitar sini!" Durandal bertanya.
"Kusanagi berada di pinggang seorang pria yang berada di sampingmu! Durandal, apakah kamu tidak menyadarinya! Pria, itu belum membuat kontrak dengan Kusanagi jadi Kusanagi masih tertidur!"
Semua orang melirik ke arah Ronin.
Ronin, segera mengeluarkan Artefak pedang katana miliknya. Pedang katana ini adalah warisan keluarganya.
Pedang katana ini terlihat seperti Artefak katana Rank epik kelas tinggi biasa, kecuali mempunyai daya tahan yang hampir menyaingi Durandal pedang ini tidak mempunyai efek apapun.
Ronin menggigit jarinya hingga berdarah dan meneteskan darahnya ke bilah pedang Kusanagi. Cahaya berwarna merah keluar dari pedang Kusanagi banyak pemberitahuan dunia yang memenuhi statusnya.
"Sudah berapa lama aku tertidur? Apakah kamu Master Yamato Takeru?" Kusanagi bertanya.
"Yamato Takeru adalah leluhurku dan nama asliku adalah Yamato Yashamaru. Aku adalah Mastermu sekarang, senang bertemu denganmu Kusanagi." Ronin tersenyum.
"Hahaha. Aku sangat bahagia orang lemah itu tidak pantas menjadi masterku! Melainkan aku sangat bahagia memiliki Master Half Oni sepertimu. Master, aku akan menjadi pedangmu dan memotong semua musuhmu!" Kusanagi tertawa gila sudah lama dia tidak membantai seseorang.
"Half Oni? Ronin, apakah kamu seorang Half Oni?" Halton bertanya.
Ronin mulai memperkuat auranya dua tanduk berwarna hitam legam tumbuh di atas kepalanya. Mata Ronin berubah menjadi mata seekor predator berwarna biru. Ronin, seperti Ras Demon, tetapi tidak mempunyai sayap dan ekor.
"Maafkan aku Gozaru. Aku adalah seorang Variant Half Oni, aku bisa berubah bentuk dari manusia ke bentuk Oni sesuka hatiku. Aku mempunyai garis darah setara Demon Rank 10 karena ibuku adalah Shiroyasha penguasa wilayah bagian timur Benua Moonlight dan ayahku berasal dari Klan Yamato. Gozaru." Ronin membungkuk ke arah Sieg dan yang lainnya.
"Apaa! Rank 10 bukankah itu setara Demon King!" Adair berseru.
Oni adalah leluhur dari para Ogre, mereka mempunyai kekuatan yang sangat kuat, gerakan yang sangat cepat dan lincah juga Mana yang lebih kuat dari kebanyakan Ras Dark Beastman dan Demon.
"Ronin, kami sudah mengetahuinya." Semua orang kecuali Adair dan Halton berkata.
"Bagaimana mungkin kalian mengetahuinya?" Ronin bertanya.
"Saat kamu bertarung kamu mengeluarkan aura samar ras Demon. Mungkin, karena kamu baru mencapai ranah Epik kamu tidak bisa menyamarkan Aura itu." Lazarus menjawab.
"Awalnya, aku curiga Ronin adalah pengkhianat," batin Lazarus
"Cih.. aku harus mengakuinya. Saat perburuan Green Dragon waktu kami pingsan dan Sieg melawan Green Dragon, aku melihatmu berubah menjadi Demon dan mengamuk membantai 2 ekor Epik Beast Forest Wyvern." Tyr menjawab.
"Hahaha. Ronin, aku sudah mengetahuinya sejak pertama kali kita bertemu! Kamu tidak dapat mengelabui penglihatan milikku." Sieg tertawa.
"Terima kasih, Gozaru."
Lazarus menyentuh bahu Ronin.
"Ronin tidak semua Demon itu jahat! Anggota Party Golden Lion Sebastian juga adalah Demon Rank 10. Duke Lazarus dan Kaisar Altair menerimanya menjadi teman seperjalanan. Meskipun, Sebastian sangat terobsesi kepada Duke Lazarus dan berulang kali memaksa untuk membuat kontrak pelayan." Lazarus berkata.
"Urs, bila aku perhatikan Party Gold Dragon mirip dengan Party Golden Lion dulu. Mereka, hanya kekurangan dua orang anggota lagi." Alyssa berkata.
"Urs, tawaranku masih sama, apakah kamu akan bergabung dengan Party Gold Dragon."
"Sieg, maafkan aku karena tidak bisa bergabung dengan party Gold Dragon saat ini, tetapi apabila kalian membutuhkan bantuanku. Aku akan dengan senang hati membantu kalian." Lazarus menjawab.
"Apakah, tadi Wisdom Ring mengatakan bahwa Ruler's Golden Hammer berada di sekitar sini?" Alwyn bertanya.
"Hmmm... mungkin aku salah merasakannya maksudku. Excalibur tidak jauh dari sini! Master Urs, Master Merlin mengatakan bahwa token dimensi berada di tangan patung Saint Lana! Lantai satu, lantai dua perpustakaan sejarah menjadi milikmu sekarang." Wisdom Ring berkata dengan suara bergetar.
Wisdom Ring lupa bahwa Golden Ruler's masih tertidur dan masternya mengatakan untuk tidak mengatakannya keberadaan Golden Ruler's untuk saat ini. Lazarus takut kelompok Sieg juga akan dalam bahaya.
Lazarus pergi ke arah patung 3 Saint Pertama. Saint Dewi Cahaya Elektra Saint Helen yang merupakan adik Golden King dan istri White King. Saint Dewi Kegelapan Nyx Saint Veron yang merupakan sahabat perjalanan White King dan terakhir Saint Lana, yang merupakan Saint Dewi Elektra dan Nyx.
Lazarus, kemudian melihat 3 token dimensi untuk memasuki Dungeon Sage Merlin berada di tangan Saint Lana, sebelum Lazarus mengambilnya dia melihat sebuah prasasti sangat kuno dengan ukiran huruf yang sangat kuno.
"Urs, apa yang kamu temukan?" Alyssa dan yang lainnya menghampiri Lazarus.
"Aku menemukan sebuah prasasti kuno. Theresia, aku memberikan salah satu token dimensi ini kepadamu. Tanpa bantuanmu sebelumnya aku tidak akan dapat memecahkan teka-teki aku baru menyadari bahwa bukan hanya manusia yang hidup di Planet Antares karena kamu. Alyssa, kamu adalah seorang Elf! Kamu juga adalah seorang Magician aku memberikan satu token lagi kepadamu." Lazarus memberikan token dimensi itu kepada Theresia dan Alyssa.
"Terima, kasih." Theresia dan Alyssa berterima kasih kepada Lazarus. Mereka dapat membaca semua buku di sini tanpa di serang oleh Golem buatan.
Di prasasti itu tertulis: Meskipun, aku terlahir di puluhan kehidupan aku akan selalu menemukanmu.
"Apakah, itu adalah pesan Saint Lana ketika dia meninggal?" Adair bertanya.
"Saint Lana pasti memberikan pesan ini pada seorang pria yang dia cintai." Lazarus menjawab.
"Urs, aku setuju denganmu! Dungeon Sage Merlin bukan milik leluhur Arthur melainkan Sage Merlin. Aku, Grace dan Richard juga tidak memiliki Job Mage." Aland, Richard, Grace mengangguk.
"Theresia dan Nona Alyssa, apakah aku bisa menyalin buku kuno di sini?" Adair bertanya.
"Aldair, kamu dapat menyalin semua buku kuno yang berada di sini." Alyssa tersenyum.
Kelompok Lazarus memasuki lantai ketiga Dungeon Sage Merlin. Lantai ketiga adalah ruangan berlatih pertarungan yang sangat luas terbuat dari Material Core White Stone yang merupakan isolator mana terbaik dan dilapisi oleh Barrier pelindung.
"Apakah, Sage Merlin Hoby memahat patung?" Sieg bertanya.
"Aku mengira dia memahat patung di waktu luang. Sieg lihatlah tujuh patung Fenrir di sana. Apakah itu patung Ice Fenrir, Moonlight Fenrir, Fire Fenrir dan Darkness Fenrir. Meskipun, mereka terbuat dari material dan mempunyai warna yang sama, tetapi mereka mempunyai bentuk tubuh yang berbeda." Lazarus berkata.
Kelompok Lazarus meninggalkan lantai ketiga dan pergi ke gerbang lantai ke empat. Lazarus segera menggunakan token miliknya gerbang lantai ke empat terbuka.
Ketika kelompok Lazarus memasuki lantai ke empat mereka melihat wilayah hijau yang cukup luas dengan danau, rumput, Herbal dan Beast herbivora yang sedang makan.
"Apakah ini di bawah tanah?" Grace bertanya.
"Gil, aku rasa kita berada di Kedalaman Hutan King, tetapi wilayah ini dilindungi oleh Barrier dimensi. Gerbang yang kita buka adalah Artefak dimensi."
Lazarus mengetahuinya karena Gold Dragon Evanthe mempunyai Artefak yang sama yang menghubungkan Restauran Golden Widow dan sarangnya.
Lazarus mengeluarkan Regulus, Sirius dan Lime. Perut mereka bertiga terlihat membuncit karena sudah memakan banyak inti Beast dan daging Beast di dalam Cincin Draupnir. Lime segera melompat ke bahu Lazarus sedangkan Regulus dan Sirius berjalan ke sisi Lazarus.
"Sirius, apakah kamu bisa mengendus aroma manusia di sekitar sini?"
Lazarus mengetahui bahwa seseorang telah pernah masuk ke sini melalui bekas tebasan pedang di sekitar gerbang lantai pertama.
Sirius mulai mengendus bau, kemudian dia menemukan bau manusia berada tidak jauh dari sini. Sebagai seekor serigala Sirius mempunyai pencium yang tajam, meskipun tidak sebaik Beast jenis beruang dan ular.
Sirius mulai memandu kelompok Lazarus ke asal bau, mereka menemukan banyak Beast konsumsi seperti Brown Cow, Forest Deer, Brown Dear, Multi Colour Chicken dan Rainbow Chicken.
Meskipun Beast konsumsi muda tidak berbahaya, tetapi dia juga menemukan Epik Beast Iron Bull dan Three Headed Crane yang berada di sana, kelompok Lazarus memilih untuk tidak mengganggu mereka karena tujuan mereka bukan berburu.
"Kelihatannya mereka adalah Beast yang sudah berevolusi dari Beast konsumsi karena sudah lebih dari 5000 tahun wilayah ini tidak terjamah dan tidak ada banyak predator alami yang memangsa mereka." Lazarus berkata.
Sirius akhirnya berhenti. Kelompok Lazarus, kemudian melihat seorang pria paruh baya dengan rambut coklat panjang tergerai berwarna coklat, mata berwarna hijau dan janggut coklat panjang tidak terawat sedang melawan seekor Epik Beast Iron Bull.
Pria itu mempunyai postur seperti seorang Sword Man veteran, tubuh kekar terlatih, memakai armor kulit yang terbuat dari kulit Iron Bull dan membawa Artefak Great Sword besar berwarna perak.
"Mooo."
Iron Bull itu berlari ke arah pria itu. Akan tetapi, pria itu tidak gentar menatap tajam ke arah Iron Bull. Dia, melapisi Great Sword miliknya dengan aura element air, kemudian mengayunkannya ke arah leher Epik Beast Iron Bull.
Epik Iron Bull itu tidak sempat menghindar dan lehernya terpenggal oleh pria paruh baya itu.
"Water Blade Sword Art Rank S!" Aland berteriak. Skill itu adalah Skill yang hilang milik Sir Galahard.
Pria itu merasakan kehadiran kelompok Lazarus dan yang lainnya, kemudian mengeluarkan aura ranah Legendary.
"Siapa itu?" Pria itu bertanya.
Kelompok Lazarus mendekat ke arah pria itu. Mereka tahu apabila mereka melawannya mereka akan kalah. Meskipun, menang tetap saja mereka akan menerima kerugian yang lumayan besar.
"Perkenalkan tuan Nama Saya Urs The North, mereka adalah teman saya Siegfried..." Lazarus mulai memperkenalkan satu persatu anggota kelompoknya.
"Apakah kalian juga menemukan Dungeon Sage Merlin?"
"Benar Tuan, kelompok saya memasuki Dungeon Sage Merlin."
"Hahaha. Sahabatku, bersabarlah! Kalian akan terjebak di sini selamanya! Aku harap kalian dapat bersabar. Perkenalkan namaku Dyonisius panggil saja aku Dion. Aku sudah terjebak selama 25 tahun di sini. Ikuti aku, akan aku perkenalkan kepada kalian anggota yang lain." Dionysius tertawa seraya mengangkat mayat Epik Beast Iron Bull yang sudah diburunya.
Dionysius membimbing Lazarus dan yang lainnya ke arah rumah besar sederhana yang terbuat dari element tanah.
"Ayah, paman!"
Dua orang anak laki-laki memeluk Dionysius. Salah satu anak laki-laki mempunyai penampilan yang mirip dengan Dionysius sedangkan anak laki-laki yang lainnya mempunyai mata ungu dan rambut ungu yang mengingatkan Lazarus kepada Ainsley.
"Dion, apakah kamu sudah selesai berburu?" Seorang wanita cantik berambut merah yang hamil bertanya dia kemudian terkejut saat melihat kelompok Lazarus. Kelihatannya dia berasal dari Kerajaan North Sea.
"Soren?" batin Freya.
"Soren, kita akan mempunyai anggota baru!" Dionysius tersenyum. "Cepat, beritahu Tuan Ignite, Berdic dan Jane! Urs, ini adalah anakku Aris dan ksatria kecil ini adalah Garvin putra kakak Berdic, mereka baru berusia 7 tahun."
Garvin dan Aris melihat ke arah Sirius dengan penuh rasa penasaran, tetapi mereka tetap bersembunyi di belakang Dyonisius.
"Perkenalkan namanya Sirius, dia tidak menggigit karena tidak mempunyai gigi." Sirius berjalan ke arah Garvin dan Aris dengan jinak. Garvin dan Aris yang awalnya takut sekarang memberanikan diri mengelus kepala Sirius.
"Hahaha."
Mereka berdua akhirnya bermain dengan Sirius.
Sesaat kemudian Soren membawa seorang pria kurus berambut merah, seorang wanita berambut pirang dengan mata biru dan seorang pria paruh baya berambut ungu panjang dan janggut yang lebat tidak terurus penampilannya sama seperti Dyonisius.
"Jane!"
"Alyssa apakah itu kamu?"
"Bagaimana kamu berada di sini? Bukankah kamu sudah menjadi salah satu ketua Red Tower di Magic Tower?"
"Aku, terjebak di sini karena memasuki Dungeon Raja Arthur dua puluh lima tahun yang lalu. Akan tetapi, aku sudah pasrah untuk mencari jalan keluar karena wilayah ini kelihatannya dilapisi oleh Skill Barrier Rank SS yang dibuat oleh seseorang yang mempunyai ranah di atas ranah Mythical." Jane berkata dengan sedih.
"Soren? Apakah kamu Soren Bloody Valkyrie?" Freya bertanya.
"Apakah kamu berasal dari Kerajaan North Sea, panggil saja aku Soren, Bloody Valkyrie adalah masa laluku! Sekarang aku hanyalah seorang wanita, istri dan ibu." Soren tersenyum seraya memeluk Aris.
Pria kurus berambut merah itu berjalan ke arah Lazarus dan mengendus aroma Lazarus.
"Red Dragon, Black Dragon, Masih ada lagi! Ancient Crimson Snake, Lunar Leopard,.. tunggu! Apakah kamu manusia atau Beast? Kamu mempunyai aroma banyak Beast rank tinggi bahkan aroma Evanthe dan White Slaughter!" Pria kurus berambut merah itu berteriak.